Kebun Binatang Surabaya Membludak saat Libur Lebaran, Ini yang Jadi Favorit Anak-anak
- Penulis : Ade Resty
- | Selasa, 24 Mar 2026 18:35 WIB
selalu.id - Pengunjung Kebun Binatang Surabaya (KBS) membludak saat libur Lebaran, Selasa (24/3/2026).
"Hari ini ada sebanyak 40 ribu pengunjung yang masuk," sebut Kepala Seksi Humas KBS, Lintang Ratri Sunarwidhi.
Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus
Ia mengatakan, pengunjung merupakan keluarga yang memanfaatkan momen libur untuk mengajak anak-anak berwisata sekaligus belajar mengenal satwa secara langsung.
Tingginya angka kunjungan menunjukkan KBS masih menjadi pilihan utama wisata edukatif saat libur Lebaran.
“Selama periode libur nasional dan cuti bersama Nyepi serta Idulfitri, tercatat sekitar 40 ribu pengunjung datang. Mayoritas keluarga yang ingin anak-anak bisa melihat dan mengenal satwa secara langsung,” jelas Lintang.
Pola kunjungan tahun ini menunjukkan pengunjung lebih tertarik berkeliling melihat koleksi satwa dibanding mencoba wahana permainan.
Baca Juga: Beredar Kabar Gerai Mie Gacoan di Surabaya Banyak yang Disegel, Ada Apa?
Seperti interaksi langsung dengan hewan, menurut Lintang menjadi pengalaman yang paling dicari, terutama bagi anak-anak.
Dari sisi akses, pintu utama dan pintu 12 masih menjadi jalur favorit pengunjung. Sementara itu, akses melalui Tunnel TIJ–KBS juga mencatat kontribusi signifikan, yakni sekitar 40 hingga 49 persen dari total arus kunjungan.
Menariknya, pada hari kedua Lebaran, KBS juga mulai diramaikan wisatawan mancanegara yang jumlahnya mencapai ratusan orang hingga akhir masa libur.
Baca Juga: Mampir di Surabaya, Hasto Bicara Soal Tudingan PDIP Sebagai Dalang Aksi Demonstrasi
Selain itu, kehadiran anakan satwa turut menjadi daya tarik tersendiri. Beberapa di antaranya seperti kapibara, merak, musang, hingga landak, mencuri perhatian pengunjung, khususnya anak-anak.
“Kehadiran anakan satwa ini menjadi magnet tersendiri karena anak-anak bisa melihat langsung proses kehidupan satwa,” tandas Lintang.
Editor : Zein Muhammad