Kamis, 13 Agu 2026 05:36 WIB

Buka Turnamen Sepak Bola Antar RW Sukodono, Subandi Ajak Warga Junjung Sportivitas

  • Penulis : Ariyanto
  • | Minggu, 28 Jun 2026 17:45 WIB
Seremoni pembukaan turnamen oleh Bupati Subandi. (dok. Diskominfo Sidoarjo) 
Seremoni pembukaan turnamen oleh Bupati Subandi. (dok. Diskominfo Sidoarjo) 

 

Caption: 

Baca Juga: DPRD dan Pemkab Sidoarjo Bangun Kebersamaan Lewat Laga Sepak Bola

selalu.id - Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Sukodono ditandai dengan bergulirnya Turnamen Sepak Bola Antar RW se-Kecamatan Sukodono. Kegiatan yang dipusatkan di Lapangan Desa Masangan Kulon, Sabtu (27/6/2026). 

Turnamen tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT RI sekaligus wadah mempererat hubungan antarwarga melalui olahraga. Antusiasme masyarakat terlihat dari ramainya warga yang memadati lapangan untuk menyaksikan pembukaan hingga pertandingan ekshibisi.

Subandi menilai sepak bola tidak hanya menghadirkan persaingan di lapangan, tetapi juga menjadi media memperkuat kebersamaan di tengah masyarakat. Ia mengapresiasi seluruh pihak yang tetap konsisten mendukung pembinaan olahraga di tingkat desa.

"Saya mengucapkan terima kasih atas partisipasi seluruh masyarakat yang terus peduli terhadap perkembangan olahraga sepak bola. Sidoarjo dikenal sebagai gudangnya sepak bola. Semoga semangat mencintai olahraga ini terus tumbuh di tengah masyarakat," ujar Subandi.

Baca Juga: Perketat Peredaran Miras, Pemkab Sidoarjo Libatkan Seluruh Camat dalam Operasi Gabungan

Hadir dalam kegiatan itu Camat Sukodono, pengurus Persatuan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Kecamatan Sukodono, jajaran Forkopimda, para kepala desa, perangkat desa, tokoh masyarakat, serta peserta turnamen dari berbagai RW.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Sidoarjo akan terus memberikan dukungan terhadap kegiatan olahraga yang melibatkan masyarakat secara langsung. Kompetisi antar-RW dinilai memiliki manfaat sosial karena mampu memperkuat solidaritas sekaligus menjadi ruang silaturahmi antarwarga.

"Melalui kompetisi antar RW ini, saya berharap persaudaraan dan kekeluargaan masyarakat semakin erat. Kegiatan seperti ini sangat baik untuk menjaga kebersamaan sekaligus memeriahkan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia," katanya.

Baca Juga: Sasar 400 UMKM di 9 Kecamatan, Anggaran Program Bedah Warung di Sidoarjo Naik jadi Rp10 Juta

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada pemerintah desa, panitia penyelenggara, dan masyarakat yang setiap tahun menjaga tradisi penyelenggaraan turnamen sebagai bagian dari perayaan HUT Kemerdekaan RI.

Di hadapan para peserta, Subandi mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas selama pertandingan berlangsung. Baginya, nilai utama sebuah kompetisi bukan hanya soal hasil akhir, melainkan kebersamaan yang tercipta selama kegiatan berlangsung.

"Yang terpenting bukan menang atau kalah, tetapi kebahagiaan karena bisa berkumpul, berolahraga, dan mempererat silaturahmi. Mari kita jaga sportivitas dan jadikan turnamen ini sebagai ajang persahabatan," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Dua Motor Tabrakan di Kebontunggul Mojokerto, 3 Orang Tewas dan Satu Kritis

Saat ini, kecelakaan maut tersebut tengah didalami kepolisian setempat untuk mengungkap penyebabnya. Sementara semua korban sudah ditangani di rumah sakit.

Manjakan Tamu di HUT RI ke-81, ASTON Inn Jemursari Surabaya Siapkan Promo Menginap hingga Upgrade Kamar Gratis

Hotel berkonsep modern ini menghadirkan promo khusus bertajuk "Merdeka Deals" yang berlaku sepanjang bulan Agustus 2026.

LPSK Sosialisasi UU Nomor 3 Tahun 2026 di Surabaya, Tekankan Percepatan Restitusi Korban Sejak Penyidikan

LPSK mengatakan bahwa sosialisasi digelar karena masih banyak saksi dan korban yang belum mengetahui hak dasar serta bentuk pemulihan yang dijamin oleh negara.

Bantah Rugikan Negara Rp83,2 Miliar, Tiga Mantan Pejabat Pelindo 3 Tegaskan Tak Terima Suap

Atas dasar itu, tim penasihat hukum meminta majelis hakim Tipikor Surabaya membebaskan ketiga terdakwa dari seluruh tuduhan, memulihkan nama baik.

Wali Kota Eri Minta Figur Cak dan Ning Surabaya jaga Attitude dan Akhlak Buntut Kasus Dugaan Aborsi

Kata Eri, Cak dan Ning merupakan bagian dari figur yang membawa nama Kota Surabaya. Karena itu, perilaku pribadi menjadi salah satu hal yang harus diperhatikan.

Derita Korban Kejahatan Jalanan: Tak Tercover BPJS, Orang Tua Kelimpungan

LPSK mengakui keterbatasan anggaran yang dimiliki. Untuk mengatasi tagihan medis yang fantastis, menerapkan skema kolaborasi atau cost sharing bersama Pemda.