Kamis, 09 Jul 2026 20:54 WIB

Bupati Jember Fawait Pastikan Pendidikan Berkualitas Bagi Anak-anak Keluarga Miskin

Bupati Jember Muhammad Fawait saat meninjau lokasi proyek Sekolah Rakyat di JSG Jember.(Foto: Nurul/selalu.id).
Bupati Jember Muhammad Fawait saat meninjau lokasi proyek Sekolah Rakyat di JSG Jember.(Foto: Nurul/selalu.id).

selalu.id - Pembangunan Sekolah Rakyat (SR) di Kabupaten Jember terus menunjukkan progres dan ditargetkan selesai pada akhir Juli 2026. 

Kehadiran sekolah berasrama yang menjadi program pemerintah pusat tersebut diharapkan mampu membuka akses pendidikan berkualitas bagi anak-anak dari keluarga miskin dan miskin ekstrem.

Baca Juga: Usut Dugaan Penyimpangan Dana dan Aset, Warga Desa Rowo Melapor ke Kejari Jember

Bupati Jember Muhammad Fawait meninjau langsung lokasi pembangunan Sekolah Rakyat itu pada Kamis (9/7/2026). 

Dalam kesempatan itu, ia menegaskan Pemerintah Kabupaten Jember siap memberikan dukungan penuh agar program strategis nasional tersebut dapat segera beroperasi.

Menurut Gus Fawait, sapaan akrab Bupati Jember, Sekolah Rakyat dirancang dengan fasilitas pendidikan yang lengkap dan modern.

Selain ruang belajar dan asrama, kawasan sekolah juga dilengkapi berbagai sarana olahraga, termasuk lapangan basket dan lapangan sepak bola berstandar FIFA, sehingga para siswa dapat belajar sekaligus mengembangkan potensi nonakademik.

"Ini bukan sekolah untuk kalangan berada, tetapi diprioritaskan bagi anak-anak dari keluarga yang masuk Desil 1 dan Desil 2. Mereka berhak mendapatkan pendidikan terbaik dengan fasilitas yang sama baiknya," tegasnya.

Baca Juga: Pasti Mapan, Inovasi Dispendukcapil Jember dalam Permudah Urusan Dokumen Kependudukan

Gus Fawait menjelaskan, Sekolah Rakyat menjadi salah satu upaya pemerintah dalam memutus rantai kemiskinan melalui pendidikan. 

Program yang digagas Presiden Prabowo Subianto tersebut memberikan kesempatan kepada anak-anak dari keluarga kurang mampu untuk memperoleh layanan pendidikan tanpa dipungut biaya.

Seluruh kebutuhan peserta didik telah disiapkan oleh pemerintah, mulai dari biaya pendidikan, tempat tinggal di asrama, seragam, perlengkapan sekolah, laptop sebagai penunjang pembelajaran, hingga konsumsi harian berupa tiga kali makan dan dua kali makanan ringan.

Selain berfokus pada pendidikan siswa, program ini juga memberikan perhatian terhadap kondisi keluarga. Orang tua peserta didik yang tinggal di rumah tidak layak huni akan mendapatkan bantuan renovasi sebagai bagian dari upaya peningkatan kesejahteraan.

Baca Juga: Bupati Jember Fawait Pastikan Beasiswa Pendidikan pada Anak Guru Ngaji dan Ketua Pengajian

Gus Fawait menegaskan Pemkab Jember akan terus berkoordinasi dengan Kementerian Sosial, Kementerian PUPR, dan instansi terkait agar pembangunan selesai sesuai target dan segera dimanfaatkan oleh masyarakat.

Ia juga meminta seluruh camat dan lurah aktif melakukan pendataan calon peserta didik yang memenuhi kriteria. Menurutnya, tidak boleh ada lagi anak di Kabupaten Jember yang gagal mengenyam pendidikan hanya karena keterbatasan ekonomi.

"Saya ingin seluruh perangkat pemerintah bergerak bersama. Pastikan anak-anak yang berhak mendapatkan kesempatan ini benar-benar terdata. Jangan sampai masih ada yang putus sekolah karena persoalan biaya," tegas Gus Fawait.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Wali Kota Eri Tak Segan Copot Camat-Lurah yang Tak Bisa Kerja untuk Warga Surabaya

Kata Eri, nilai psikotes maupun administrasi tidak akan berarti apabila pejabat tidak memiliki keberanian, komitmen, dan konsistensi dalam melayani masyarakat.

Wali Kota Mojokerto Tekankan Kader Motivator jadi Penggerak Hidup Sehat

Selain itu, Ning Ita juga mengajak para kader mendukung berbagai program nasional lainnya, termasuk Piloting Project Digitalisasi Bantuan Sosial.

Pemkot Surabaya Terima Penghargaan Kapolri dalam Cegah Radikalisme Bersama Densus 88

Eri berharap penghargaan dari Kapolri jadi penyemangat untuk terus perkuat kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keamanan dan menciptakan lingkungan yang aman.

Soal Pencopotan Lurah Terlibat Pungli, DPRD Surabaya: Harusnya Teguran Tertulis atau Periksa Dulu!

Menurut Yona, apabila lurah dinilai lalai menjalankan tugas pengawasan ada tahapan pembinaan seperti teguran tertulis atau pemeriksaan oleh inspektorat.

Tenangnya Pria Berjaket saat Curi Motor di Bengkel Mojokerto Meski Terekam CCTV

Kasus pencurian motor ini telah dilaporkan ke Polres Mojokerto Kota, dan saat ini tengah dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Pemkot Surabaya Mutasi 32 Lurah hingga Kepala UPTB, Berikut Daftarnya

Eri Cahyadi menjadikan pelantikan tersebut sebagai momentum evaluasi kinerja dengan memberikan sanksi kepada pejabat yang dinilai lalai mengawasi wilayahnya.