Selasa, 27 Okt 2026 22:09 WIB

Rusunami Bakal Dibangun di Surabaya, Warga yang Belum Punya Rumah Segera Daftar

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 31 Mar 2026 15:11 WIB
Pengesahan Perda Hunian Layak oleh DPRD dan Pemkot Surabaya. (Dok. Istimewa).
Pengesahan Perda Hunian Layak oleh DPRD dan Pemkot Surabaya. (Dok. Istimewa).

selalu.id - Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bersama DPRD Kota Surabaya resmi mengesahkan Peraturan Daerah (Perda) tentang Hunian Layak dalam rapat paripurna, Senin (30/3/2026).

Aturan ini menjadi pijakan baru dalam menjamin standar keamanan, kenyamanan, dan kesehatan lingkungan tempat tinggal warga.

Baca Juga: Pengelola Pasar Tanjungsari Surabaya Minta Pemkot Tak Tebang Pilih Terapkan Perda

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi menyebut perda tersebut merupakan hasil pembahasan panjang antara eksekutif dan legislatif sejak 2023, yang kini difokuskan tidak hanya pada tata ruang makro, tetapi juga menyentuh langsung kualitas hunian masyarakat.

“Perda ini bentuk tanggung jawab pemerintah untuk memastikan setiap warga Surabaya memiliki rumah yang layak, aman, dan nyaman,” jelasnya.

Salah satu poin strategis dalam perda ini adalah pengaturan pembangunan Rumah Susun Sederhana Milik (Rusunami) sebagai solusi hunian terjangkau, khususnya bagi pasangan muda dan generasi Z.

Skema ini berbeda dengan rumah susun sewa (rusunawa) karena memberikan hak kepemilikan kepada masyarakat.

Pemkot merencanakan pembangunan Rusunami mulai 2026 di kawasan Tambakwedi dan Sememi, dengan target mulai beroperasi pada 2027.

Baca Juga: Pasar Keputran Surabaya Ditargetkan Rampung Oktober 2026, Jika Molor Sanksi Menanti

Program ini diharapkan menjadi salah satu instrumen menekan angka kemiskinan sekaligus meningkatkan kualitas hidup warga.

Selain hunian vertikal, perda ini juga mempertegas aturan terkait usaha rumah kos. Pemkot membedakan secara jelas antara rumah kos dengan sistem pengawasan pemilik dan kos-kosan yang beroperasi seperti hotel harian.

Eri menegaskan, praktik kos campur tanpa pengawasan dinilai berpotensi mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan. Karena itu, regulasi ini juga diarahkan untuk mendukung Surabaya sebagai kota layak anak.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Perwali Hunian Layak Segera Terbit usai Temuan Kos 6 Lantai

“Rumah kos harus jelas pengelolaannya, ada pemilik yang tinggal, dan penghuni dipisah. Kalau seperti hotel harian campur, itu yang kita tertibkan,” tegasnya.

Dengan disahkannya perda ini, Pemkot Surabaya berharap memiliki instrumen yang lebih kuat untuk memastikan kualitas hunian warga sekaligus melakukan pendataan yang lebih akurat terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan perbaikan rumah.

Eri mengapresiasi dukungan DPRD dalam pembahasan perda tersebut. Ia optimistis kebijakan ini akan memberikan dampak jangka panjang bagi peningkatan kesejahteraan warga Kota Pahlawan.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Waspada Cuaca Ekstrem di Nganjuk Beberapa Hari ke Depan, Ini Imbauan BMKG

Waspadai bencana susulan, mulai dari pohon tumbang, banjir genangan di kawasan perkotaan, hingga ancaman tanah longsor.

Jomblo Merapat, Ini Tips Bahagia dari Psikolog

Banyaknya pasangan di suatu area ternyata tak berdampak langsung pada kebahagiaan warga lajang. Kepuasan hidup mereka relatif stabil.

PLTS Terapung Terbesar ke-2 RI di Malang Siap Aliri Listrik Akhir 2026

Percepatan ini menjadi komitmen PLN NP dalam memperkuat bauran energi baru terbarukan (EBT) dan mengawal transisi energi nasional.

Viral BPJS Kesehatan Dikabarkan Mau Dihapus, Ini Faktanya

BPJS Kesehatan meminta masyarakat tetap tenang dan tidak mudah terprovokasi oleh spekulasi yang belum terverifikasi kebenarannya.

Mitsubishi Pajero Rilis SUV Terbaru, Intip Kecagihan dan Harganya

Diproduksi langsung di fasilitas Mitsubishi Motors Laem Chabang, Provinsi Chonburi, Thailand menawarkan Pajero terbaru dalam tiga pilihan varian.

Sekum MUI Jatim Ajak Pemuda Bangun Bangsa dengan Ilmu dan Amal Saleh

Gus Hasan menekankan semangat persatuan yang lahir dari Sumpah Pemuda harus terus dihidupkan di tengah keberagaman bangsa.