Sabtu, 06 Jun 2026 08:20 WIB

Mojotirto Festival 2026 Digelar, Simbol Identitas Budaya Bumi Majapahit

Sambutan Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi dalam Mojotirto Festival 2026
Sambutan Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi dalam Mojotirto Festival 2026

selalu.id - Mojotirto Festival 2026 kembali digelar yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus penguatan identitas budaya Kota Mojokerto sebagai bagian dari Bumi Majapahit. Puncak acara ditandai dengan prosesi Larung Tirta Amerta yang berlangsung di Sungai Ngotok, setelah sebelumnya diawali dengan rangkaian Umbul Dungo dan penyatuan air dari berbagai sumber mata air.

Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Mojokerto memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Secara geografis, wilayah ini dikelilingi oleh tujuh aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Ia menyebutkan, Sungai Sadar, Sungai Ngrayung, Sungai Brangkal, Sungai Ngotok, Sungai Brantas, Sungai Watudakon, dan Sungai Cemporat merupakan anugerah yang harus dijaga bersama. Keberadaan sungai-sungai tersebut menjadi potensi besar bagi Kota Mojokerto untuk terus tumbuh dan berkembang.

“Air adalah sumber kehidupan. Maka Bumi Majapahit ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Kita berharap kekayaan sumber daya air ini menjadi sumber kesejahteraan dan pendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, sekaligus menjadi identitas Kota Mojokerto sebagai kota berbasis sejarah, budaya, dan pariwisata,” terangnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan bahwa Mojotirto Festival bukan sekadar pagelaran seni dan budaya, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam melestarikan nilai-nilai luhur, serta sebagai ungkapan rasa syukur atas berlimpahnya air sebagai sumber kehidupan.

Baca Juga: Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Mojotirto Festival, secara rutin diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa air bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang.

Dalam rangkaian kegiatan tahun ini, air dari berbagai daerah juga disatukan sebagai simbol persatuan dan harapan. Air tersebut berasal dari sejumlah titik bersejarah di kawasan Trowulan dan sekitarnya, seperti Sumur Upas di Candi Kedaton, Siti Inggil Trowulan, Situs Hayam Wuruk, Klinterejo Tribhuwana Tunggadewi, Sumur Sakti Gajah Mada di Jatirejo, Situs Damar Wulan, hingga Sumber Towo Jatirejo. Selain itu, turut dibawa pula air dari berbagai daerah di Jawa Timur oleh para duta wisata.

“Semalam kita telah menyatukan air dari berbagai kota dan kabupaten. Kita berdoa bersama agar air tetap menjadi anugerah bagi kita semua, dan tidak menjadi musibah,” harapnya.

Baca Juga: Bupati Mojokerto: Jaga Keutuhan Indonesia di Momen Peringatan Hari Lahir Pancasila!

Melalui prosesi sakral seperti Umbul Dungo dan Larung Tirta Amerta, masyarakat diajak untuk merefleksikan pentingnya menjaga keseimbangan alam, memperkuat nilai spiritual, serta membangun harmoni dalam kehidupan sosial.

Lebih jauh, festival ini juga dinilai memiliki peran strategis dalam mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Mojokerto. Dengan mengangkat kearifan lokal dan sejarah Majapahit, Mojotirto Festival diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Mojokerto di tingkat provinsi maupun nasional sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan sejarah.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.