Senin, 24 Agu 2026 04:53 WIB

Kabupaten Pasuruan jadi Nominator Lomba Wana Lestari Nasional 2026

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 09 Jul 2026 21:38 WIB
Tim Verifikator Kementerian Kehutanan RI saat meninjau Hutan Kemasyarakatan di Purwodadi Pasuruan. (Dok. Pemkab Pasuruan).
Tim Verifikator Kementerian Kehutanan RI saat meninjau Hutan Kemasyarakatan di Purwodadi Pasuruan. (Dok. Pemkab Pasuruan).

selalu.id - Kabupaten Pasuruan menjalani tahapan penting dalam ajang Lomba Wana Lestari tingkat nasional 2026. 

Tim verifikator dari Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI turun langsung ke Kecamatan Purwodadi untuk menilai pengelolaan Hutan Kemasyarakatan yang mengantarkan daerah ini masuk dalam jajaran nominator nasional. 

Baca Juga: Pembakar-Perusak Mobil Polisi saat Bentrok di Pasuruan Diamankan, Hukuman Berat Menanti

Verifikasi lapangan dipusatkan di Koperasi Produsen Lesung Gemilang Sejahtera (KPLGS), salah satu kelompok yang dinilai berhasil mengembangkan pengelolaan kawasan hutan dengan melibatkan masyarakat sekitar. 

Hasil penilaian tersebut akan menjadi bagian dari penentuan pemenang dalam kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Kehutanan.

Pada pelaksanaan tahun ini, Lomba Wana Lestarimencakup tiga kategori penilaian, yakni Hutan Desa, Hutan Adat, dan Hutan Kemasyarakatan. Kabupaten Pasuruan berhasil menembus nominasi pada kategori Hutan Kemasyarakatan.

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari karakter wilayah Kabupaten Pasuruan yang memiliki kawasan hutan cukup luas sebagai bagian dari bentang alam pegunungan di wilayahnya. 

"Kabupaten Pasuruan ini luasnya 1.474,015 kilometer persegi. Kita punya laut, kita punya dataran, juga punya pegunungan. Tentunya, karena ini punya pegunungan, tentunya di daerah ini juga banyak hutan-hutan," sebutnya, Kamis (9/7/2026).

Menurut Shobih, capaian sebagai nominator tingkat nasional menjadi cerminan sinergi berbagai pihak dalam mendukung program pelestarian hutan dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, mulai dari Asta Cita Presiden, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN, RPJMD Provinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 2025, hingga Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 5 Tahun 2025 yang memuat pengembangan dan pelestarian kawasan hutan.

Ia berharap keikutsertaan KPLGS dalam penilaian nasional mampu memotivasi kelompok tani dan masyarakat lain di sekitar kawasan hutan untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. 

Semangat pengelolaan hutan berbasis masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan di masa mendatang.

Selain membidik hasil terbaik dalam ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga berharap status sebagai nominator dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan.

Baca Juga: Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

"Insya Allah kalau kita sudah mempunyai hak untuk melestarikan hutan yang ada, insya Allah masyarakat walaupun bukan tanahnya sendiri, mereka mempunyai rasa untuk memiliki, seperti miliknya sendiri," jelas Shobih.

Pihaknya tak lupa menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan atas upaya membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi. 

Peningkatan kualitas pelayanan di sektor kehutanan diharapkan terus dilakukan untuk mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Adu Taktik Kemerdekaan, Saat Jurnalis Surabaya Rayakan HUT ke-81 RI Lewat Turnamen Domino

Tak hanya laga domino, kemeriahan ajang ini turut dirangkai dengan Lomba Foto On The Spot yang terbuka bagi masyarakat umum.

Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Armuji mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDIP Surabaya.

Bursa Ketua KONI Sidoarjo Mengerucut, Dua Bacalon Resmi Mendaftar

Rafi mengaku keinginannya memimpin KONI Sidoarjo telah muncul sejak lama.

Meniti Kasih di Ruang Tak Terbatas: Ketika Seni, Kuliner dan Cinta Menyatu di Grand Wedding Fair 2026

Untuk melengkapi persiapan calon pengantin, pameran yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB ini juga menghadirkan lebih dari 30 penawaran eksklusif.

Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta menampilkan kreatifitasnya dengan mengenakan beragam kostum.

Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

Bantuan buku mulai dari ilmu pengetahuan umum, ensiklopedia, pendidikan karakter, kumpulan cerita anak, hingga buku‑buku edukatif lainnya.