Senin, 02 Nov 2026 13:24 WIB

Future Minds IDN: Dorong Keterbatasan Akses Pendidikan dan Pelatihan Menuju Kompetisi Tingkat Dunia

Jocelyn Cheryl Setiobudi dan adiknya, Jesselyn Michelle Setiobudi saat memberikan paparan di kelas inspirasi di SMPN 1 Kediri. (Dok. Future Minds IDN/selalu.id).
Jocelyn Cheryl Setiobudi dan adiknya, Jesselyn Michelle Setiobudi saat memberikan paparan di kelas inspirasi di SMPN 1 Kediri. (Dok. Future Minds IDN/selalu.id).

selalu.id - Semangat emansipasi dan pemerataan kesempatan yang diusung R.A. Kartini diwujudkan dalam aksi nyata oleh dua remaja asal Kota Kediri.

Dua remaja itu adalah Jocelyn Cheryl Setiobudi (16) dan adiknya, Jesselyn Michelle Setiobudi (15).

Baca Juga: Emas Batangan 250 Juta di Kediri Gagal Dicuri, 2 Pelaku Ditabrak Suami Korban

Keduanya mendirikan organisasi nirlaba Future Minds IDN yang fokus membina potensi matematika siswa dari kota-kota kecil, sekaligus mendobrak keterbatasan akses pendidikan dan pelatihan menuju kompetisi tingkat dunia.

Inisiatif ini menjadi bukti nyata peran generasi muda dalam memajukan bangsa, di mana kedua sosok ini memosisikan diri sebagai Kartini masa kini yang bergerak di bidang ilmu pengetahuan.

Jesselyn Michelle, yang menjabat sebagai Executive Director, menyatakan bahwa gagasan ini berangkat dari keprihatinan melihat ketimpangan kesempatan antara siswa di kota besar dan daerah.

Padahal, banyak pelajar di luar pusat kota yang memiliki bakat luar biasa namun terhambat oleh minimnya informasi dan fasilitas pembinaan.

“Saya melihat banyak sekali siswa berbakat di daerah yang sebenarnya punya potensi besar, tapi tidak punya akses ke pelatihan yang tepat. Ada jarak yang cukup lebar antara kualitas pembinaan di kota dan di daerah, dan kami ingin menjadi jembatannya,” kata Jesselyn kepada selalu.id, Selasa (21/4/2026).

Nama Jesselyn sendiri tidak asing di kancah pendidikan internasional. Ia berhasil meraih predikat bergengsi “Top in the World for Mathematics IGCSE” pada Juni 2025.

Berbekal pengalaman dan prestasi tersebut, bersama kakaknya Jocelyn yang berperan dalam pengembangan program, mereka merancang seluruh layanan Future Minds IDN secara gratis dan terbuka untuk umum.

Organisasi ini hadir menjawab tantangan utama yang dihadapi pelajar daerah, yaitu keterbatasan akses latihan soal berkualitas, strategi penyelesaian soal olimpiade, serta informasi mengenai ajang kompetisi dan peluang beasiswa luar negeri.

Baca Juga: Tambang Pasir Diduga Ilegal di Kediri Dikeluhkan Warga: Dekat Lahan Petani, Rusak Lingkungan

“Future Minds IDN hadir untuk menjembatani kesenjangan tersebut, supaya anak-anak dari kota kecil juga punya kesempatan yang sama untuk bersinar di panggung internasional. Prestasi tidak harus dimonopoli oleh mereka yang tinggal di kota besar atau memiliki fasilitas lengkap saja,” tegas dia.

Sejak resmi berdiri, Future Minds IDN telah meluncurkan sejumlah program unggulan, di antaranya pelatihan rutin mingguan, pembekalan strategi olimpiade, hingga penyediaan bank soal interaktif yang disusun secara bertahap dari tingkat dasar hingga lanjutan.

Tak hanya berbasis daring, tim juga menggelar workshop offline dengan konsep Math Games & Fun Learning yang ditujukan untuk berbagai kelompok usia.

Metode ini dirancang khusus agar siswa mampu mengembangkan pola pikir logis, analitis, dan kreatif sebagai bekal jangka panjang.

Kekuatan organisasi ini juga didukung oleh tim pendiri dan mentor yang tidak kalah berprestasi. Bergabung bersama kakak beradik ini adalah Alden Onggowarsito, Chloe Hidayat, dan Cedric Gunawan sebagai co-founder, serta para pembimbing seperti Fieveliona Wijaya dan Nadine Gunawan.

Baca Juga: Soal Suap Rekrutmen Perangkat Desa di Kediri, Dosen HTN Sebut Dipicu Lemahnya Pengawasan

Seluruh tim memiliki rekam jejak gemilang, baik sebagai peserta maupun peraih medali di ajang bergengsi seperti International Junior Mathematics Olympiad, World Mathematical Invitational, hingga kompetisi internasional di Thailand dan Hong Kong.

Dalam menjalankan programnya, Future Minds IDN aktif melakukan pendekatan langsung ke sekolah-sekolah guna memperkenalkan dunia olimpiade matematika sejak dini, sekaligus membuka saluran informasi yang sebelumnya sulit diakses oleh pelajar daerah.

Jesselyn menegaskan bahwa gerakan ini bukan sekadar proyek sesaat, melainkan bentuk investasi strategis bagi masa depan bangsa.

“Kami ingin menciptakan dampak jangka panjang, di mana siswa Indonesia bisa lebih percaya diri dan memiliki daya saing yang setara dengan pelajar dari negara lain. Ini adalah wujud kontribusi kami, sejalan dengan semangat perjuangan Kartini yang menginginkan kemajuan dan kesetaraan bagi seluruh anak bangsa,” jelasnya.

Ke depan, organisasi ini menargetkan ekspansi program ke lebih banyak wilayah di Indonesia, dengan ambisi melahirkan lebih banyak talenta muda yang mampu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional melalui bidang ilmu pengetahuan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Polda Jatim Siapkan Pengawalan Distribusi BBM dan Elpiji Antisipasi Kecurangan

Polisi juga menemukan adanya dugaan keterlibatan oknum dalam rantai penyimpangan distribusi bbm dan elpiji bersubsidi.

Pelindo Daya Sejahtera Perkuat Struktur Korporasi Lewat Konsolidasi Usaha

PDS direncanakan menggabungkan diri ke dalam PT Pendidikan Maritim dan Logistik Indonesia (PMLI).

Polda Jatim Bongkar 22 Kasus Penyalahgunaan BBM dan LPG Bersubsidi

Ini respons langsung terhadap keresahan masyarakat akibat kelangkaan bahan bakar bersubsidi yang belakangan sempat memicu antrean panjang di sejumlah SPBU.

7 Polisi Dimutasi usai Gerebek 3 Kader Gerindra Pesta Sabu, Polrestabes Surabaya: Pembinaan Karier

Surat telegram itu ditandatangani Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie Sulistiawan.

Gus Fawait Masuk Radar Pilgub Jatim 2029, LSN Perkuat Jaringan Daerah

Aspirasi itu muncul saat pengurus LSN berinteraksi langsung dengan masyarakat di lapangan.

Hasil Liga Italia: Juventus Bungkam Napoli 2-0, Alajbegovic Tampil Apik

Kebuntuan baru pecah di menit ke-70. Kerim Alajbegovic jadi pahlawan Juventus setelah menuntaskan umpan dari Edon Zhegrova.