Kamis, 04 Jun 2026 05:58 WIB

PPKM Surabaya Turun Level 2, Sekolah Tatap Muka Naik 50 Persen

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 08 Mar 2022 23:04 WIB
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi

selalu.id - Berdasarkan Instruksi Menteri Dalam Negeri nomor 15 tahun 2022 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), di Kota Surabaya akhirnya turun menjadi level 2.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, mengatakan bahwa status tersebut tak lepas dari penilaian berdasarkan jumlah pasien yang dirawat di rumah sakit.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

"Saya sudah yakin kalau Surabaya bakal PPKM level 2, karena Surabaya ibukota provinsi. Yang sakit dan dirawat di rumah sakit kan tidak semua orang Surabaya, tetapi bisa dari luar daerah," kata Eri, Selasa (8/2/2022).

Eri menjelaskan dengan status PPKM level 2 ini, Kota Surabaya saatnya kembali membangkitkan ekonomi yang sudah digeber.
Dalam waktu dekat, Eri bakal membuka kembali taman-taman yang ada di Kota Pahlawan.

"InshaAllah, tapi kami lakukan evaluasi 2-3 hari lagi dengan BPBD dan Linmas baru akan dibuka. Sudah banyak yang kangen dengan Tunjungan Romansa," jelasnya.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Tak hanya itu, kapasitas Pembelajaran Tatap Muka (PTM) juga akan ditingkatkan menjadi 50 persen yang sebelumnya hanya 25 persen.

"InshaAllah bakal didiskusikan dengan pentahelix dan Dispendik," kata dia.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Lebih lanjut Eri menambahkan, penurunan status PPKM Level 2, tidak lepas dari do’a dan ketaatan warga Surabaya. Maka dari itu, dirinya berpesan kepada warga Surabaya agar tetap menjaga protokol kesehatan dimanapun.

"Aku gak jumawa yang penting warga Surabaya berdoa semua. Ini bagus demi kebaikan bersama.Saya titip ke warga Surabaya prokes dan yang belum vaksinasi booster, ayo vaksin," pungkasnya. (Ade/SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.

Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

Federasi berkuda Sidoarjo membuka kesempatan seluas-luasnya bagi atlet muda untuk berpartisipasi tanpa terbebani biaya. Menampilkan bakat hingga jadi atlet.