Minggu, 26 Jul 2026 13:23 WIB

Rusunami Bakal Dibangun di Surabaya, Warga yang Belum Punya Rumah Segera Daftar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Mar 2026 15:11 WIB
Pengesahan Perda Hunian Layak oleh DPRD dan Pemkot Surabaya. (Dok. Istimewa).
Pengesahan Perda Hunian Layak oleh DPRD dan Pemkot Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya resmi mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak dalam rapat paripurna, Senin (30/3/2026).

Aturan ini menjadi pijakan baru dalam menjamin standar keamanan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan tempat tinggal warga.

Baca Juga: Kos di Surabaya Bisa jadi Data Hunian: Penghuni Dipermudah Pemilik Kos Resah

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyebut perda tersebut merupakan hasil pembahasan panjang antara eksekutif dan legislatif sejak 2023, yang kini difokuskan tidak hanya pada tata ruang makro, tetapi juga menyentuh langsung kualitas hunian masyarakat.

“Perda ini bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap warga Surabaya memiliki rumah yang layak, aman, dan nyaman,” jelasnya.

Salah satu poin strategis dalam perda ini adalah pengaturan pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) sebagai solusi hunian terjangkau, khususnya bagi pasangan muda dan generasi Z.

Skema ini berbeda dengan rumah susun sewa (rusunawa) karena memberikan hak kepemilikan kepada masyarakat.

Pemkot merencanakan pembangunan Rusunami mulai 2026 di kawasan Tambakwedi dan Sememi, dengan target mulai beroperasi pada 2027.

Baca Juga: Gelar Gerak Jalan Serentak 40 Kota, IKPI Pecahkan Rekor MURI

Program ini diharapkan menjadi salah satu instrumen menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

Selain hunian vertikal, perda ini juga mempertegas aturan terkait usaha rumah kos. Pemkot membedakan secara jelas antara rumah kos dengan sistem pengawasan pemilik dan kos-kosan yang beroperasi seperti hotel harian.

Eri menegaskan, praktik kos campur tanpa pengawasan dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan. Karena itu, regulasi ini juga diarahkan untuk mendukung Surabaya sebagai kota layak anak.

Baca Juga: Wali Kota Eri Tegaskan Restoran di Surabaya yang Tolak Sistem Pajak Digital Lebih Baik Tutup

“Rumah kos harus jelas pengelolaannya, ada pemilik yang tinggal, dan penghuni dipisah. Kalau seperti hotel harian campur, itu yang kita tertibkan,” tegasnya.

Dengan disahkannya perda ini, Pemkot Surabaya berharap memiliki instrumen yang lebih kuat untuk memastikan kualitas hunian warga sekaligus melakukan pendataan yang lebih akurat terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah.

Eri mengapresiasi dukungan DPRD dalam pembahasan perda tersebut. Ia optimistis kebijakan ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga Kota Pahlawan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Lansia Ditemukan Tak Bernyawa di Kamar Mandi Makam Jumadil Kubro Mojokerto

Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut dari rumah sakit.

Porkab Sidoarjo Berakhir, Atlet Dijanjikan Bonus dan Prioritas Sekolah

selalu.id - Prestasi olahraga di Kabupaten Sidoarjo ke depan tidak hanya akan dihargai melalui raihan medali dan bonus. Pemerintah Kabupaten Sidoarjo mulai

JFC 2026 Dinilai jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Kreatif, Bupati Optimistis Tekan Angka Kemiskinan

Dengan meningkatnya aktivitas ekonomi, pemkab optimis upaya menurunkan angka kemiskinan dapat berjalan lebih cepat.

Gus Fawait Sebut JFC Bukan Sekadar Karnaval, tetapi Investasi Masa Depan Jember

Selama event berlangsung, tingkat kunjungan wisatawan meningkat sehingga mendorong pertumbuhan usaha.

Pasca Home Care Jember Diluncurkan, DPR: Layak Jadi Percontohan Nasional

Konsep ini sejalan dengan visi Prabowo Subianto yang menempatkan pembangunan sumber daya manusia sebagai salah satu prioritas nasional.

SIER Perkuat Sinergi dengan Pemkot Surabaya, Dorong Riset dan Inovasi untuk Keberlanjutan Ekosistem Lingkungan

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tentang Sinergi Program Pembangunan di Kota Surabaya.