Rabu, 08 Jul 2026 01:14 WIB

Di Lokasi Padat Pemukiman Surabaya, Warga Masih Keluhkan Kampung Gelap

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 21 Mei 2026 13:58 WIB
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo. (Ade/selalu.id)
Anggota Komisi A DPRD Surabaya Cahyo Siswo Utomo. (Ade/selalu.id)

selalu.id - Anggota Komisi A DPRD Surabaya Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Cahyo Siswo Utomo mengungkapkan keluhan warga saat reses di wilayah Ketintang, Rabu (20/5/2026) malam.

Cahyo menyebut keluhan dari warga mulainya minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan pengangkutan sampah, hingga jaringan PDAM yang belum tersalurkan ke rumah warga meski pipa utama sudah terpasang.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Pemkot Bongkar Dugaan Pungutan RT-RW di Sememi

Salah satu keluhan paling banyak disampaikan warga berasal dari kawasan Gayungan yang disebut masih memiliki sejumlah titik gelap di lingkungan kampung. Warga menilai kondisi tersebut rawan memicu tindak kriminalitas, terutama saat malam hari.

“Ada sekitar empat sampai lima titik yang dikeluhkan warga. Tadi saya minta lokasinya dicatat dan nanti akan kami cek langsung,” kata Cahyo usai reses, kepada selalu.id.

Menurutnya, usulan pemasangan PJU sebenarnya sudah beberapa kali diajukan warga melalui dana kelurahan. Namun hingga kini belum ada realisasi dari dinas terkait.

“Kalau memang usulannya sudah pernah masuk ke Dishub, minimal harus ada kepastian kapan dikerjakan. Jangan sampai warga menunggu terus tanpa kejelasan,” ujarnya.

Baca Juga: Sengsara Warga Gebang Lor Surabaya soal PDAM, Setiap Hari Air Harus Beli

Selain persoalan PJU, warga juga menyampaikan keluhan terkait aturan jam operasional TPS yang dinilai menyulitkan petugas pengangkut sampah lingkungan. Saat ini, pembuangan sampah ke TPS disebut baru diperbolehkan setelah pukul 06.00 WIB.

Cahyo menyebut persoalan tersebut akan menjadi bahan evaluasi karena kebijakan penataan sampah juga memunculkan dampak di lapangan.

“Kita pahami pemerintah kota punya kebijakan terkait penataan persampahan, tapi kondisi di lapangan juga harus diperhatikan,” katanya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Ingatkan Camat hingga Kepala OPD Tak Main-main dalam Pelayanan

Keluhan lain datang dari warga terkait layanan air bersih PDAM. Meski jaringan pipa besar PDAM disebut sudah masuk ke wilayah Gayungan, sekitar 20 warga di salah satu RW hingga kini belum mendapatkan sambungan air rumah tangga.

“Ini tadi juga disampaikan warga. Pipa besar sudah ada, tapi sambungan ke rumah warga belum masuk. Datanya nanti kami teruskan untuk ditindaklanjuti,” ujar Cahyo.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Warisan Rasa Desa Tingal Wanurejo: Ketelatenan 4 Jam Produksi Jenang Lot Khas Magelang

Proses memasak dan mengaduk adonan di atas wajan dengan api kecil berlangsung terus-menerus selama kurang lebih empat jam.

Truk Rem Blong Kembali Makan Korban, Kali ini Seorang Pemotor di Dlanggu Mojokerto

Bagian bamper depan kiri truk menyenggol bagian belakang motor. Korban kemudian terjatuh dan kepala korban terlindas ban belakang truk itu.

Kasus Dugaan Pencabulan Kastari Diadukan ke DPRD Sidoarjo

Menurut sang ibu, putrinya yang berusia 18 tahun itu mengalami depresi dan tekanan psikologis sejak kasus tersebut terungkap.

SiLPA Rp516 Miliar, Wali Kota Eri Sebut PAD 2026 Surabaya Tercapai 98 Persen

Berdasarkan laporan keuangan, realisasi pendapatan daerah pada 2025 mencapai Rp10,63 triliun, sementara realisasi belanja daerah sebesar Rp10,55 triliun.

KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Kota Mojokerto bersama Kabupaten Bojonegoro jadi dua pemerintah daerah di Provinsi Jawa Timur yang memperoleh nilai sempurna (100 persen) di Triwulan II 2026.

440 Titik Genangan Sudah Tuntas, Pemkot Surabaya Sebut Banjir Tak Akan Selesai Tanpa Langkah Pusat

“Kalau hanya Kota Surabaya yang bekerja tentu tidak cukup. Pemerintah pusat juga harus menjalankan kewenangannya,” kata Hidayat.