Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan
- Penulis : Ariyanto
- | Selasa, 11 Agu 2026 21:57 WIB
selalu.id - Penyidik Satreskrim Polres Pasuruan terus mendalami bentrokan di sekitar Polsek Sukorejo, Kabupaten Pasuruan, yang terjadi pada Senin (10/8) malam.
Insiden tersebut berujung pada pembakaran satu unit mobil patroli serta kerusakan pada dua kendaraan dinas kepolisian lainnya.
Baca Juga: 6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan
Kapolres Pasuruan, AKBP Agung Harto Cahyono menjelaskan, peristiwa bermula saat rombongan masyarakat yang baru saja menghadiri sebuah acara di wilayah Malang melintas di kawasan Kecamatan Sukorejo.
Di tengah perjalanan, rombongan tersebut sempat mengalami aksi saling hadang dengan kelompok lain.
Untuk mengantisipasi potensi bentrokan yang lebih besar, personel Polres Pasuruan bersama Polsek Sukorejo mengambil langkah diskresi dengan mengarahkan rombongan masuk ke area Mapolsek Sukorejo.

Baca Juga: Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka
"Rombongan masyarakat kami amankan dan diarahkan ke Mapolsek Sukorejo guna menghindari bentrokan. Namun dalam perkembangannya terjadi tindakan anarkis dari kelompok massa," kata Agung kepada wartawan, Selasa (11/8/2026).
Agung menegaskan bahwa Mapolsek Sukorejo bukan merupakan sasaran utama penyerangan. Area Polsek difungsikan petugas semata-mata sebagai lokasi perlindungan dan pengamanan rombongan masyarakat dari ancaman gesekan antarkelompok.
Namun, situasi di lokasi berubah tidak terkendali hingga memicu aksi anarkis dari sejumlah oknum. Tiga unit kendaraan dinas kepolisian menjadi sasaran perusakan, di mana satu di antaranya hangus dibakar.
Baca Juga: Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah
Saat ini, seluruh mobil kepolisian yang terdampak telah dievakuasi untuk kepentingan perbaikan serta pengumpulan barang bukti. Satreskrim Polres Pasuruan juga terus bergerak mengumpulkan alat bukti guna mengidentifikasi seluruh oknum yang bertanggung jawab.
Agung meminta masyarakat untuk tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi maupun informasi liar yang belum terverifikasi di media sosial.
"Polres Pasuruan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif," tegasnya.
Editor : Zein Muhammad