Jumat, 25 Sep 2026 00:50 WIB

ASN Tewas Dalam Mobil di Bandara Juanda Itu Diduga Korban Kekerasan

  • Penulis : Ariyanto
  • | Jumat, 26 Jun 2026 15:36 WIB
Petugas saat melakukan evakuasi korban dari dalam mobil. (Dok. Istimewa).
Petugas saat melakukan evakuasi korban dari dalam mobil. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Satreskrim Polresta Sidoarjo terus mendalami penyebab kematian RYS, perempuan 50 tahun yang jasadnya ditemukan sudah membusuk dalam mobil di parkiran Bandara Juanda Sidoarjo.

Dugaan sementara, kematian perempuan yang merupakan aparatur sipil negara (ASN) asal Bangkalan, Madura ini akibat kekerasan.

Baca Juga: Jalan Karangbong Sidoarjo Dalam Ancaman Banjir dan Kerusakan, DPRD Bilang Begini

Namun, hingga kini polisi belum dapat menyimpulkan karena masih menunggu hasil pemeriksaan Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Jawa Timur.

Sedangkan berdasarkan hasil visum sementara mulai mengungkap sejumlah temuan pada tubuh korban. Salah satunya ialah luka robek pada cuping telinga kiri yang diduga terjadi akibat benturan atau kekerasan menggunakan benda tumpul.

Kasi Humas Polresta Sidoarjo, Iptu Tri Novi Handono mengatakan hasil pemeriksaan forensik masih bersifat sementara sehingga penyidik belum dapat menarik kesimpulan mengenai penyebab kematian.

"Perkembangan terbaru hari ini, hasil visum sementara menemukan adanya luka robek pada telinga sebelah kiri yang diakibatkan oleh benturan ataupun kekerasan benda tumpul. Untuk itu, sampel-sampel tertentu telah dikirim ke Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur," katanya, Jumat (26/6/2026).

Selain menunggu hasil laboratorium, penyidik kini juga tengah melakukan serangkaian penyelidikan dengan mengumpulkan berbagai alat bukti dan meminta keterangan dari para saksi yang berkaitan dengan kasus tersebut.

Berdasarkan hasil pemeriksaan luar terhadap jenazah, tim medis juga menemukan pelebaran pembuluh darah pada selaput lendir kelopak mata. 

Selain itu, tampak kebiruan pada selaput lendir bibir bagian atas dan bawah yang lazim ditemukan pada kematian akibat mati lemas atau asfiksia. 

Baca Juga: Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Tanda merah kehitaman juga terlihat pada lidah, epiglotis, serta saluran napas utama yang umum dijumpai pada kasus serupa.

"Mari kita bersama-sama menunggu hasil dari Laboratorium Forensik Polda Jawa Timur. Namun, kami dari Polresta Sidoarjo tetap melakukan pendalaman dengan mengumpulkan data-data serta memeriksa para saksi," jelas Tri.

Sementara pada pemeriksaan bagian dalam, dinding lambung diketahui berwarna merah kehitaman. 

Tim forensik juga menemukan tanda-tanda pembusukan pada seluruh organ tubuh. Hasil uji kosmalin terhadap otot tangan kanan menunjukkan warna merah pucat.

Untuk memastikan ada atau tidaknya kandungan zat tertentu di dalam tubuh korban, penyidik mengirimkan sejumlah sampel ke Laboratorium Forensik Surabaya guna menjalani pemeriksaan toksikologi. Hingga kini, hasil analisis tersebut masih dalam proses.

Baca Juga: Atasi Macet Jangka Panjang, Pemkab Sidoarjo Minta Flyover Gedangan Dibangun 6 Lajur

Di sisi lain, pemeriksaan swab vagina memastikan tidak ditemukan sperma, sedangkan pemeriksaan kehamilan menunjukkan korban tidak sedang mengandung. 

Berdasarkan kondisi jenazah saat ditemukan, tim medis memperkirakan korban telah meninggal dunia lebih dari dua kali 24 jam atau sekitar dua hingga tiga hari sebelumnya.

Temuan-temuan tersebut masih menjadi bagian dari rangkaian penyelidikan yang dilakukan Polresta Sidoarjo. 

Kepolisian menegaskan seluruh hasil pemeriksaan akan dikaji secara menyeluruh sebelum menyampaikan kesimpulan mengenai penyebab pasti kematian korban.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Momen Siswa SMP Labschool Unesa 3 Surabaya dan Mahasiswa Asing Belajar Bahasa hingga Kuliner Tradisional

Kegiatan ini sekaligus menegaskan komitmen nyata SMP Labschool Unesa 3 dalam mencetak generasi muda yang berwawasan global tanpa melupakan akar budaya.

Kapasitas Pelabuhan Meningkat, Pakar UGM: Integrasi Logistik Darat jangan Diabaikan!

Prof. Kuncoro Harto Widodo, mengatakan pertumbuhan arus peti kemas perlu diimbangi dengan penguatan seluruh simpul dalam ekosistem logistik. 

6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Gus Shobih menyebut tindakan ini juga bagian dari transparansi dan akuntabilitas pengelolaan Barang Menjadi Milik Negara (BMMN) hasil operasi penindakan.

Polda Jatim Bongkar Penipuan Kripto dan Saham Jaringan Internasional, Sita Uang Rp81,5 M

Atas ungkap ini, Kapolda Jatim Irjen Nanang Avianto pun mewanti-wanti masyarakat agar tidak gampang tergiur iming-iming investasi berimbal hasil tidak wajar.

7 Jam Geledah BPN Jatim, Ini Barang Bukti yang Disita KPK

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut perkara dugaan korupsi yang sebelumnya diungkap tim lembaga antirasuah di BPN Kota Mojokerto.

Giliran Kantor BPN Jatim Digeledah KPK, Sita Sejumlah Koper

Hingga kini, penyidik KPK masih berada di dalam kantor BPN Jatim guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut.