Minggu, 02 Agu 2026 21:11 WIB

OMIPAS Pasuruan Resmi Digelar, Dorong Kualitas Akademik-Prestasi Siswa Madrasah

  • Penulis : Ariyanto
  • | Kamis, 18 Jun 2026 17:56 WIB
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat menyerahkan piala penghargaan kepada perwakilan siswa berprestasi di OMIPAS 2026. (Dok. Pemkab Pasuruan).
Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo saat menyerahkan piala penghargaan kepada perwakilan siswa berprestasi di OMIPAS 2026. (Dok. Pemkab Pasuruan).

selalu.id - Suasana Auditorium Empu Sindok dipenuhi ratusan siswa Madrasah Ibtidaiyah (MI) dari berbagai kecamatan di Kabupaten Pasuruan. 

Mereka datang sebagai peserta terbaik yang berhasil lolos dari seleksi tingkat kecamatan untuk mengikuti Olimpiade MI Pasuruan (OMIPAS) 2026 tingkat kabupaten.

Baca Juga: Kecelakaan Maut di Pasuruan, Berikut Daftar Korban Tewas dan Selamat

Sebanyak 414 siswa mengikuti ajang yang digelar perdana tersebut. Kompetisi ini menjadi salah satu upaya mendorong peningkatan kualitas akademik sekaligus menumbuhkan budaya berprestasi di lingkungan Madrasah Ibtidaiyah.

Enam bidang lomba dipertandingkan dalam OMIPAS 2026, yakni Matematika, MIPA, Bahasa Inggris, Bahasa Arab, Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Agama Islam. 

Para peserta merupakan perwakilan terbaik dari masing-masing kecamatan yang sebelumnya berhasil melalui tahap seleksi.

Penyelenggaraan OMIPAS mendapat perhatian langsung dari Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo yang hadir untuk memberikan dukungan, sekaligus apresiasi kepada Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) Kabupaten Pasuruan sebagai penggagas kegiatan tersebut.

Menurut Rusdi, keberadaan OMIPAS tidak hanya penting sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi sarana untuk mendorong lahirnya budaya belajar dan berprestasi di lingkungan madrasah.

"OMIPAS merupakan wadah terbaik untuk menjadi motivasi dan menggali potensi kompetensi siswa dalam pembelajaran akademik," jelasnya, Kamis (18/6/2026).

Rusdi berharap kegiatan serupa dapat terus dikembangkan pada tahun-tahun mendatang. 

Selain memberi ruang bagi siswa untuk menunjukkan kemampuan akademik, ajang tersebut juga diharapkan mampu melahirkan generasi yang siap bersaing diberbagai tingkat kompetisi.

Baca Juga: Foto: Kecelakaan Maut di Gempol Pasuruan

Di tengah persaingan yang berlangsung, Rusdi juga mengingatkan bahwa hasil perlombaan bukanlah akhir dari proses belajar. 

Ia meminta seluruh peserta, termasuk yang belum berhasil meraih gelar juara, untuk tetap menjaga semangat dan terus meningkatkan kemampuan.

"Selamat kepada seluruh pemenang, semoga ilmunya terus bermanfaat dan prestasi yang diraih bisa terus dipertahankan. Dan yang kalah, tetap semangat sampai jadi jawara yang sesungguhnya," katanya.

Sebagai bentuk apresiasi sekaligus suntikan motivasi, Rusdi menambahkan bonus berupa uang pembinaan sebesar Rp10 juta bagi para pemenang olimpiade.

Sementara itu, Ketua KKMI Kabupaten Pasuruan, Hariono menegaskan bahwa OMIPAS dirancang tidak semata-mata menjadi arena perlombaan akademik. 

Baca Juga: Kecelakaan di Gempol Pasuruan: 4 Orang Tewas, 6 Terluka hingga Rusak Rumah Warga

Lebih dari itu, kegiatan tersebut diharapkan mampu menumbuhkan semangat belajar dan budaya kompetisi yang sehat di kalangan peserta didik.

"Sehingga melalui OMIPAS ini ingin memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan kemampuan akademisnya untuk menumbuhkan semangat kompetisi dalam persaingan juara secara sehat," jelasnya.

Melalui OMIPAS, Hariono berharap lahir generasi-generasi unggul yang mampu membawa nama Kabupaten Pasuruan di berbagai ajang kompetisi.

Menurutnya, persaingan yang sehat tidak hanya mendorong peningkatan prestasi akademik, tetapi juga membentuk karakter siswa agar lebih percaya diri, disiplin, dan berdaya saing.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Evakuasi Dramatis Penumpang KMP Mutiara Sentosa 2 yang Terbakar di Sumenep

Hingga kini, KN SAR 249 Permadi bersama tim SAR gabungan masih menyisir lokasi untuk pencarian korban dan pendataan ulang.

Sambut Danbrigif Baru, Bupati Fawait Ajak TNI-Polri Saling Merangkul Bangun Jember

Gus Fawait mengajak seluruh jajaran Forkopimda, instansi vertikal, perbankan, hingga organisasi kemasyarakatan untuk menyatukan langkah.

Update Kebakaran KMP Mutiara Sentosa 2: 218 Penumpang Selamat, 4 Meninggal Dunia

Hingga kini, Tim SAR Gabungan masih bersiaga dan melanjutkan penyisiran di perairan utara Sumenep, Madura.

Arus Bawah PSHT Jatim Buka Ruang Rekonsiliasi dengan M1R, Fokus Kejar Pelaku Pembacokan

Saat ini, fokus utama komunitas Arus Bawah PSHT adalah mendorong aparat segera menangkap seluruh pelaku yang diduga terlibat dalam aksi kekerasan.

KMP Mutiara Sentosa 2 Terbakar di Laut Sumenep, 250 Penumpang Dievakuasi

Operasi evakuasi ratusan penumpang masih berlangsung. Belum ada laporan resmi terkait korban jiwa maupun penyebab pasti munculnya kobaran api.

Perketat Peredaran Miras, Pemkab Sidoarjo Libatkan Seluruh Camat dalam Operasi Gabungan

Temuan di Graha Kota menjadi salah satu yang paling menonjol dalam operasi itu. Dari bagian depan, bangunan tersebut tampak beroperasi sebagai toko vape.