Selasa, 29 Sep 2026 16:19 WIB

Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW Sukodono, Subandi Ajak Warga Junjung Sportivitas

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 28 Jun 2026 17:45 WIB
Seremoni pembukaan turnamen oleh Bupati Subandi. (dok. Diskominfo Sidoarjo) 
Seremoni pembukaan turnamen oleh Bupati Subandi. (dok. Diskominfo Sidoarjo) 

 

Caption: 

Baca Juga: Dukung Deltras Naik Kasta, Subandi Dorong Profesionalisme dan Keterbukaan Manajemen

selalu.id - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Sukodono ditandai dengan bergulirnya Turnamen Sepak Bola Antar RW se-Kecamatan Sukodono. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Masangan Kulon, Sabtu (27/6/2026). 

Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI sekaligus wadah mempererat hubungan antarwarga melalui olahraga. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang memadati lapangan untuk menyaksikan pembukaan hingga pertandingan ekshibisi.

Subandi menilai sepak bola tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga menjadi media memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang tetap konsisten mendukung pembinaan olahraga di tingkat desa.

"Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat yang terus peduli terhadap perkembangan olahraga sepak bola. Sidoarjo dikenal sebagai gudangnya sepak bola. Semoga semangat mencintai olahraga ini terus tumbuh di tengah masyarakat," ujar Subandi.

Baca Juga: Ketika Sedekah Bumi dan Pengajian Satukan Warga Sidoarjo

Hadir dalam kegiatan itu Camat Sukodono, pengurus Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Sukodono, jajaran Forkopimda, para kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta peserta turnamen dari berbagai RW.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kompetisi antar-RW dinilai memiliki manfaat sosial karena mampu memperkuat solidaritas sekaligus menjadi ruang silaturahmi antarwarga.

"Melalui kompetisi antar RW ini, saya berharap persaudaraan dan kekeluargaan masyarakat semakin erat. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menjaga kebersamaan sekaligus memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya.

Baca Juga: HUT ke-81 PMI, Pemkab Sidoarjo Beri Apresiasi Ratusan Pendonor Darah

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia penyelenggara, dan masyarakat yang setiap tahun menjaga tradisi penyelenggaraan turnamen sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Di hadapan para peserta, Subandi mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Baginya, nilai utama sebuah kompetisi bukan hanya soal hasil akhir, melainkan kebersamaan yang tercipta selama kegiatan berlangsung.

"Yang terpenting bukan menang atau kalah, tetapi kebahagiaan karena bisa berkumpul, berolahraga, dan mempererat silaturahmi. Mari kita jaga sportivitas dan jadikan turnamen ini sebagai ajang persahabatan," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Operasi Tekan ODOL di Sidoarjo, Puluhan Truk Tak Laik Jalan

Kegiatan ini menyasar sejumlah aspek, mulai dari kelengkapan administrasi, persyaratan teknis, perlengkapan keselamatan, hingga potensi pelanggaran ODOL.

Kabid TIK dan Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti, Ini Daftarnya

Kepada para pejabat baru, Irjen Pol Nanang berpesan agar segera menyesuaikan diri dengan lingkungan tugas yang baru.

Pemkab Pasuruan Usulkan Lima Raperda 2026, Masa Jabatan Kades Juga Diatur

Usulan tersebut disampaikan Wakil Bupati Pasuruan Shobih Asrori dalam rapat paripurna.

Top 3 News: Ternak Murai Batu hingga Hasil UEFA Nations League 2026

Ketiga berita yang banyak di klik oleh pembaca sangat beragam.

Seorang Kakek Ditemukan Tewas dengan Tangan Terputus di Ladang Tebu Probolinggo

Hingga saat ini, Tim Satreskrim Polres Probolinggo masih terus melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap motif di balik dugaan pembunuhan tersebut.

Pembunuhan Berantai di Afsel, Korban Capai 30 Orang Lebih

Tragedi berdarah yang merenggut lebih dari 30 nyawa ini makin mempertegas krisis kejahatan kekerasan yang kian mengkhawatirkan.