Minggu, 18 Okt 2026 20:02 WIB

Di Lokasi Padat Pemukiman Surabaya, Warga Masih Keluhkan Kampung Gelap

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Mei 2026 13:58 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo. (Ade/selalu.id)
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo. (Ade/selalu.id)

selalu.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cahyo Siswo Utomo mengungkapkan keluhan warga saat reses di wilayah Ketintang, Rabu (20/5/2026) malam.

Cahyo menyebut keluhan dari warga mulainya minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan pengangkutan sampah, hingga jaringan PDAM yang belum tersalurkan ke rumah warga meski pipa utama sudah terpasang.

Baca Juga: 40 Rumah di Jalan Ubi Surabaya Terancam Kehilangan Akses Jalan, DPRD Bilang Begini

Salah satu keluhan paling banyak disampaikan warga berasal dari kawasan Gayungan yang disebut masih memiliki sejumlah titik gelap di lingkungan kampung. Warga menilai kondisi tersebut rawan memicu tindak kriminalitas, terutama saat malam hari.

“Ada sekitar empat sampai lima titik yang dikeluhkan warga. Tadi saya minta lokasinya dicatat dan nanti akan kami cek langsung,” kata Cahyo usai reses, kepada selalu.id.

Menurutnya, usulan pemasangan PJU sebenarnya sudah beberapa kali diajukan warga melalui dana kelurahan. Namun hingga kini belum ada realisasi dari dinas terkait.

“Kalau memang usulannya sudah pernah masuk ke Dishub, minimal harus ada kepastian kapan dikerjakan. Jangan sampai warga menunggu terus tanpa kejelasan,” ujarnya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Soroti Drainase Tunjungan Tersumbat Lemak dan Minta Pembuang Ditindak Tegas

Selain persoalan PJU, warga juga menyampaikan keluhan terkait aturan jam operasional TPS yang dinilai menyulitkan petugas pengangkut sampah lingkungan. Saat ini, pembuangan sampah ke TPS disebut baru diperbolehkan setelah pukul 06.00 WIB.

Cahyo menyebut persoalan tersebut akan menjadi bahan evaluasi karena kebijakan penataan sampah juga memunculkan dampak di lapangan.

“Kita pahami pemerintah kota punya kebijakan terkait penataan persampahan, tapi kondisi di lapangan juga harus diperhatikan,” katanya.

Baca Juga: Aturan SHS Bikin Ribet, Karang Taruna Surabaya Keluhkan Pengajuan Dana Gen Z Rp5 Juta

Keluhan lain datang dari warga terkait layanan air bersih PDAM. Meski jaringan pipa besar PDAM disebut sudah masuk ke wilayah Gayungan, sekitar 20 warga di salah satu RW hingga kini belum mendapatkan sambungan air rumah tangga.

“Ini tadi juga disampaikan warga. Pipa besar sudah ada, tapi sambungan ke rumah warga belum masuk. Datanya nanti kami teruskan untuk ditindaklanjuti,” ujar Cahyo.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Penguatan ekosistem serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) dinilai menjadi kunci utama untuk membuka peluang usaha dan menyerap tenaga kerja.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Tim saat ini masih terus mendalami peran masing-masing individu serta mengejar potensi keterlibatan jaringan atau pelaku lain di balik kasus ini.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.

Bawa Kukis Black ke PRJ Surabaya 2026, Kokola Tawarkan Promo Serba Rp10 Ribu hingga Emas

Fian berharap PRJ Surabaya terus berlangsung dan semakin berkembang. Area festival bisa diperluas dan melibatkan para UMKM.

Senangnya Petani Tambakrejo Sambut KDKMP Sidoarjo, Tebus Pupuk Kini Makin Mudah

Selain pupuk, KDKMP diproyeksikan menjadi pusat penyaluran komoditas bersubsidi lainnya seperti beras SPHP, MinyaKita, hingga LPG 3 kilogram.