Jumat, 14 Agu 2026 20:08 WIB

DPRD Surabaya Ingatkan Camat hingga Kepala OPD Tak Main-main dalam Pelayanan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 29 Jun 2026 15:45 WIB
Ilustrasi pelayanan di Kelurahan Airlangga Surabaya. (Dok. Google Gemini).
Ilustrasi pelayanan di Kelurahan Airlangga Surabaya. (Dok. Google Gemini).

selalu.id - Ketua Komisi A DPRD Surabaya, Yona Bagus Widyatmoko mendukung langkah Wali Kota Surabaya yang memberi peringatan kepada jajaran Kecamatan Sukomanunggal, Semampir, dan Sawahan agar segera memperbaiki kinerja pelayanan. 

Menurutnya, setiap camat, lurah, hingga kepala organisasi perangkat daerah (OPD) harus sigap menyelesaikan persoalan warga tanpa menunggu arahan langsung dari wali kota.

Baca Juga: Remaja 15 Tahun di Surabaya Meninggal Gantung Diri, Tinggalkan Pesan Menyentuh

Yona menegaskan, pembenahan birokrasi merupakan kewenangan kepala daerah untuk memastikan pelayanan publik berjalan lebih cepat, responsif, dan efektif.

“Harus segera melakukan perbaikan karena konsekuensinya jika tidak ada perbaikan tentu bisa dilakukan rotasi. Ini menurut saya masih dalam batas tupoksi dan menjadi kewenangan Pak Wali Kota untuk menyusun tim terbaik,” jelasnya, Senin (29/6/2026).

Politisi Gerindra ini menilai pejabat publik wajib memiliki sensitivitas terhadap setiap persoalan di wilayah kerjanya. 

Camat, lurah, maupun kepala OPD tidak boleh bekerja secara pasif hingga persoalan membesar atau baru bergerak setelah mendapat perhatian dari wali kota.

“Setiap pejabat publik harus memiliki sensitivitas, kepekaan, dan ketanggapan terhadap permasalahan yang terjadi di wilayahnya. Menjadi pejabat publik memang konsekuensinya berpikir untuk warga selama 24 jam, sehingga tidak bisa bekerja biasa-biasa saja,” tegas Yona.

Baca Juga: PDAM Surabaya Tegaskan Tak Pernah Terbitkan Izin Pengelolaan Air Mandiri CitraLand

Ia juga menyoroti masih banyak persoalan yang menjadi keluhan masyarakat, mulai tata kelola parkir, pengelolaan sampah, hingga pelayanan administrasi. Persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan di tingkat kelurahan, kecamatan, maupun OPD sehingga tidak semuanya bermuara ke hotline wali kota.

“Kalau ada persoalan parkir, sampah, atau layanan administrasi yang masuk ke hotline wali kota, seharusnya sudah lebih dulu ditangani lurah, camat, maupun kepala OPD. Jangan sampai masalah yang muncul di bawah justru harus menjadi temuan dan ditangani langsung oleh wali kota,” papar Yona.

Yona menilai penataan birokrasi menjadi bagian penting untuk mendukung keberhasilan program pembangunan Kota Surabaya. 

Baca Juga: Bukan Air Tanah, CitraLand Surabaya Ungkap Sumber Air untuk Penyiraman Taman dan Lapangan Golf

Karena itu, ia mengajak seluruh aparatur pemerintahan, mulai dari tingkat RT, RW, lurah, camat hingga kepala OPD, memiliki visi yang sama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

“Saya sepakat jika wali kota mengambil langkah menata ulang timnya agar menjadi tim yang solid. Kerahkan seluruh sumber daya untuk menjaga Surabaya tetap tertib dan menjalankan program pemerintah kota," kata Yona.

"Jangan membiarkan persoalan warga berlarut-larut tanpa respons yang cepat. Kami sebagai warga Kota Surabaya mendukung setiap program wali kota sepanjang benar-benar memberikan kemaslahatan bagi masyarakat,” tambahnya.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Viral di TikTok Pasca Grand Opening, Outlet Miras Jember Langsung Digerebek

Pemkab Jember menegaskan, langkah tersebut bukan hanya bagian dari penegakan aturan, tetapi juga bentuk respons pemerintah terhadap aspirasi masyarakat.

3.600 MBG Dihentikan Sementara Imbas SPPG Meledak di Mojokerto

Pantauan di lokasi, kondisi bangunan SPPG yang porak-poranda akibat ledakan tabung gas juga tampak belum diperbaiki dan dibersihkan.

Pembakar-Perusak Mobil Polisi saat Bentrok di Pasuruan Diamankan, Hukuman Berat Menanti

Polisi mengimbau agar tidak ragu melapor ke kantor polisi terdekat atau memanfaatkan Call Center Layanan Kepolisian 110 apabila jadi korban kejahatan.

Bukan Sekadar Karakter, Pramuka Sidoarjo Didorong jadi Motor Swasembada Pangan

Subandi mengajak seluruh keluarga besar Gerakan Pramuka memperbarui tekad, perkuat persatuan, perluas pengabdian, dan meningkatkan kontribusi nyata bagi bangsa.

Update Ledakan di SPPG Mojokerto, Dua Korban Dirujuk ke Surabaya

Korban yang dirujuk ke RSUD dr Soetomo Surabaya adalah korban yang sempat dirawat di RS Gatoel, Kota Mojokerto. Luka bakarnya mencapai 90 persen.

Bea Cukai Probolinggo ajak Masyarakat Gempur Rokok Ilegal dan Waspadai Modus Penipuan

‎Menurut Rahayu, penerimaan dari sektor cukai nantinya kembali dirasakan masyarakat melalui Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT).