Selasa, 03 Feb 2026 01:38 WIB

Pemkot Pastikan Semua Kader Masuk Surabaya Hebat dan Dapat Insentif

  • Penulis : Ade Resty
  • | Kamis, 10 Mar 2022 08:56 WIB
Asisten Administrasi Umum Pemkot Surabaya, Febria Rachmanita
Asisten Administrasi Umum Pemkot Surabaya, Febria Rachmanita

selalu.id - Pemerintah Kota Surabaya menegaskan akan memberikan insentif kepada kader yang telah bekerja dan tercantum dalam SK.

Asisten Administrasi Umum Pemkot Surabaya, Febria Rachmanita mengatakan bahwa sesuai kebijakan dan arahan Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, semua kader yang namanya tercantum dalam SK Kader 2021 wajib diberikan apresiasi oleh Pemkot tanpa terkecuali.

Baca Juga: TKBM yang Hilang saat Insiden Kapal Pasific 88 di Surabaya Ditemukan Meninggal

Selain itu Feny menjelaskan nama-nama kader itu diwajibkan wali kota tetap masuk ke dalam SK Kader Surabaya hebat tahun 2022.

"Untuk kader yang namanya sudah tercantum di SK Kader tahun 2021 dan pasti masuk kedalam SK Kader Surabaya Hebat yang sudah membantu pemkot pada bulan Januari-Februari, maka akan diberikan apresiasi dalam bentuk insentif Rp 400 ribu per bulan," kata Feny, Rabu (9/3/2022).

Apresiasi tersebut diberikan pada setiap awal bulan, Feni menjelaskan bulan Januari diberikan di awal bulan Februari. Lalu, bulan Februari diberikan pada Maret, dan seterusnya.

Karena itu, Feny memastikan bahwa apresiasi bulan Januari akan diberikan sebelum tanggal 10 Maret.

"Untuk bulan Februari akan diberikan sebelum tanggal 18 Maret. Dan apresiasi selanjutnya akan diberikan sebelum tanggal 15 pada bulan selanjutnya," terangnya.

Feny menerangkan, bahwa apresiasi ini akan disampaikan kepada seluruh kader. Jika ada nama kader yang tercantum di SK 2021, akan tetap menjadi bagian Kader Surabaya Hebat tahun 2022.

Lanjut Feny, apabila belum mendapatkan apresiasi dari pemkot sebagai insentif dan namanya belum tercantum dalam SK Kader Surabaya Hebat tahun 2022, maka segera melaporkan kepada lurah.

Baca Juga: Kapal Pacific 88 Kecelakaan di Tanjung Perak Surabaya: Kontainer Berjatuhan ke Laut, 1 TKBM Hilang

Sehingga, pemerintah kota pastikan akan memasukkan dalam SK Kader Surabaya Hebat dan memberikan apresiasi sesuai perintah wali kota.

"Jadi sebagai bentuk apresiasi, Pemkot Surabaya memberikan insentif untuk para kader yang sudah bekerja di bulan Januari-Februari 2022. Semua kader diberikan insentif yang sama, per bulan Rp400 ribu," kata Feny.

Feny menyampaikan bahwa Wali Kota Eri menginstruksikan kepada jajaran pemerintah kota bahwa kader adalah bagian dari pemerintah yang memberikan informasi terkait permasalahan.

"Pemkot yang harus yang memberikan intervensi. Karena semua itu menjadi tanggung jawab Pemkot Surabaya, bukan menjadi tanggung jawab kader,” ujar Feny

Baca Juga: Wali Kota Surabaya Minta Pengusaha Lapor Jika Lahannya Dipakai Parkir Oknum Tanpa Izin 

Tahun 2022, kata Feny, kader di Kota Surabaya adalah Kader Surabaya Hebat yang semuanya terdiri dari kader-kader yang sudah tercatat pada Kader SK tahun 2021.

Pergerakan kader akan lebih terkoordinir karena setiap kader Surabaya Hebat akan bergerak dan berkonsentrasi di setiap RT.

Feny menambahkan, jumlah kader akan ditentukan jumlahnya berdasarkan jumlah kepala keluarga dalam setiap RT.

“Wali Kota Surabaya juga meminta laporan yang disampaikan kader cukup melalui aplikasi sayang warga berdasarkan hasil dilapangan tidak perlu membuat laporan lagi dalam bentuk cetak yang rumit yang dibebankan kepada Kader Surabaya hebat sehingga tidak 2 (dua) kali kerja,” imbuhnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Viral Satpol PP Kota dan Kabupaten Probolinggo Nyaris Baku Hantam saat Penertiban PKL, Ini Penyebabnya

Kabid Tantribum Satpol PP Kota Probolinggo, Angga Budi Pramudya, menegaskan bahwa penertiban dilakukan sesuai aturan.

Transformasi Korupsi di DPRD Jatim: Dari P2SEM, Pokir hingga Fee Istri Siri

Anggaran Pokir yang sebelumnya dikelola secara terpusat kini "disembunyikan" dalam alokasi anggaran berbagai dinas daerah.

Mayat Bayi Perempuan Dalam Tas Ransel Ditemukan di Hutan Mojokerto

Mayat bayi tersebut ditemukan oleh Sukkamto, petugas Tahura yang saat itu berpatroli mengecek irigasi sungai di atas area hutan.

Pimpinan Fraksi DPRD Jatim Disebut Terlibat dalam Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes 

Informasi yang diperoleh dari sumber selalu.id menyebut, pimpinan fraksi itu berasl dari partai berwarna kuning. 

Wagub Jatim Emil Dardak dan Seskab Teddy Bertemu Empat Mata, Jabatan Wamenkeu?

Pengamat politik, Surokim menilai bahwa isu ini membuka peluang munculnya pasangan calon baru dalam kontestasi Pilgub Jawa Timur mendatang.

Dugaan Korupsi Pengadaan Laptop Ponpes dari Pokir DPRD Jatim, Gempar Desak Inspektorat Lakukan Audit

Gempar Jatim juga menyoroti pentingnya transparansi hasil pemeriksaan kepada publik serta tindak lanjut hukum apabila ditemukan pelanggaran.