Rabu, 22 Jul 2026 06:33 WIB

Mojotirto Festival 2026 Digelar, Simbol Identitas Budaya Bumi Majapahit

Sambutan Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi dalam Mojotirto Festival 2026
Sambutan Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi dalam Mojotirto Festival 2026

selalu.id - Mojotirto Festival 2026 kembali digelar yang menjadi simbol rasa syukur sekaligus penguatan identitas budaya Kota Mojokerto sebagai bagian dari Bumi Majapahit. Puncak acara ditandai dengan prosesi Larung Tirta Amerta yang berlangsung di Sungai Ngotok, setelah sebelumnya diawali dengan rangkaian Umbul Dungo dan penyatuan air dari berbagai sumber mata air.

Wakil Wali Kota Mojokerto, Rachman Sidharta Arisandi, dalam sambutannya menyampaikan bahwa Kota Mojokerto memiliki kekayaan alam yang luar biasa. Secara geografis, wilayah ini dikelilingi oleh tujuh aliran sungai yang menjadi sumber kehidupan masyarakat.

Baca Juga: Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Ia menyebutkan, Sungai Sadar, Sungai Ngrayung, Sungai Brangkal, Sungai Ngotok, Sungai Brantas, Sungai Watudakon, dan Sungai Cemporat merupakan anugerah yang harus dijaga bersama. Keberadaan sungai-sungai tersebut menjadi potensi besar bagi Kota Mojokerto untuk terus tumbuh dan berkembang.

“Air adalah sumber kehidupan. Maka Bumi Majapahit ini memiliki potensi besar untuk terus berkembang. Kita berharap kekayaan sumber daya air ini menjadi sumber kesejahteraan dan pendorong pertumbuhan ekonomi rakyat, sekaligus menjadi identitas Kota Mojokerto sebagai kota berbasis sejarah, budaya, dan pariwisata,” terangnya, Sabtu (18/4/2026).

Ia menegaskan bahwa Mojotirto Festival bukan sekadar pagelaran seni dan budaya, melainkan wujud nyata komitmen Pemerintah Kota Mojokerto dalam melestarikan nilai-nilai luhur, serta sebagai ungkapan rasa syukur atas berlimpahnya air sebagai sumber kehidupan.

Baca Juga: Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Mojotirto Festival, secara rutin diselenggarakan setiap tahun dalam rangka memperingati Hari Air Sedunia. Momentum tersebut menjadi pengingat bahwa air bukan hanya sumber kehidupan, tetapi juga amanah yang harus dijaga dan dilestarikan untuk generasi mendatang.

Dalam rangkaian kegiatan tahun ini, air dari berbagai daerah juga disatukan sebagai simbol persatuan dan harapan. Air tersebut berasal dari sejumlah titik bersejarah di kawasan Trowulan dan sekitarnya, seperti Sumur Upas di Candi Kedaton, Siti Inggil Trowulan, Situs Hayam Wuruk, Klinterejo Tribhuwana Tunggadewi, Sumur Sakti Gajah Mada di Jatirejo, Situs Damar Wulan, hingga Sumber Towo Jatirejo. Selain itu, turut dibawa pula air dari berbagai daerah di Jawa Timur oleh para duta wisata.

“Semalam kita telah menyatukan air dari berbagai kota dan kabupaten. Kita berdoa bersama agar air tetap menjadi anugerah bagi kita semua, dan tidak menjadi musibah,” harapnya.

Baca Juga: Nobar Final Piala Dunia 2026 di Mojokerto Bakal Digelar di GOR Seni Majapahit

Melalui prosesi sakral seperti Umbul Dungo dan Larung Tirta Amerta, masyarakat diajak untuk merefleksikan pentingnya menjaga keseimbangan alam, memperkuat nilai spiritual, serta membangun harmoni dalam kehidupan sosial.

Lebih jauh, festival ini juga dinilai memiliki peran strategis dalam mempromosikan potensi pariwisata dan ekonomi kreatif Kota Mojokerto. Dengan mengangkat kearifan lokal dan sejarah Majapahit, Mojotirto Festival diharapkan mampu memperkuat posisi Kota Mojokerto di tingkat provinsi maupun nasional sebagai destinasi wisata berbasis budaya dan sejarah.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sinergi Nasional dari Jember, Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kemudahan Usaha dan Pembiayaan Murah

Pemerintah Kabupaten Jember terus berkomitmen membantu UMKM agar mampu berkembang menjadi usaha yang lebih produktif dan berdaya saing.

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.