Jumat, 18 Sep 2026 05:40 WIB

Cerita Pilu dari Malang: Suamiku Ternyata Perempuan!

Intan Anggraeni didampingi Eko, saat melapor ke Polresta Malang Kota. (Dok. Istimewa).
Intan Anggraeni didampingi Eko, saat melapor ke Polresta Malang Kota. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Kisah pilu dialami oleh Intan Anggraeni, wanita 28 tahun asal Malang. Pernikahannya yang baru seumur jagung harus kandas.

Usut punya usut, ternyata Rey, suaminya, adalah seorang perempuan. Alamak!

Baca Juga: Polisi Pasuruan Antisipasi Karhutla Meluas di Bukit Keciri Perbatasan Malang

Perkenalan Intan dan Rey bermula dari sebuah kafe di Kota Malang pada bulan Februari 2026. Tepat di hari valentine, 14 Februari, keduanya menjalin kasih dengan status berpacaran.

Secara fisik dan bahasa tubuhnya, tidak ada yang mencurigakan dari status Rey sebagai lelaki.

Kepada Intan, lelaki jadi-jadian itu mengaku bekerja sebagai konsultan.

“Ngakunya tinggal di Jakarta sebagai konsultan. Ternyata tinggal di Batu,” ungkap Intan kepada selalu.id, Rabu (8/4/2026).

Janji-janji manis diucapkan Rey yang ‘kebelet’ untuk menikahi Intan. Mulai dari membelikan rumah hingga mobil sport mewah.

“Saya disuruh buat paspor. Katanya mau diajak ke luar negeri, terus mau dibelikan rumah dan mobil lamborgini,” tambah Intan.

Rey kemudian menikahi Intan secara siri pada 3 April 2026.

Gelagat tidak baik Rey mulai tampak sejak saat itu, karena tidak ada satupun keluarganya yang hadir. Alasannya, ada kerabatnya yang meninggal.

Perwakilan keluarga sekaligus pendamping korban, Eko NS, mengatakan bahwa fakta mengejutkan terungkap saat malam pertama.

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Korban mendapati bahwa sosok yang dinikahinya bukanlah laki-laki, melainkan perempuan yang menyamar

“Dia pakai alat, seperti alat kelamin buatan (saat malam pertama). Di situ terungkap langsung,” ungkap Eko.

Alih alih mengaku, Rey malah mengancam Intan. Ia bahkan menyuruh orang untuk menculik Intan.

“Dia bilang kalau saya lapor ke Polres, dia juga akan laporkan saya. Semalam itu sempat nyuruh orang buat bawa saya” beber Intan.

Ancaman tersebut semakin menguatkan Intan untuk melapor kepada keluarganya. Keluarganya kemudian langsung bertindak tegas dengan mengusirnya dari rumah.

Baca Juga: Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Kasus tersebut kini telah dilaporkan ke Polresta Malang Kota. Pihak keluarga berharap aparat penegak hukum dapat mengusut tuntas kasus ini, termasuk mendalami kemungkinan adanya modus kejahatan lain di balik peristiwa tersebut.

Terpisah, Kasatreskrim Polresta Malang Kota, AKP Rahmad Aji Prabowo membenarkan adanya laporan tersebut.

Saat ini, pihaknya tengah mendalami kasus yang telah dilaporkan.

“Benar, laporan sudah kami terima. Saat ini kasus sedang kita dalami lebih lanjut,” jelasnya kepada wartawan.

 

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Surabaya Panaskan Mesin Atlet Menuju Porprov Jatim 2027 Lewat SRC

Penyelenggaraan SRC merupakan bagian dari komitmen Pemkot Surabaya bersama KONI untuk memastikan atlet tetap memiliki ruang bertanding dan kembangkan prestasi.

Dinkopumdag Surabaya Tegaskan Lapak SWK Gratis, Ada Praktik Sewa Ilegal Laporkan

Dinkopumdag Surabaya meminta masyarakat atau pihak yang dirugikan segera melapor jika memiliki bukti transaksi jual beli maupun sewa-menyewa lapak.

PMII Sidoarjo Bongkar Catatan RAPBD Perubahan 2026, Minta Pengesahan Ditunda

Ketua Umum PC PMII Sidoarjo, Muchammad Alfien Ananta mengatakan surat terbuka itu merupakan hasil kajian yang dilakukan selama kurang lebih lima bulan.

Bukan Cuma Kebersihan, Ini 4 Pilar dan Bobot Penilaian Lomba Kampung Pancasila Surabaya

Koordinator penilaian, Maria, mengatakan pembagian bobot itu menjadi dasar dalam menentukan kampung yang dinilai memenuhi berbagai aspek kehidupan bermasyakat.

AAI Gelar Munaslub dan Dialog Terbuka soal Masa Depan Advokat

Persoalan ini diamini oleh Dr. Grees Selly. Ia memaparkan saat ini terdapat lebih dari 50 organisasi advokat dengan standar yang berbeda-beda di Indonesia.

Momen 425 Pendonor Darah Surabaya Terima Penghargaan Spesial di HUT ke-81 PMI

Apresiasi tersebut diberikan atas konsistensi mereka yang tercatat sudah mendonorkan darahnya sebanyak 50 kali di PMI Kota Surabaya.