Selasa, 11 Agu 2026 22:28 WIB

Bentrok Oknum Suporter dengan Warga di Pasuruan, 3 Mobil Polisi Dirusak dan Dibakar

Mobil Polsek Sukorejo Pasuruan yang dibakar massa. (Dok. Tangkapan layar).
Mobil Polsek Sukorejo Pasuruan yang dibakar massa. (Dok. Tangkapan layar).

selalu.id - Wilayah Kecamatan Sukorejo, Pasuruan, mencekam, Senin (10/8/2026) malam. Sekelompok oknum suporter terlibat bentrok dengan warga.

Dalam insiden ini, tiga mobil polisi menjadi sasaran amukan massa hingga dirusak dan dibakar.

Baca Juga: Polisi Buru Pelaku Pembakar dan Perusak Mobil Patroli dalam Bentrokan di Pasuruan

Kejadian tersebut bermula ketika sekelompok oknum suporter melintas dari arah selatan ke utara di Jalan Raya Surabaya-Malang, Kecamatan Sukorejo, Pasuruan. Mereka diketahui lewat jalan tersebut setelah mengikuti kegiatan di Malang.

“Jadi, kejadiannya bermula saat rombongan masyarakat yang melintas usai mengikuti kegiatan di wilayah Malang mengalami aksi saling hadang di sekitar Kecamatan Sukorejo,” terang Kapolres Pasuruan, AKBP Agung Harto Cahyono, Selasa (11/8/2026).

Kata Agung, setelah itu situasi semakin memanas. Massa menyasar mobil dinas polisi. Tiga mobil dirusak hingga dibakar.

“Situasi memanas dan terjadi tindakan anarkis yang mengakibatkan kerusakan terhadap kendaraan dinas kepolisian,” ungkapnya.

Baca Juga: DPRD-Pemkab Pasuruan Sepakati KUA-PPAS 2027, APBD Segera Masuk Tahap Penyusunan

Atas situasi yang semaki memanas itu, personel polisi mengarahkan rombongan ke area Polsek Sukorejo. Hal ini untuk menghindari aksi bentrokan yang lebuh luas.

“Saat ini kami masih melakukan penyelidikan untuk memastikan kronologis secara lengkap serta mengidentifikasi pihak-pihak yang bertanggung jawab,” jelas Agung.

Akibat insiden tersebut, satu unit kendaraan patroli Polsek Sukorejo hangus terbakar dan dua kendaraan dinas lainnya mengalami kerusakan. Seluruh kendaraan yang rusak telah dievakuasi untuk kepentingan penyelidikan dan perbaikan.

“Bangunan Mapolsek Sukorejo bukan menjadi sasaran utama, melainkan lokasi pengamanan masyarakat yang dilakukan oleh petugas guna mencegah bentrokan antar kelompok,” kata dia.

Baca Juga: Jatanras Polda Jatim Bekuk Mantan Satpam Pembunuh Nenek di Pasuruan

Hingga saat ini, Satreskrim Polres Pasuruan masih melakukan penyelidikan secara intensif dengan mengumpulkan alat bukti dan mengidentifikasi pihak yang terlibat.

Polisi juga mengimbau seluruh masyarakat agar tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi serta menyerahkan sepenuhnya proses penanganan kepada aparat penegak hukum.

“Polres Pasuruan akan menangani perkara ini secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku demi menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif,” tandas Agung.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Penanganan Banjir di Surabaya Masih Setengah Hati, DPRD Bongkar Penyebabnya

Pansus Banjir DPRD Surabaya pun mendorong agar normalisasi saluran menjadi pekerjaan rutin yang wajib dianggarkan, minimal setiap tiga tahun.

Konsisten Bangun Citra Positif, SIER Raih Penghargaan Indonesia PR Award 2026

Ahmad Fahrudin mengatakan, penghargaan tersebut menjadi apresiasi atas upaya SIER dalam membangun komunikasi dan reputasi perusahaan secara konsisten.

Jember Pecahkan Dua Rekor MURI dalam Peringatan HAN 2026

Capaian tersebut sekaligus mempertegas komitmen Jember dalam membangun ruang kegiatan yang inklusif, dengan memberikan kesempatan yang sama kepada anak-anak.

Ini Ciri-ciri Pria Misterius yang Ditemukan Tewas di Bawah Jembatan Suramadu

Polisi mengimbau kepada masyarakat apabila mengenali korban, bisa segera melapor ke pihak kepolisian.

Kunjungi Lahan Terdampak Kekeringan di Gresik, Mentan Amran Tawarkan Solusi Gak Pake Ribet

Data Kementerian Pertanian mencatat, 229,9 hektar lahan pertanian di Jawa Timur terdampak kekeringan. Dari angka itu, ada 19,2 hektar yang berada di Gresik.

Mayat Pria Misterius Ditemukan Mengapung di Bawah Jembatan Suramadu

Saat ini,jenazah pria misterius itu tengah dilakukan visum maupun otopsi di RSUD dr Soetomo Surabaya, untuk mengungkap identitasnya maupun penyebab kematiannya.