Senin, 19 Okt 2026 03:29 WIB

Kabupaten Pasuruan jadi Nominator Lomba Wana Lestari Nasional 2026

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 09 Jul 2026 21:38 WIB
Tim Verifikator Kementerian Kehutanan RI saat meninjau Hutan Kemasyarakatan di Purwodadi Pasuruan. (Dok. Pemkab Pasuruan).
Tim Verifikator Kementerian Kehutanan RI saat meninjau Hutan Kemasyarakatan di Purwodadi Pasuruan. (Dok. Pemkab Pasuruan).

selalu.id - Kabupaten Pasuruan menjalani tahapan penting dalam ajang Lomba Wana Lestari tingkat nasional 2026. 

Tim verifikator dari Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial Kementerian Kehutanan RI turun langsung ke Kecamatan Purwodadi untuk menilai pengelolaan Hutan Kemasyarakatan yang mengantarkan daerah ini masuk dalam jajaran nominator nasional. 

Baca Juga: Pemprov Jatim dan ICCN Pacu Ekosistem Ekonomi Kreatif Tembus Pasar Global

Verifikasi lapangan dipusatkan di Koperasi Produsen Lesung Gemilang Sejahtera (KPLGS), salah satu kelompok yang dinilai berhasil mengembangkan pengelolaan kawasan hutan dengan melibatkan masyarakat sekitar. 

Hasil penilaian tersebut akan menjadi bagian dari penentuan pemenang dalam kompetisi yang diselenggarakan Kementerian Kehutanan.

Pada pelaksanaan tahun ini, Lomba Wana Lestarimencakup tiga kategori penilaian, yakni Hutan Desa, Hutan Adat, dan Hutan Kemasyarakatan. Kabupaten Pasuruan berhasil menembus nominasi pada kategori Hutan Kemasyarakatan.

Wakil Bupati Pasuruan, Shobih Asrori menyebut keberhasilan tersebut tidak lepas dari karakter wilayah Kabupaten Pasuruan yang memiliki kawasan hutan cukup luas sebagai bagian dari bentang alam pegunungan di wilayahnya. 

"Kabupaten Pasuruan ini luasnya 1.474,015 kilometer persegi. Kita punya laut, kita punya dataran, juga punya pegunungan. Tentunya, karena ini punya pegunungan, tentunya di daerah ini juga banyak hutan-hutan," sebutnya, Kamis (9/7/2026).

Menurut Shobih, capaian sebagai nominator tingkat nasional menjadi cerminan sinergi berbagai pihak dalam mendukung program pelestarian hutan dan pembangunan berkelanjutan.

Baca Juga: Polres Pasuruan Gerebek Narkoba di Prigen, Bekuk 4 Orang dan Sita Sabu-Ekstasi

Upaya tersebut sejalan dengan arah kebijakan pemerintah pusat maupun daerah, mulai dari Asta Cita Presiden, Peraturan Presiden Nomor 12 Tahun 2025 tentang RPJMN, RPJMD Provinsi Jawa Timur Nomor 3 Tahun 2025, hingga Peraturan Bupati Pasuruan Nomor 5 Tahun 2025 yang memuat pengembangan dan pelestarian kawasan hutan.

Ia berharap keikutsertaan KPLGS dalam penilaian nasional mampu memotivasi kelompok tani dan masyarakat lain di sekitar kawasan hutan untuk terus menjaga kelestarian lingkungan. 

Semangat pengelolaan hutan berbasis masyarakat dinilai menjadi salah satu faktor penting dalam menjaga keberlanjutan fungsi hutan di masa mendatang.

Selain membidik hasil terbaik dalam ajang tersebut, Pemerintah Kabupaten Pasuruan juga berharap status sebagai nominator dapat memperkuat partisipasi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan.

Baca Juga: Mahasiswa asal Pasuruan Tewas Terlindas Truk di Surabaya

"Insya Allah kalau kita sudah mempunyai hak untuk melestarikan hutan yang ada, insya Allah masyarakat walaupun bukan tanahnya sendiri, mereka mempunyai rasa untuk memiliki, seperti miliknya sendiri," jelas Shobih.

Pihaknya tak lupa menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Kehutanan atas upaya membangun zona integritas menuju wilayah bebas dari korupsi. 

Peningkatan kualitas pelayanan di sektor kehutanan diharapkan terus dilakukan untuk mendukung pengelolaan hutan yang berkelanjutan sekaligus memberi manfaat bagi masyarakat sekitar kawasan hutan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Hasil MU vs Leeds 1-1, Suporter The Red Devils Desak Carrick Out

Kondisi ini kian memojokkan posisi Michael Carrick di kursi kepelatihan. Suporter mulai kehilangan kesabaran dan meminta dia out atau dipecat.

Pendakian Horor Gunung Anjasmoro, Terjebak di Hutan Keramat dan Desa Terkutuk

Warga setempat meyakini barang siapa yang memasuki Desa Mahkota Prabu dan belum keluar sampai pagi menjelang, besar kemungkinan akan tinggal selamanya di sana.

Geliat Budaya dan Ekonomi Warga Surabaya dari Panggung Fasum Perumahan

DPRD pun mendesak Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya agar memberi kemudahan akses serta kepastian izin pemanfaatan fasum untuk kegiatan kebudayaan warga.

Dramatis! Bermain 10 Pemain, Deltras FC Ditahan Imbang Persis Solo 3-3

Tambahan satu poin ini tetap mengamankan posisi Deltras FC di puncak klasemen sementara dengan koleksi 14 poin. SedangkanPersis di peringkat 7 dengan enam poin.

PDIP Tergetkan Sapu Bersih Kemenangan di Dapil 5 Surabaya pada Pemilu 2029

Armuji menantang seluruh kader PDIP di Dapilb5 Surabaya untuk menyapu bersih kemenangan di wilayah sasaran konsolidasi partai pada Pemilu 2029.

Wujudkan Gerakan Indonesia ASRI, Kader GMD Jatim Bersih-bersih Pantai dan Bagikan Sembako di Probolinggo

Para kader berharap nilai gotong royong dan kesadaran menjaga kebersihan kawasan pesisir dapat terus diperkuat oleh masyarakat lokal secara berkelanjutan.