Senin, 02 Nov 2026 18:53 WIB

Rayakan Ulang Tahun Berujung Nyawa

Korban saat terlibat bentrok dengan kelompok pemuda lainnya ketika perayaan Hari Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99. (Dok. Tangkapan layar).
Korban saat terlibat bentrok dengan kelompok pemuda lainnya ketika perayaan Hari Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Seorang pelajar SMA berinisial GA tewas setelah mengalami luka bacok saat berusaha melerai keributan dalam perayaan malam puncak Hari Ulang Tahun Persebaya Surabaya ke-99 di kawasan Jalan Sumatera, Kamis (18/6/2026) dini hari.

Korban yang masih duduk di bangku kelas 2 SMA itu mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dan sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum akhirnya meninggal dunia.

Baca Juga: Antisipasi Harga Naik Jelang Nataru, Pemkot Surabaya Ajak Warga Menanam Cabai di Rumah

Berdasarkan informasi yang dihimpun, peristiwa bermula ketika GA bersama saudaranya berinisial D menghadiri perayaan malam puncak HUT Persebaya ke-99 di Gelora 10 Nopember Tambaksari.

Saat melintas di Jalan Sumatera, terjadi gesekan yang melibatkan sejumlah oknum suporter hingga berujung pengeroyokan terhadap seseorang.

Melihat kejadian tersebut, GA disebut berupaya menolong dan melerai korban pengeroyokan agar situasi tidak semakin memanas.

Namun nahas, korban justru menjadi sasaran dan terkena sabetan senjata tajam yang dilakukan orang tidak dikenal.

“Ada yang bikin kisruh. Lalu adik saya ini mau membela. Dia ga ikut kisruh. Mau melerai. Tapi malah dia yang kena sasaran,” kata Sonya Cantika, kakak korban.

Dalam kondisi terluka, korban segera dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan medis.

Meski sempat menjalani perawatan selama beberapa jam, nyawa korban tidak berhasil diselamatkan.

Baca Juga: Ayah di Surabaya Bacok 2 Anak Kandung hingga Kritis, Ibu Korban: Hukum Seberat-beratnya!

“Keluarga lalu melapor ke polisi dan jenazah adik saya divisum di RS Bhayangkara,” jelas Sonya.

Selain GA, teman korban berinisial B juga dilaporkan mengalami luka akibat sabetan senjata tajam dalam peristiwa tersebut. Saat ini B masih menjalani perawatan medis di rumah sakit akibat luka yang dideritanya.

Sonya berharap aparat kepolisian dapat segera mengungkap dan menangkap pelaku yang bertanggung jawab atas peristiwa tersebut.

“Saya berharap semoga polisi segera menemukan pelakunya,” ujarnya.

Baca Juga: Antisipasi Harga BBM Naik, DPRD Sebut Pemkot Surabaya Harus Hitung Ulang Anggaran BTT

Sementara itu, Kasi Humas Polrestabes Surabaya, Kompol Hadi Ismanto mengatakan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan terkait kasus tersebut.

Polisi telah mengumpulkan keterangan sejumlah saksi dan menelusuri rekaman kamera pengawas atau CCTV yang berada di sekitar lokasi kejadian.

“Masih penyelidikan,” jawan Hadi saat dikonfirmasi, Jumat (19/6/2026). 

Hingga kini kepolisian masih mendalami kronologi lengkap kejadian serta memburu pelaku pembacokan yang menyebabkan seorang pelajar meninggal dunia dan satu korban lainnya mengalami luka-luka.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

KPAI Sebut Perlindungan Anak jangan Hanya Reaktif, Dorong RUU Pengasuhan Masuk Prolegnas

KPAI menegaskan bahwa negara tidak boleh terus-menerus memakai pola "pemadam kebakaran" atau baru bergerak setelah ada tragedi.

Tok! Gerindra Kota Mojokerto Dinakhodai Ika Puspitasari, Fokus 3 Konsolidasi Pemilu 2029

SK diserahkan langsung oleh Ketua OKK DPD Partai Gerindra Jatim, Hidayat

Bahagianya Petani Semangka di Nganjuk: Panen Melimpah, Harga Naik

Dalam satu hektar lahan, petani mampu memanen hingga 21 ton semangka, naik tajam dari musim lalu yang hanya mencapai 15 ton per hektar.

48 Peserta Batch V PT Tirta Prima Indonesia Dibekali Keterampilan Kerja Industri di BLK Mojokerto

Tujuannya sederhana menjembatani kebutuhan industri dengan kompetensi pencari kerja.

Senyum Bahagia Korban Pencurian di Mojokerto usai Motornya Kembali

Dewi mengaku kaget saat mengetahui motornya raib. Motor itu merupakan satu-satunya kendaraan untuk berangkat kerja.

Komisi A DPRD Surabaya Dorong Pembelian Seragam Dinas di 4 OPD Gunakan APBD 2027

Empat OPD tersebut memiliki mobilitas tinggi karena personelnya bersentuhan langsung dengan berbagai persoalan masyarakat.