Kemen PU Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat hingga Jalan Baru, Akankah Merata?
- Penulis : Zein Muhammad
- | Senin, 30 Mar 2026 13:36 WIB
selalu.id - Program percepatan pembangunan terus dilakukan Kementerian Pekerjaan Umum (PU). Pembangunan itu seperti jalan baru hingga sekolah rakyat.
Program ini merupakan Instruksi Presiden (Inpres) 2025.
Baca Juga: Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional
Dalam Inpres itu, Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan pembangunan lintas sektor untuk memperkuat ketahanan pangan, pendidikan, dan konektivitas nasional dapat diselesaikan pada 2026.
Pembangunan itu meliputi percepatan jaringan irigasi, rehabilitasi sekolah keagamaan, pembangunan Sekolah Rakyat (SR), peningkatan Infrastruktur Jalan Daerah, hingga pengembangan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional (KSPEAN).
Seluruh program tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan dasar bagi masyarakat.
Inpres pertama yakni Inpres Nomor 2 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan, Peningkatan, Rehabilitasi, Serta Operasi dan Pemeliharaan Jaringan Irigasi untuk Mendukung Swasembada Pangan, di mana Presiden menargetkan pembangunan ini mencapai 500.000 hektare (ha) pada 2026.
"Target penanganan Inpres Irigasi (Inpres Nomor 2 Tahun 2025) mencapai 500.000 ha di 2026," kata Kementerian PU dalam Instagram resminya @kementerianpu, Senin (30/3/2026).
Selanjutnya, Inpres Nomor 7 Tahun 2025, yakni tentang Percepatan Pelaksanaan Program Pembangunan dan Revitalisasi Satuan Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menegah, Pembangunan dan Pengelolaan Sekolah Menegah atas Unggul Garuda, dan Digitalisasi Pembelajaran.
Baca Juga: Bupati Jember Fawait Pastikan Pendidikan Berkualitas Bagi Anak-anak Keluarga Miskin
Dalam Inpres ini, Kementerian PU menargetkan rehabilitasi sekolah keagamaan pada 2026 mencapai 1.000 unit sekolah baru.
"Target rehabilitasi sekolah keagamaan mencapai 1.000 unit," sebut Kementerian PU.
Sementara Inpres Nomor 8 Tahun 2025 tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem, untuk memenuhi Inpres tersebut, Kementerian PU menargetkan sebanyak 204 unit Sekolah Rakyat akan terbangun di 2026.
Selanjutnya, untuk memenuhi Inpres Nomor 11 Tahun 2025 tentang Percepatan Peningkatan Konektivitas Jalan Daerah untuk Mendukung Swasembada Pangan dan Energi, Kementerian PU menargetkan dapat meningkatkan jalan sepanjang 2.191 km, pembangunan jalan daerah sepanjang 231 km, dan pembangunan jembatan sepanjang 589 m.
Baca Juga: Agak Lain, Ribuan Warga Jember Turun ke Jalan Dukung Program MBG
Terakhir, dalam memenuhi Inpres Nomor 14 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembangunan Kawasan Swasembada Pangan, Energi, dan Air Nasional, Kementerian PU menargetkan pembangunan sistem pengendalian banjir seluas 7.503 ha pada 2026, dari target keseluruhan seluas 10.000 ha.
Kemudian pembangunan jaringan irigasi rawa seluas 7.483 ha pada 2026 dari target keseluruhan seluas 10.000 ha, pembukaan akses jalan sepanjang 138,5 km, dan pembangunan lapis pondasi agregat sepanjang 51,3 km.
"Langkah ini menjadi bagian dari upaya membangun wilayah yang lebih mandiri, terhubung, dan berkelanjutan," jelas Kementerian PU.
Editor : Zein Muhammad