Rabu, 08 Jul 2026 02:10 WIB

18 Murid TK Diduga Keracunan MBG, SPPG Penyedia Kerap Dapat Keluhan

Korban keracunan MBG yang terbaring di RSUK jember,kamis 21/5/2026 (foto: Nurul/selalu id)
Korban keracunan MBG yang terbaring di RSUK jember,kamis 21/5/2026 (foto: Nurul/selalu id)

selalu.id - Sebanyak 18 murid taman kanak-kanak (TK) di Kabupaten Jember diduga mengalami keracunan makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG), Kamis malam (21/5/2026). Para siswa mengalami keluhan usai mengonsumsi makanan yang berasal dari SPPG Mitra Kaliwates 7 di Jalan Teratai.

Berdasarkan data sementara hingga malam hari, empat anak harus menjalani perawatan inap di RSUK Jember. Sementara satu anak dirawat di Puskesmas Kaliwates dan satu lainnya di Puskesmas Jember Kidul. Adapun siswa lainnya hanya menjalani rawat jalan.

Baca Juga: Respon DPRD dan Pemkab Sidoarjo saat Didemo Soal Program MBG

Pj Sekda Jember selaku Satgas MBG, Fauzi, mengatakan makanan yang diduga menjadi penyebab keracunan berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Mitra Kaliwates 7.

“Atas kejadian ini, Satgas akan tegas meminta penutupan SPPG tersebut,” ujar Fauzi.

Menurutnya, SPPG tersebut sebelumnya juga kerap mendapatkan keluhan masyarakat melalui kanal pengaduan “Wadul Guse”.

“SPPG ini sebenarnya sudah sering diingatkan karena beberapa kali masuk ke kanal Wadul Guse terkait keluhan masyarakat,” katanya.

Baca Juga: ProGIB Geruduk DPRD Jember: Dukung Program MBG, Minta Koruptor Ditindak Tegas

Sebagai tindak lanjut, Satgas MBG bersama jaringan institusi terkait akan turun langsung melakukan pengecekan kondisi dapur MBG di sejumlah kecamatan guna memastikan standar keamanan makanan terpenuhi.

“Kami akan proaktif melakukan pengecekan kondisi dapur MBG agar kejadian serupa tidak kembali terjadi,” imbuhnya.

Sementara itu, Bupati Jember Muhammad Fawait disebut telah menerima laporan terkait insiden tersebut dan menyampaikan penyesalannya atas kejadian yang menimpa para siswa TK itu.

Baca Juga: Agak Lain, Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan Dukung Program MBG

“Bupati Jember menyesalkan kejadian ini dan menyampaikan permohonan maaf kepada korban serta orang tua korban,” ujar Fauzi.

Pemerintah Kabupaten Jember berharap peristiwa dugaan keracunan makanan MBG ini menjadi kejadian terakhir di wilayah Kabupaten Jember.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Warisan Rasa Desa Tingal Wanurejo: Ketelatenan 4 Jam Produksi Jenang Lot Khas Magelang

Proses memasak dan mengaduk adonan di atas wajan dengan api kecil berlangsung terus-menerus selama kurang lebih empat jam.

Truk Rem Blong Kembali Makan Korban, Kali ini Seorang Pemotor di Dlanggu Mojokerto

Bagian bamper depan kiri truk menyenggol bagian belakang motor. Korban kemudian terjatuh dan kepala korban terlindas ban belakang truk itu.

Kasus Dugaan Pencabulan Kastari Diadukan ke DPRD Sidoarjo

Menurut sang ibu, putrinya yang berusia 18 tahun itu mengalami depresi dan tekanan psikologis sejak kasus tersebut terungkap.

SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

Berdasarkan laporan keuangan, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp10,63 triliun, sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp10,55 triliun.

KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Kota Mojokerto bersama Kabupaten Bojonegoro jadi dua pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur yang memperoleh nilai sempurna (100 persen) di Triwulan II 2026.

440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

“Kalau hanya Kota Surabaya yang bekerja tentu tidak cukup. Pemerintah pusat juga harus menjalankan kewenangannya,” kata Hidayat.