Sabtu, 26 Sep 2026 00:02 WIB

Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Mobil Polsek Sukorejo Pasuruan yang dibakar massa. (Dok. Tangkapan layar).
Mobil Polsek Sukorejo Pasuruan yang dibakar massa. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Wilayah Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, mencekam, Senin (10/8/2026) malam. Sekelompok oknum suporter terlibat bentrok dengan warga.

Dalam insiden ini, tiga mobil polisi menjadi sasaran amukan massa hingga dirusak dan dibakar.

Baca Juga: 6,1 Juta Batang Rokok dan Ribuan Liter Miras di Pasuruan Dimusnahkan

Kejadian tersebut bermula ketika sekelompok oknum suporter melintas dari arah selatan ke utara di Jalan Raya Surabaya-Malang, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan. Mereka diketahui lewat jalan tersebut setelah mengikuti kegiatan di Malang.

“Jadi, kejadiannya bermula saat rombongan masyarakat yang melintas usai mengikuti kegiatan di wilayah Malang mengalami aksi saling hadang di sekitar Kecamatan Sukorejo,” terang Kapolres Pasuruan, AKBP Agung Harto Cahyono, Selasa (11/8/2026).

Kata Agung, setelah itu situasi semakin memanas. Massa menyasar mobil dinas polisi. Tiga mobil dirusak hingga dibakar.

“Situasi memanas dan terjadi tindakan anarkis yang mengakibatkan kerusakan terhadap kendaraan dinas kepolisian,” ungkapnya.

Baca Juga: Gagal Curi Motor: Pelaku Lemparkan Bondet di Pasuruan, Satu Terluka

Atas situasi yang semaki memanas itu, personel polisi mengarahkan rombongan ke area Polsek Sukorejo. Hal ini untuk menghindari aksi bentrokan yang lebuh luas.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologis secara lengkap serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab,” jelas Agung.

Akibat insiden tersebut, satu unit kendaraan patroli Polsek Sukorejo hangus terbakar dan dua kendaraan dinas lainnya mengalami kerusakan. Seluruh kendaraan yang rusak telah dievakuasi untuk kepentingan penyelidikan dan perbaikan.

“Bangunan Mapolsek Sukorejo bukan menjadi sasaran utama, melainkan lokasi pengamanan masyarakat yang dilakukan oleh petugas guna mencegah bentrokan antar kelompok,” kata dia.

Baca Juga: Hari Jadi ke-1.097, Pemkab Pasuruan Ajak Semua Pihak Bergerak Bareng Bangun Daerah

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat.

Polisi juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.

“Polres Pasuruan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tandas Agung.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

ASN Surabaya jangan Enak-anakan, Begini Pesan Tegas DPRD

Sebelumnya, Wali Kota Eri Cahyadi telah menginstruksikan seluruh jajaran Pemkot untuk memindahkan sebagian aktivitas kerjanya ke Balai RW mulai Oktober 2026.

Progres RSUD Sedati Lampaui Target, Wabup Sidoarjo Wanti-wanti soal Kualitas Material

Inspeksi mendadak ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat terkait dugaan lambannya pengerjaan fisik di lokasi.

Pemkot Surabaya Larang Sekolah Jual Seragam Mulai Tahun Depan, Ini Penjelasannya

Selain penyelarasan desain, Pemkot Surabaya secara eksplisit melarang pihak sekolah negeri melakukan aktivitas jual beli seragam kepada siswa maupun orang tua.

RAPBD Jatim 2027 Turun 8,2 Persen, Golkar Pertanyakan Pemangkasan Belanja Modal

Golkar pun meminta Pemprov Jawa Timur menjelaskan strategi menjaga ketersediaan infrastruktur, konektivitas, hingga pemerataan layanan publik.

Viral Wadah MBG di Patrang Jember Disebut Kurang Bersih, Ini Kata Pihak Pengelola

Keluhan tersebut mengemuka setelah akun Facebook IWJ Ofisial milik Muhamad Abas mengunggah foto wadah makanan atau ompreng MBG yang dinilai kurang bersih.

Ketika Energi Bersih Menentukan Masa Depan Industri Indonesia

Dalam pidato pembukaan General Debate pada 22 September, Sekretaris Jenderal PBB António Guterres menyebut dunia sedang menghadapi empat tests of power.