Selasa, 03 Nov 2026 18:23 WIB

Ternyata Begini Cara Pria Jadi-jadian saat Tipu Hingga Nikahi Wanita di Malang

Intan Anggraeni saat melapor ke Polresta Malang Kota. (Dok. Istimewa).
Intan Anggraeni saat melapor ke Polresta Malang Kota. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Intan Anggraeni, wanita asal Malang yang dinikahi oleh pria jadi-jadian, yang mengaku bernama Rey, mencurigai ada kejahatan lain selain pemalsuan dokumen yang telah dilaporkan ke Polresta Malang Kota.

Eko NS, perwakilan sekaligus pendamping korban mengatakan bahwa laporan yang dilayangkan terkait dugaan pemalsuan dokumen.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Taman Bunga di Malang dan Batu yang Instagramble, Cocok Buat Liburan

“Untuk saat ini kita melaporkan salah satunya pemalsuan dokumen. Dokumen ini digunakan untuk menikahi Saudari Intan,” katanya kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Eko mencurigai adanya indikasi kejahatan lain selain pemalsuan dokumen. Katanya, sebelum perkawinan siri pada 3 April 2026 lalu, Rey pernah mendesak Intan untuk membuat paspor dengan alasan akan diajak berobat ke luar negeri.

“Kita juga khawatir ada indikasi lain. Karena sebelum pernikahan, korban sempat diminta membuat paspor untuk diajak ke Kamboja, katanya untuk berobat. Ini yang membuat kita curiga, apalagi sekarang marak kasus-kasus seperti itu (penganiayaan),” jelas Eko.

Sementara Intan menceritakan, awalnya mengenal Rey pada awal Februari 2026 di sebuah Kafe di Kota Batu. Sejak awal Rey sudah memberikan kesan bahwa dirinya adalah laki-laki tulen.

“Kenalnya awal Februari, terus mulai pacaran tanggal 14 Februari. Dia ngaku cowok, dan selama ini kelakuannya juga seperti cowok asli,” ungkapnya.

Baca Juga: PLTS Terapung Terbesar ke-2 RI di Malang Siap Aliri Listrik Akhir 2026

Kesan sebagai laki-laki gagah juga tersirat dari cara bicara hingga penampilan. Wanita berusia 28 tahun ini pun tidak menaruh curiga sama sekali dengan Rey, hingga akhirnya ia mau dinikahi secara siri meskipun baru kenal dua bulan.

Penyamaran Rey sebagai laki-laki baru terungkap saat malam pertama. Ia menggunakan alat kelamin palsu. Menyadari “suaminya” ternyata perempuan, Intan seketika syok.

“Setelah saya tahu dia ternyata wanita, saya langsung menangis dan lapor ke orang tua,” kata Intan.

Sebenarnya kejanggalan sudah terasa sejak proses nikah siri. Tidak ada satu pun keluarga Rey yang hadir. Saat itu ia berkilah, sanak saudaranya meninggal.

Baca Juga: Andreas Eddy Susetyo Usul Gabungkan Konservasi, Ekowisata, dan Perikanan di CMC 

“Tapi setelah kita cek tidak ada yang meninggal sama sekali,” jelas Intan.

Kasus ini telah ditangani oleh Sat Reskrim Polresta Malang Kota.

“Benar laporan sudah kami terima. Saat ini kasusnya sedang kita dalami lebih lanjut,” kata Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo kepada wartawan, Rabu (8/4/2026).

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Perkenalan Karakter hingga Gestur Hantu, Intip Cerita Seru di Balik Syuting Film Piye To Kih?

Dara Saraswati, yang memerankan Sukma, misalnya, harus mendalami karakter dengan pembawaan berbeda dari manusia pada umumnya.

Nenek yang Dirampok Itu Tetangga Wakil Ketua DPRD Surabaya, Minta Pelaku Segera Ditangkap

Toni mengaku prihatin atas peristiwa yang menimpa Rohmani. Korban merupakan perempuan lansia yang sehari-hari berjualan rujak untuk menafkahi keluarganya.

Nenek Penjual Rujak di Surabaya jadi Korban Perampokan Sadis, Emas 30 Gram Raib

Korban diketahui bernama Rohmani (60). Rumahnya tak jauh atau tetangga dari kediaman Wakil Ketua DPRD Surabaya, Arif Fathoni.

Sekolah Gratis Disorot, DPRD Surabaya: Harus Benar Gratis Tanpa Pungutan Tambahan

Peringatan itu menguat setelah viralnya persoalan pungutan biaya acara perpisahan di salah satu SD Negeri Surabaya.

DPRD Jatim Minta Pemerintah dan Masyarakat Tingkatkan Kewaspadaan Bencana

Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas, terutama bagi warga yang tinggal di kawasan rawan banjir, longsor, dan aliran sungai.

Momen Halloween Ala Yokai Night Jepang di Surabaya

Konsep tersebut dipadukan dengan pengalaman makan buffet, pertunjukan samurai, tarot reading, hingga DJ lokal Surabaya.