Kamis, 03 Sep 2026 15:16 WIB

DPRD Dorong Pasar Tradisional di Surabaya Jadi Wisata Kuliner hingga Pusat Oleh-oleh

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 04 Mei 2026 18:00 WIB
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).
Wakil Ketua DPRD Surabaya Arif Fathoni. (Foto: Ade/selalu.id).

selalu.id - Program revitalisasi pasar tradisional di Surabaya didorong tidak berhenti pada perbaikan bangunan semata.

DPRD Kota Surabaya meminta pasar-pasar yang direvitalisasi diarahkan menjadi pasar tematik agar mampu tumbuh sebagai destinasi wisata baru, sekaligus pusat ekonomi rakyat.

Baca Juga: Air PDAM Bocor Rp400 Miliar, DPRD Surabaya Ungkap Praktik Pengelolaan Air Mandiri di Perumahan Elit

Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni menilai Surabaya memiliki potensi besar mengembangkan pasar berbasis tema seperti pusat kuliner, oleh-oleh khas daerah, hingga sentra produk unggulan lokal.

Menurutnya, konsep tersebut dapat menghidupkan kembali pasar tradisional yang mulai kehilangan daya tarik.

“Surabaya ini kota besar dan kota transit. Harusnya bisa punya pasar tematik yang kuat identitasnya. Tinggal bagaimana pengelolaannya diarahkan sesuai potensi lokal,” jelas Fathoni kepada selalu.id, Senin (4/5/2026).

Ia mencontohkan Pasar Tunjungan sebagai lokasi strategis yang berpeluang besar dikembangkan menjadi pusat oleh-oleh khas Surabaya.

Letaknya yang berada di kawasan Jalan Tunjungan atau tengah kota, dinilai sudah memiliki magnet wisata tersendiri dan ramai dikunjungi wisatawan maupun anak muda.

“Pasar Tunjungan itu strategis. Tinggal nebeng popularitas Jalan Tunjungan. Kalau dijadikan pusat oleh-oleh khas Surabaya, UMKM bisa hidup dan wisatawan punya tujuan jelas,” katanya.

Baca Juga: Potensi Pendapatan PDAM Hilang, DPRD Surabaya Bakal Panggil Pengelola Air Mandiri di Perumahan Elit

Fathoni menyatakan revitalisasi tanpa konsep yang jelas berisiko membuat pasar sepi pengunjung.

Karena itu, setelah pembangunan fisik selesai, pengelola pasar diminta menyiapkan strategi promosi, pengisian tenant, serta pengelolaan berkelanjutan.

“Jangan sampai sudah dibangun tapi tidak hidup. Kuncinya di konsep dan pengelolaan yang berkelanjutan,” tegasnya.

Fathoni juga mendorong PD Pasar Surya menggandeng pelaku usaha, konten kreator, hingga biro perjalanan wisata untuk mendatangkan pengunjung secara konsisten.

Baca Juga: Atasi Kebocoran PAD, DPRD Surabaya Gagas Retribusi Parkir Dihapus dan Digabung Pajak Kendaraan

Ia menilai Surabaya memiliki peluang besar dari wisatawan domestik maupun mancanegara, termasuk penumpang kapal pesiar yang datang ke kota ini.

Selain itu, pedagang juga diminta beradaptasi dengan perkembangan zaman, mulai dari peningkatan tampilan produk, kemasan, hingga pemasaran digital.

Legislator Fraksi Golkar ini menambahkan, pengelolaan stan harus lebih dinamis agar tidak ada kios mangkrak yang justru menghambat perputaran ekonomi.

“Kalau satu tahun tidak aktif, harus dievaluasi. Jangan sampai stan disewa puluhan tahun tapi tidak dimanfaatkan,” pungkas dia.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bupati Subandi Wanti-wanti Petugas Puskesmas Sidoarjo: Birokrat Sifatnya Melayani, Gak Boleh Emosi!

Bukan sekadar urusan medis, sikap para petugas hingga kelayakan fasilitas di Puskesmas dinilai sangat menentukan kualitas pengalaman berobat warga.

Pengumuman Beasiswa Cinta Bergema Jember, 7.566 Mahasiswa Lolos Administrasi

Pemkab Jember nantinya hanya akan menyaring sekitar 4.200 mahasiswa sesuai batas kuota yang tersedia.

Sering Bikin Bahaya, Arus Lalu Lintas Embong Gayam dan Embong Sawo Surabaya Kini Dibalik

Selama masa uji coba, Dishub Surabaya tidak hanya memfokuskan pemantauan pada Jalan Basuki Rahmat, tetapi juga mengevaluasi kawasan sekitarnya secara berkala.

‎Gempur Rokok Ilegal, Bea Cukai Probolinggo Targetkan Penerimaan Rp1,4 Triliun

Selain pemberantasan rokok ilegal, Bea Cukai Probolinggo juga memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan barang bawaan penumpang dari luar negeri.

Ternyata, Ada 21 SPPG MBG di Sidoarjo Belum Berizin

Imbas keracunan massal santri, Pemkab Sidoarjo mendesak agar pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) pada program MBG benar-benar diperketat.

Wakapolda Metro Jaya Dekananto Eko Purwono Resmi Sandang Pangkat Irjen Pol

Salah satu keberhasilan paling menonjol saat memimpin Dinas Intelkam Polda Jatim adalah penanganan konflik antar perguruan pencak silat.