Jumat, 10 Jul 2026 01:23 WIB

Menuju Borobudur, 57 Bhikkhu Thudong dari Empat Negara Singgah di Mojokerto

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sambut kedatangan Bhikkhu Thudong.
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari sambut kedatangan Bhikkhu Thudong.

selalu.id - Puluhan Biksu (Bhikkhu) Thudong dari empat negara disambut hangat Pemerintah Kota Mojokerto saat singgah di Balai Kota Mojokerto dalam rangkaian Indonesia Walk for Peace 2026, Minggu (17/5/2026). 

Perjalanan spiritual menuju Candi Borobudur itu menjadi simbol toleransi dan kebersamaan di tengah keberagaman masyarakat.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Tekankan Kader Motivator jadi Penggerak Hidup Sehat

Rombongan biksu yang berjalan kaki melintasi sejumlah daerah di Pulau Jawa tersebut diterima langsung Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari bersama jajaran Forkopimda sebelum melanjutkan perjalanan menuju titik berikutnya.

Suasana penyambutan berlangsung hangat. Sejumlah warga tampak antusias menyambut kedatangan para biksu yang akan mengikuti rangkaian perayaan Hari Raya Waisak di Candi Borobudur.

Ning Ita, sapaan akrab Wali Kota Mojokerto menuturkan, singgahnya rombongan Biksu Thudong menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Kota Mojokerto. Menurutnya, perjalanan spiritual tersebut mencerminkan semangat kebinekaan yang terus hidup di Indonesia.

“Ini sebagai wujud kebinekaan bahwa Indonesia adalah bangsa yang plural,” tutur Ning Ita.

Ia menyebut, semangat toleransi juga tercermin dari berbagai penghargaan yang diterima Kota Mojokerto sebagai daerah yang dinilai mampu menjaga kerukunan masyarakat, seperti penghargaan Kota Harmoni dan Kota Toleran. 

“Kami sangat berbahagia dan bangga menyambut para Bhikkhu Thudong yang bermalam di Kota Mojokerto. Ini menjadi representasi bahwa masyarakat Kota Mojokerto menerima keberagaman dengan suka cita,” ungkapnya.

Baca Juga: Tenangnya Pria Berjaket saat Curi Motor di Bengkel Mojokerto Meski Terekam CCTV

Ning Ita juga mendoakan agar seluruh rombongan diberikan kesehatan dan kelancaran selama melanjutkan perjalanan menuju Borobudur.

Sementara itu, Koordinator Walk for Peace 2026 Jawa Timur, Irwan, mengatakan rombongan terdiri dari 57 biksu asal Thailand, Malaysia, Laos, dan Indonesia.

“Thailand sebanyak 43 orang, Malaysia empat orang, Laos tiga orang, ditambah tujuh Bhikkhu Indonesia sehingga total berjumlah 57 orang,” kata Irwan.

Ia menjelaskan, perjalanan para biksu di wilayah Jawa Timur melintasi 10 kabupaten/kota dan ditempuh selama kurang lebih 11 hari sebelum menuju Candi Borobudur.

Baca Juga: KPK Beri Kota Mojokerto Angka Sempurna dalam Perbaikan Tata Kelola Pemerintahan

Rombongan dijadwalkan tiba di Borobudur pada 28 Mei 2026 untuk mengikuti rangkaian perayaan Waisak yang puncaknya berlangsung pada 31 Mei mendatang.

Irwan turut mengapresiasi dukungan pemerintah daerah, aparat keamanan, dan masyarakat yang ikut membantu kelancaran perjalanan para biksu.

“Keramahan masyarakat dan dukungan semua pihak sepanjang perjalanan menjadi potret keharmonisan bangsa Indonesia,” ucapnya.

Perjalanan para biksu Thudong tersebut sekaligus menjadi pengingat bahwa toleransi dan persaudaraan tetap tumbuh di tengah keberagaman masyarakat Indonesia.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Surabaya Printing Expo 2026 Resmi Dibuka, Hadirkan Teknologi Terbaru hingga Tingkatkan Daya Saing

Ajang tersebut menjadi ruang bagi pelaku industri untuk memperluas jaringan bisnis, mengenal teknologi terbaru, sekaligus menjajaki peluang kerja sama.

Sempat Disegel, Proyek Gedung PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya Kini Kantongi Izin Lengkap

Seiring terbitnya izin tersebut, DPRKPP Surabaya telah mengirimkan surat kepada pihak terkait untuk mencabut sanksi penyegelan yang sebelumnya diberlakukan.

Satgas ITR Tertibkan Tambang Gunung Sadeng Jember, Tunggakan Pajak Capai Rp1,6 Miliar

Dalam sidak itu tim menemukan sejumlah perusahaan yang diduga belum memenuhi kewajiban pajak daerah, bahkan ada yang masih beroperasi dengan izin yang berakhir.

Pemkab Sidoarjo Gelontorkan Ribuan Beasiswa untuk Cegah Anak Putus Sekolah

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat.

Komisi III DPR RI Dukung Polri Usut Tuntas Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Dugaan korupsi di sektor batu bara tidak hanya mengakibatkan kerugian keuangan negara dalam jumlah besar, tetapi juga berdampak langsung pada pelayanan publik.

Kabupaten Pasuruan jadi Nominator Lomba Wana Lestari Nasional 2026

Pemkab Pasuruan tak lupa menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan atas upaya membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi.