Rabu, 09 Sep 2026 22:34 WIB

Mobil Alphard Tabrak 13 Kendaraan di Surabaya, 5 Orang Terluka

Penampakan kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Menur Pumpungan Surabaya. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).
Penampakan kecelakaan beruntun yang terjadi di Jalan Menur Pumpungan Surabaya. (Dok. Kedaruratan 112 Surabaya).

selalu.id - Mobil Toyota Alphard bernomor polisi N 1882 NCI terlibat kecelakaan beruntun di Jalan Menur Pumpungan, Kecamatan Sukolilo, Surabaya, Rabu (9/9/2026) sore.

Mobil mewah tersebut menyapu belasan kendaraan hingga menyebabkan lima orang luka-luka.

Baca Juga: Kecelakaan Beruntun di Depan Polres Mojokerto, Satu Pemotor Tewas

Informasi yang dihimpun, insiden tersebut bermula saat Toyota Alphard hitam itu terlebih dahulu menabrak sebuah kendaraan Daihatsu Xenia di persimpangan lampu merah Jalan Arif Rahman Hakim.

Alih-alih berhenti, pengemudi Alphard justru tancap gas melarikan diri ke arah Jalan Menur Pumpungan.

Salah satu saksi mata sekaligus korban, Jeriko (26), menceritakan bahwa mobil pelaku sempat terhenti karena kondisi lalu lintas yang padat. Namun, pengemudi tetap memaksakan kendaraan melaju hingga menabrak beruntun deretan kendaraan di depannya tanpa mengindahkan batas aman.

"Tadi macet, sopirnya sempat berhenti. Berhentinya itu bukan kayak mobil biasanya, gasnya itu ditekan. Pas mulai jalan, langsung diseruduk dari belakang semua tanpa klakson," ungkap Jeriko.

Laju Alphard baru benar-benar terhenti setelah menghantam rombong bakso serta menyeruduk mobil Toyota Yaris putih dan sejumlah kendaraan yang tengah terparkir di bahu jalan.

Baca Juga: Brio Ludes Terbakar usai Hantam Truk di Tol Sumo: Satu Balita Tewas, 3 Lainnya Terluka

Pengendara lain yang turut menjadi korban, Naufal (19), menyebutkan ada dugaan pengemudi dalam kondisi mengantuk hingga terpengaruh obat-obatan saat mengemudikan kendaraan.

"Tadi sempat ada informasi dari warga di sana, katanya pengemudinya pakai obat," tuturnya.

Terpisah, Kanit Lantas Polsek Sukolilo, Ipda Bambang Sutrisno membenarkan insiden beruntun yang melibatkan belasan kendaraan tersebut. Total terdapat 13 kendaraan yang terdampak dalam musibah ini.

"Total kendaraannya ada 13, terdiri dari tiga kendaraan roda empat dan 10 sepeda motor," sebutnya kepada wartawan.

Baca Juga: Adu Banteng Dua Motor Terjadi di Mojokerto, 3 Nyawa Melayang di TKP

Bambang memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Lima korban luka-luka, termasuk beberapa yang mengalami luka berat, langsung dievakuasi ke RSUD Haji Surabaya untuk penanganan medis.

Terkait dugaan pengemudi dalam pengaruh obat atau alkohol, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman.

"Pengemudi Alphard sudah diamankan di Polsek Sukolilo. Kasus ini diserahkan dan ditangani lebih lanjut oleh Unit Reskrim," jelas Bambang.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Entas Kemiskinan, Pemkab Sidoarjo dan BAZNAS Genjot Potensi ZIS hingga Desa

Program ini akan disinergikan dengan lima pilar BAZNAS Sidoarjo, yakni Sidoarjo Cerdas, Sidoarjo Makmur, Sidoarjo Sehat, Sidoarjo Taqwa, dan Sidoarjo Peduli.

Telusuri Dokumen Pengadilan, PT Kedap Sayaaq Bongkar Jejak Kecurangan Proses Kepailitan

Kuasa hukum PT Kedap Sayaaq, Prayogha Rizky, menegaskan bahwa meski secara formal prosedur terlihat sah, terdapat indikasi kuat iktikad tidak baik di baliknya.

Kali Surabaya Tercemar Berat, PJT I Buka-bukaan soal Penyebabnya

Uniknya, status tercemar berat ini bukan melulu imbas dari insiden kebakaran industri yang belakangan menyita perhatian publik.

Kursi Jabatan Strategis di Sidoarjo Banyak yang Kosong, BKD Mulai Buka Seleksi

Tak hanya itu, nasib sekitar 1.300 tenaga non-ASN juga masih menggantung menunggu kejelasan.

PLN NP UP Paiton Sabet 2 Penghargaan Apresiasi EBTKE 2026

Dua trofi yang berhasil dibawa pulang yakni Juara 1 Kategori Co-firing Bioenergi serta Juara 2 Kategori On-Grid Self Consumption.

Demokrat Setujui Raperda Penyertaan Modal Jamkrida Jatim, Minta Tambahan Rp100 Miliar Berdampak Nyata

Jamkrida Jatim dituntut tak sekadar menjadi BUMD yang sehat secara finansial, tetapi juga menjalankan peran strategis sebagai penggerak pembangunan.