Kamis, 13 Agu 2026 02:21 WIB

Bunga Desaku Kembali Bergulir, Gus Fawait Tepis Isu Jember Krisis Anggaran 

Bupati Jember Muhamad Fawait saat menghadiri kegiatan Bunga Desaku di Sukorambi Jember ( Foto:Nurul/ selalu id)
Bupati Jember Muhamad Fawait saat menghadiri kegiatan Bunga Desaku di Sukorambi Jember ( Foto:Nurul/ selalu id)

selalu.id - Program Bunga Desaku (Bupati Ngantor di Desa dan Kelurahan) kembali dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Jember setelah sempat berhenti hampir dua bulan. Kali ini, kegiatan dipusatkan di sejumlah lokasi di Kecamatan Sukorambi, Minggu (28/6/2026), dengan dipimpin langsung oleh Bupati Jember, Muhammad Fawait.

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel bersama siswa di SMPN 1 Sukorambi. Selanjutnya, Bupati bersama jajaran mengunjungi berbagai titik pelayanan dan berdialog dengan masyarakat, mulai dari guru ngaji, anak yatim, tenaga kesehatan di Puskesmas Sukorambi, pelaku UMKM, kader posyandu, pengurus RT/RW, hingga tokoh masyarakat.

Baca Juga: Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Melalui program tersebut, Pemkab Jember kembali memperkenalkan berbagai layanan dan program prioritas agar dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat. Di antaranya Beasiswa Cinta Bergema, Program Peta Cinta berupa layanan administrasi kependudukan di tingkat kecamatan, Universal Health Coverage (UHC) untuk pelayanan kesehatan gratis, Melijo Cinta, insentif guru ngaji, serta sejumlah program sosial lainnya.

Bupati yang akrab disapa Gus Fawait itu menegaskan, Bunga Desaku bukan sekadar agenda kunjungan kerja, melainkan sarana bagi pemerintah untuk hadir langsung di tengah masyarakat, menyerap aspirasi, sekaligus memastikan program pembangunan benar-benar dirasakan warga.

"Program ini menjadi komitmen pemerintah untuk mendengarkan langsung kebutuhan masyarakat. Selain itu, kami ingin memastikan seluruh warga mengetahui berbagai program yang telah disiapkan. Sebab, program yang baik tidak akan bermanfaat jika masyarakat tidak mengetahui cara mengaksesnya," ujar Gus Fawait.

Baca Juga: SMPN 7 Jember Direvitalisasi, Fasilitas Belajar Diperkuat hingga GOR untuk Pembinaan Atlet

Ia juga meluruskan berbagai spekulasi terkait vakumnya Program Bunga Desaku selama hampir dua bulan terakhir. Menurutnya, penghentian sementara tersebut bukan disebabkan keterbatasan anggaran, melainkan karena faktor cuaca yang dinilai berisiko terhadap keselamatan peserta.

"Kemarin memang musim hujan. Bahkan pernah saat kegiatan berlangsung tenda roboh karena cuaca. Karena itu kami memilih menunggu kondisi lebih baik agar kegiatan berjalan maksimal dan masyarakat merasa nyaman," jelasnya.

Baca Juga: Sederet Komitmen Pemkab Jember Dukung Pengembangan Generasi Muda Lewat Gerakan Pramuka

Gus Fawait turut menepis isu yang menyebut kondisi keuangan Pemerintah Kabupaten Jember sedang tidak baik. Ia menegaskan, berbagai program pembangunan tetap berjalan karena didukung kemampuan anggaran daerah serta bantuan dari Pemerintah Pusat.

"Jangan berpikir Jember kekurangan uang. Jember memiliki anggaran yang cukup, bahkan kami juga mendapat dukungan dari Pemerintah Pusat untuk menjalankan berbagai program pembangunan," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Motor Tabrakan di Kebontunggul Mojokerto, 3 Orang Tewas dan Satu Kritis

Saat ini, kecelakaan maut tersebut tengah didalami kepolisian setempat untuk mengungkap penyebabnya. Sementara semua korban sudah ditangani di rumah sakit.

Manjakan Tamu di HUT RI ke-81, ASTON Inn Jemursari Surabaya Siapkan Promo Menginap hingga Upgrade Kamar Gratis

Hotel berkonsep modern ini menghadirkan promo khusus bertajuk "Merdeka Deals" yang berlaku sepanjang bulan Agustus 2026.

LPSK Sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2026 di Surabaya, Tekankan Percepatan Restitusi Korban Sejak Penyidikan

LPSK mengatakan bahwa sosialisasi digelar karena masih banyak saksi dan korban yang belum mengetahui hak dasar serta bentuk pemulihan yang dijamin oleh negara.

Bantah Rugikan Negara Rp83,2 Miliar, Tiga Mantan Pejabat Pelindo 3 Tegaskan Tak Terima Suap

Atas dasar itu, tim penasihat hukum meminta majelis hakim Tipikor Surabaya membebaskan ketiga terdakwa dari seluruh tuduhan, memulihkan nama baik.

Wali Kota Eri Minta Figur Cak dan Ning Surabaya jaga Attitude dan Akhlak Buntut Kasus Dugaan Aborsi

Kata Eri, Cak dan Ning merupakan bagian dari figur yang membawa nama Kota Surabaya. Karena itu, perilaku pribadi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.

Derita Korban Kejahatan Jalanan: Tak Tercover BPJS, Orang Tua Kelimpungan

LPSK mengakui keterbatasan anggaran yang dimiliki. Untuk mengatasi tagihan medis yang fantastis, menerapkan skema kolaborasi atau cost sharing bersama Pemda.