Jumat, 18 Sep 2026 13:13 WIB

Rayakan Ulang Tahun Berujung Nyawa

Korban saat terlibat bentrok dengan kelompok pemuda lainnya ketika perayaan Hari Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99. (Dok. Tangkapan layar).
Korban saat terlibat bentrok dengan kelompok pemuda lainnya ketika perayaan Hari Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Seorang pelajar SMA berinisial GA tewas setelah mengalami luka bacok saat berusaha melerai keributan dalam perayaan malam puncak Hari Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99 di kawasan Jalan Sumatera, Kamis (18/6/2026) dini hari.

Korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA itu mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga: Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika GA bersama saudaranya berinisial D menghadiri perayaan malam puncak HUT Persebaya ke-99 di Gelora 10 Nopember Tambaksari.

Saat melintas di Jalan Sumatera, terjadi gesekan yang melibatkan sejumlah oknum suporter hingga berujung pengeroyokan terhadap seseorang.

Melihat kejadian tersebut, GA disebut berupaya menolong dan melerai korban pengeroyokan agar situasi tidak semakin memanas.

Namun nahas, korban justru menjadi sasaran dan terkena sabetan senjata tajam yang dilakukan orang tidak dikenal.

“Ada yang bikin kisruh. Lalu adik saya ini mau membela. Dia ga ikut kisruh. Mau melerai. Tapi malah dia yang kena sasaran,” kata Sonya Cantika, kakak korban.

Dalam kondisi terluka, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski sempat menjalani perawatan selama beberapa jam, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga: Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

“Keluarga lalu melapor ke polisi dan jenazah adik saya divisum di RS Bhayangkara,” jelas Sonya.

Selain GA, teman korban berinisial B juga dilaporkan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa tersebut. Saat ini B masih menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Sonya berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Saya berharap semoga polisi segera menemukan pelakunya,” ujarnya.

Baca Juga: Demo UINSA: Mahasiswa Usir Aparat, Tuntut Rektor Mundur

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Hadi Ismanto mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Polisi telah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Masih penyelidikan,” jawan Hadi saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026). 

Hingga kini kepolisian masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta memburu pelaku pembacokan yang menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Kejati Jatim Tahan Tersangka Baru Korupsi KUR BNI Jember, Kerugian Negara 6,1 Miliar

Buku rekening dan ATM diserahkan kepada SH. Uang dikelola sendiri, dipakai melunasi kredit macet agar bisa mengajukan pinjaman baru serta melunasi utang pribadi

Gandeng Duta Pancasila, Pemkab Mojokerto Perkuat Edukasi Cukai dan Perang Lawan Rokok Ilegal

Melalui Satuan Polisi Pamong Praja, Pemkab menggelar sosialisasi Ketentuan Bidang Cukai khusus untuk Duta Pancasila atau Purna Paskibraka

Man City Bantai Norwich 5-0, Lolos ke Babak 4 Carabao Cup

Nama yang paling mencuri perhatian adalah Floyd Samba. Striker 17 tahun itu menjalani laga debutnya bersama tim utama dan langsung menutupnya dengan 2 gol.

Juventus Bangkit, Hajar NEC Nijmegen 5-0 di Pembuka Liga Europa

Kelima gol Juve dicetak oleh 5 pemain berbeda.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.