Kamis, 04 Jun 2026 13:53 WIB

Commuter Line Hari Pertama Lebaran Penuh, Rute Dhoho, Penataran, dan Supas jadi Favorit

  • Penulis : Ade Resty
  • | Sabtu, 21 Mar 2026 18:12 WIB
Suasana penumpang mudik lebaran hari pertama di Stasiun Gubeng Surabaya
Suasana penumpang mudik lebaran hari pertama di Stasiun Gubeng Surabaya

selalu.id - Memasuki hari pertama Lebaran 2026, KAI Commuter Wilayah 8 Surabaya mengoperasikan 50 perjalanan Commuter Line untuk mengantisipasi mobilitas warga yang melakukan silaturahmi ke berbagai daerah penyangga.

Lonjakan penumpang mulai terlihat usai pelaksanaan Salat Id, seiring tingginya minat masyarakat menggunakan kereta komuter sebagai alternatif transportasi yang dinilai lebih praktis dan bebas macet.

Baca Juga: Kereta Api Jadi Transportasi Favorit Turis Berwisata di Jatim saat Libur Lebaran

Rute favorit seperti Dhoho, Penataran, hingga Supas menjadi andalan warga untuk menjangkau wilayah sekitar Surabaya.

VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, mengatakan pihaknya memprioritaskan kenyamanan pengguna, terutama keluarga yang bepergian bersama anak-anak dan lansia.

“Fokus utama hari ini adalah kenyamanan keluarga, mengingat banyaknya pengguna Commuter Line yang membawa anak-anak dan lansia,” ujar Karina dalam keterangannya, Sabtu (21/3/2026).

Ia menambahkan, petugas disiagakan penuh di stasiun maupun di dalam kereta untuk memastikan kelancaran arus penumpang.

Baca Juga: Kebun Binatang Surabaya Membludak saat Libur Lebaran, Ini yang Jadi Favorit Anak-anak

“Petugas kami di stasiun maupun di dalam rangkaian kereta telah disiagakan ekstra untuk membantu kelancaran alur pengguna mulai dari pintu masuk, naik kereta, di atas kereta bahkan pada saat akan turun dan keluar stasiun,” jelasnya.

Berdasarkan data KAI Commuter, Stasiun Surabaya Gubeng menjadi stasiun dengan volume pengguna tertinggi, mencapai 5.292 orang. Posisi ini mengukuhkan Gubeng sebagai pusat transit utama yang menghubungkan perjalanan antarkota dan transportasi publik di dalam kota.

Di posisi kedua, Stasiun Malang mencatat 2.204 pengguna, disusul Stasiun Sidoarjo dengan 2.195 pengguna. Kedua stasiun tersebut menjadi simpul penting pergerakan warga, baik untuk mudik lokal maupun perjalanan wisata.

Baca Juga: Commuter Line di Jatim Jadi Favorit Transportasi untuk Bepergian ke Wisata

Untuk mengurangi antrean di loket, KAI Commuter mengimbau masyarakat menggunakan aplikasi Access by KAI serta membatasi barang bawaan.

Selain itu, pengamanan diperketat melalui patroli rutin di area stasiun dan dalam kereta guna mengantisipasi kepadatan serta menjaga keselamatan penumpang.

“KAI Commuter mengucapkan Selamat Idul Fitri 1447 H kepada seluruh pengguna Commuter Line Wilayah 8 Surabaya. KAI Commuter berkomitmen memastikan perjalanan mudik lokal tahun ini bukan sekadar mobilisasi massa, melainkan sebuah perjalanan aman dan berkesan,” tutup Karina.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.