Senin, 24 Agu 2026 02:38 WIB

Pemkab Sidoarjo Gelontorkan Ribuan Beasiswa untuk Cegah Anak Putus Sekolah

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 09 Jul 2026 22:00 WIB
Para pelajar dan mahasiswa di Sidoarjo saat menerima beasiswa. (Dok. Pemkab Sidoarjo).
Para pelajar dan mahasiswa di Sidoarjo saat menerima beasiswa. (Dok. Pemkab Sidoarjo).

selalu.id - Pemerataan akses pendidikan menjadi salah satu fokus Pemerintah Kabupaten Sidoarjo pada tahun 2026. 

Melalui program beasiswa yang diperluas menjadi 4.000 penerima, bantuan pendidikan akan menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari mahasiswa kurang mampu hingga anak yatim di tingkat sekolah dasar dan menengah.

Baca Juga: Bursa Ketua KONI Sidoarjo Mengerucut, Dua Bacalon Resmi Mendaftar

Bupati Sidoarjo Subandi mengatakan bahwa program beasiswa ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memperluas akses pendidikan bagi masyarakat. 

Menurutnya, pendidikan menjadi fondasi utama dalam mencetak sumber daya manusia yang unggul, berdaya saing, dan mampu berkontribusi bagi pembangunan daerah di masa depan.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan bahwa keterbatasan ekonomi tidak menjadi penghalang bagi anak-anak Sidoarjo untuk meraih pendidikan yang layak. Ini adalah investasi jangka panjang untuk menyiapkan generasi yang lebih berkualitas dan memiliki masa depan yang lebih baik,” tegas Subandi, Kamis (9/7/2026).

Selain meningkatkan kualitas SDM, program beasiswa juga diharapkan dapat membantu masyarakat kurang mampu sekaligus mencegah anak-anak putus sekolah akibat kendala biaya pendidikan, terutama bagi anak yatim.

Program beasiswa 2026 mengalami peningkatan dibandingkan tahun sebelumnya. Pada 2025, Pemkab Sidoarjo telah menyalurkan beasiswa kepada 2.010 penerima dari berbagai kategori, mulai masyarakat kurang mampu, jalur prestasi akademik dan nonakademik, hingga jalur keagamaan.

Tahun depan, jumlah penerima ditingkatkan menjadi 4.000 orang dengan penambahan kategori beasiswa anak yatim jenjang SD, SMP, dan SMA, baik negeri maupun swasta.

Kepala Disporapar Sidoarjo, Yudhi Iriyanto menjelaskan program tersebut dijalankan secara kolaboratif oleh sejumlah organisasi perangkat daerah (OPD), yakni Dinas Sosial (Dinsos), Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda, Disporapar, serta Dinas Pendidikan dan Kebudayaan. 

Baca Juga: Ternyata, Masih Banyak Pelajar di Sidoarjo yang Bolos Sekolah 

"Seluruh tahapan seleksi dilaksanakan secara transparan, objektif, dan tanpa intervensi sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mencetak generasi muda yang unggul dan berdaya saing," terangnya.

Dalam pelaksanaannya, Dinsos mengelola beasiswa perguruan tinggi bagi masyarakat kurang mampu dengan kuota 1.000 penerima. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp5 juta.

Bagian Kesra Setda menangani beasiswa jalur keagamaan dengan kuota 500 penerima dan nilai bantuan Rp5 juta per orang. Sementara Disporapar mengelola beasiswa prestasi akademik dan nonakademik bagi 1.000 penerima dengan nominal bantuan yang sama.

Sedangkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengelola beasiswa bagi peserta didik dari keluarga kurang mampu dengan total kuota 1.000 penerima, yang terdiri atas 500 penerima jenjang perguruan tinggi dan 500 siswa SMA. Setiap penerima memperoleh bantuan sebesar Rp5.000.000.

Baca Juga: Penataan OPD Sidoarjo Harus Berdampak Nyata, Pemkab Minta Efisiensi Birokrasi hingga Prioritas Tenaga Kerja Lokal

Bupati Subandi berharap bantuan pendidikan tersebut dapat menjadi penyemangat bagi para penerima untuk menyelesaikan pendidikan dan meningkatkan kesejahteraan keluarganya di masa mendatang.

"Yang kuliah juga begitu, mudah-mudahan dengan dapat bantuan kuliah. Bagi anak-anak kita yang tidak mampu dan lain, ini betul-betul untuk memberikan semangat, support dukungan, support sistem dukungan. Biarkan anak-anak kita yang kuliah, ini menjadikan suatu kebahagiaan orang tua. Dia selesai kuliah, mudah-mudahan akan dapat suatu kerjaan untuk bantu keluarganya," ujarnya.

Dana beasiswa akan disalurkan melalui transfer langsung ke rekening penerima di Bank Jatim. Setiap penerima akan dibuatkan rekening dan buku tabungan khusus untuk pencairan bantuan.

Khusus penerima beasiswa anak yatim jenjang SD, SMP, dan SMA, rekening dibukakan atas nama orang tua atau wali. Mekanisme tersebut diterapkan untuk memastikan penyaluran bantuan berjalan tepat sasaran, aman, dan transparan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Adu Taktik Kemerdekaan, Saat Jurnalis Surabaya Rayakan HUT ke-81 RI Lewat Turnamen Domino

Tak hanya laga domino, kemeriahan ajang ini turut dirangkai dengan Lomba Foto On The Spot yang terbuka bagi masyarakat umum.

Gempa NTT Bikin Kiriman Uang Mahasiswa di Surabaya Tersendat, PDIP Buka Posko Bantuan

Armuji mengatakan, bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong kader PDIP Surabaya.

Meniti Kasih di Ruang Tak Terbatas: Ketika Seni, Kuliner dan Cinta Menyatu di Grand Wedding Fair 2026

Untuk melengkapi persiapan calon pengantin, pameran yang berlangsung mulai pukul 10.00 hingga 22.00 WIB ini juga menghadirkan lebih dari 30 penawaran eksklusif.

Semarak HUT RI ke-81, 120 Regu Ramaikan Gerak Jalan Merah Putih di Kota Mojokerto

Mengusung tema kemerdekaan dan Majapahit, para peserta menampilkan kreatifitasnya dengan mengenakan beragam kostum.

Perkuat Minat Baca, PT Pelindo Daya Sejahtera Serahkan Bantuan Perpustakaan ke SD Al Istiqomah Surabaya

Bantuan buku mulai dari ilmu pengetahuan umum, ensiklopedia, pendidikan karakter, kumpulan cerita anak, hingga buku‑buku edukatif lainnya.

Wali Kota Eri: Pemilik Kos Surabaya Jangan Cuma Cari Untung, Jaga Keamanan Lingkungan!

Eri mengatakan, penguatan pengawasan lingkungan menjadi bagian dari upaya mencegah terjadinya tindak kekerasan maupun perbuatan asusila terhadap anak.