Minggu, 28 Jun 2026 23:38 WIB

Sidak ke Sekolahan, Cara Wabup Sidoarjo Pastikan Menu MBG Layak dan Aman Dikonsumsi

  • Penulis : Ariyanto
  • | Selasa, 12 Mei 2026 16:52 WIB
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak menu MBG di SDN Pucang I. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).
Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana saat sidak menu MBG di SDN Pucang I. (Dok. Diskominfo Sidoarjo).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidoarjo memastikan pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di SDN Pucang 1 tetap berjalan aman dan sesuai standar.

Kepastian itu disampaikan usai Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana melakukan inspeksi mendadak (sidak) di sekolah tersebut, Selasa (12/5/2026).

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Minta Warga Taat Pajak Demi Percepatan Pembangunan

Sidak dilakukan menyusul munculnya video viral yang menyebut adanya ulat dalam menu MBG di SDN Pucang 1.

Dalam peninjauan itu, Mimik memeriksa langsung makanan yang diterima siswa sekaligus berdialog dengan para murid mengenai kualitas menu yang disajikan.

Hari ini, siswa menerima menu nasi kebuli, lauk daging, sayur, dan pelengkap lainnya. Dari hasil pengecekan di lapangan, program MBG dinilai berjalan lancar dan makanan yang dibagikan layak konsumsi.

“Alhamdulillah hari ini saya sidak di SDN Pucang 1. Menunya lengkap, ada daging dan nasi kebuli. Saya lihat langsung anak-anak banyak yang suka dan menikmati makanannya,” kata Mimik.

Ia menegaskan evaluasi akan terus dilakukan apabila ditemukan persoalan dalam pelaksanaan MBG.

Mimik meminta pihak sekolah maupun siswa tidak ragu menyampaikan keluhan secara terbuka agar segera ditindaklanjuti.

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Percepat Proyek Flyover Gedangan yang Telan Anggaran Rp400 M

“Kalau memang ada menu yang tidak cocok atau ada kendala, silakan disampaikan. Yang penting komunikasinya baik supaya segera ada evaluasi,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala SDN Pucang 1, Sri Hariyani menjelaskan temuan ulat yang sempat ramai diperbincangkan hanya terjadi pada satu porsi makanan dari total 580 ompreng yang diterima sekolah.

“Memang ada satu ompreng ditemukan ulat sayur, namun kondisinya sudah mati dan bukan belatung seperti yang diberitakan. Setelah itu kami langsung membuat surat pengaduan kepada pihak penyedia MBG agar dilakukan evaluasi,” jelasnya.

Pihak sekolah mengaku langsung melakukan koordinasi dengan penyedia MBG setelah temuan tersebut muncul.

Baca Juga: ASN Tewas Dalam Mobil di Bandara Juanda Itu Diduga Korban Kekerasan

Sri Hariyani juga menyayangkan video itu telanjur beredar luas tanpa adanya komunikasi awal dengan sekolah.

Pemkab Sidoarjo memastikan sidak serupa akan terus dilakukan secara berkala untuk mengawasi kualitas makanan MBG di sekolah-sekolah.

Langkah itu dilakukan agar manfaat program benar-benar dirasakan siswa dan pelaksanaannya tetap sesuai standar gizi serta kebersihan makanan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bunga Desaku Kembali Bergulir, Gus Fawait Tepis Isu Jember Krisis Anggaran 

Fawait meluruskan berbagai spekulasi terkait vakumnya Program Bunga Desaku selama hampir dua bulan terakhir itu.

Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW Sukodono, Subandi Ajak Warga Junjung Sportivitas

  Caption:  selalu.id - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Sukodono ditandai dengan bergulirnya T

Wali Kota Eri Geram dengan Kinerja Camat di Tiga Kecamatan, Ini Alasannya

"Kalau mau tidur nyenyak seperti juragan, ya jangan pernah jadi pejabat," ujar Wali Kota Surabaya ini.

Jadi Rumah Puluhan Satwa Liar, Kebun Raya Mangrove Surabaya Cocok untuk Liburan

Tak hanya burung, kawasan ini juga menjadi rumah bagi beragam jenis kupu-kupu dan Kucing Bakau.

Akibat Nunggak Pajak, 230 Aset Senilai Rp646,1 miliar Disita DJP

"Meski demikian, penyitaan bukan akhir dari proses," ujar Kanwil DJP Jawa Timur II, Johny Victor.

Dirjen Pajak Sita 230 Aset Penunggak hingga Rp24,9 Miliar di Jatim

Penyitaan aset ini menjadi langkah lanjutan apabila ruang penyelesaian secara kooperatif tidak dimanfaatkan.