Selasa, 04 Agu 2026 21:12 WIB

Pria Asal Kenjeran Ditemukan Tewas Tenggelam di Sungai Kalimas Surabaya

Proses pencarian korban tenggelam di Kalimas (foto: BPBD Surabaya) 
Proses pencarian korban tenggelam di Kalimas (foto: BPBD Surabaya) 

selalu.id - Sungai Kalimas memakan korban. MA, pria berusia 21 tahun ditemukan tewas tenggelam, Sabtu (20/6/2026). 

Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kalimas Timur sisi utara, Kelurahan Krembangan Utara, Kecamatan Pabean Cantian. 

Baca Juga: Revitalisasi Pasar Keputran Surabaya Kini Sudah 60 Persen, Pemotongan Unggas Dipindah ke RPU

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik (Darlog) BPBD Kota Surabaya Linda Novanti mengatakan, laporan kejadian pertama kali diterima melalui Command Center 112 pada pukul 09.57 WIB.
 
Lima menit kemudian, petugas BPBD Kota Surabaya tiba di lokasi. Setibanya di  seberang Jalan Kelasi menuju arah Kalimas, petugas langsung melakukan upaya pencarian terhadap korban.

“Ketika petugas tiba di lokasi, korban masih berada di dalam sungai dan belum ditemukan. Selanjutnya langsung melakukan pencarian,” terangnya. 

Tim gabungan kemudian berkoordinasi dengan warga sekitar untuk mempercepat proses pencarian. Upaya pencarian dilakukan dengan teknik penyelaman manual di sekitar lokasi korban terakhir terlihat.

Proses pencarian berlangsung dengan menyisir area sungai yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya korban. Sejumlah personel gabungan terlibat dalam operasi pencarian tersebut.

Korban akhirnya ditemukan di dasar sungai. Posisinya sekitar dua meter dari titik terakhir terlihat sebelum tenggelam. Petugas pun segera mengevakuasinya ke tepi sungai. 

Baca Juga: Gagal Cari Cuan Pascabebas, Pengedar Sabu di Surabaya Kembali Masuk Bui

Saat ditemukan, tidak terdapat identitas yang melekat pada tubuh korban.Karena itu proses pendataan dilakukan secara manual.

Hasinya, korban diketahui berinisial MA, warga Tambak Wedi Tengah Timur, Kelurahan Tambak Wedi, Kecamatan Kenjeran, yang berdomisili di Kalimas Sudik. 

Jenazah kemudian dimasukkan ke dalam kantong jenazah sambil menunggu proses identifikasi.

Baca Juga: Penipuan Emas Online Beroperasi dari Dalam Lapas, Kerugian Capai Rp3,7 Miliar

Sementara itu, Tim Inafis Polres Pelabuhan Tanjung Perak melakukan identifikasi dan olah tempat kejadian perkara (TKP). Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan identitas serta kronologi kejadian.

Usai proses identifikasi selesai, jenazah dibawa menuju kamar jenazah RS Bhayangkara menggunakan ambulans Dinas Sosial. 

Petugas juga memastikan seluruh tahapan evakuasi berjalan lancar hingga korban diberangkatkan ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut, dengan didampingi pihak keluarga

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Pria di Gangsir Pasuruan Tewas usai Ditangkap Polisi, Keluarga Tuntut Keadilan

Keluarga menegaskan, jika ditemukan indikasi pelanggaran prosedur oleh oknum petugas, proses hukum tegas harus ditegakkan.

Potret Sentuhan Kemanusiaan Polisi untuk Korban KMP Mutiara Sentosa II

Pelayanan itu dilakukan agar proses evakuasi hingga penanganan pascakejadian berlangsung efektif dan seluruh korban dapat segera memperoleh pelayanan terbaik.

Kepala Basarnas Sebut Operasi SAR KMP Mutiara Sentosa II Segera Ditutup

Hingga saat ini belum ada laporan resmi terkait penumpang yang hilang, sehingga Basarnas optimis operasi pencarian dan pertolongan dapat segera dihentikan.

BPKH Salurkan Rp2,06 Triliun Nilai Manfaat Tahap I pada 5,7 Juta Jemaah Haji Tunggu

Penyaluran ini merupakan bagian dari optimalisasi manfaat dana haji yang dikelola secara berkelanjutan agar dapat dirasakan oleh seluruh jemaah.

Korban Meninggal dalam Tragedi KMP Mutiara Sentosa II Dapat Santunan Rp125 Juta per Orang

Wamenhub Suntana menyatakan pemberian santunan ini merupakan wujud nyata kehadiran pemerintah bagi masyarakat yang menjadi korban kecelakaan angkutan umum.

DPRD Minta Pemkot Surabaya Tak Tunggu Laporan Warga untuk Normalisasi Saluran Air

Pansus menilai langkah tersebut akan mengubah pola pengendalian banjir di Surabaya dari sistem reaktif menjadi sistem pencegahan yang lebih terukur.