Rabu, 21 Okt 2026 01:18 WIB

Data Kemenhub RI Sebut Jumlah Pemudik Turun, Kapolri: Kadang Survey Tak Sesuai 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Mar 2026 18:40 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok.Istimewa).
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok.Istimewa).

selalu.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian tetap meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Hal ini dilakukan meski jumlah pemudik tahun ini diprediksi mengalami penurunan.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pergerakan masyarakat selama musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 145 juta orang.

Baca Juga: Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Namun, Kapolri menegaskan bahwa prediksi survei tidak selalu sama dengan kondisi riil di lapangan saat pelaksanaan mudik.

“Dari hasil survei Kementerian Perhubungan memang ada penurunan kurang lebih 1 koma sekian persen. Dari 145 juta menjadi 143 juta. Namun dalam praktiknya, hasil survei dengan realita di lapangan seringkali terjadi perbedaan,” kata Listyo saat meninjau kesiapan mudik lebaran 2026 di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, ketidaksesuaian antara hasil survei dan kondisi di lapangan pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Bahkan dari hasil pemantauan di sejumlah titik krusial, volume kendaraan dan penumpang justru menunjukkan tren peningkatan.

Ia mencontohkan hasil pengecekan yang dilakukan di kawasan Pelabuhan Merak. Di lokasi tersebut, pergerakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum tercatat meningkat dibandingkan estimasi awal.

Baca Juga: Kapolri Mutasi Lagi Perwira Polisi, Berikut Daftarnya

“Di lapangan terjadi peningkatan. Saat kita melakukan pengecekan di Merak, terlihat ada kenaikan perjalanan baik penumpang, kendaraan pribadi yang melintas maupun kendaraan angkutan,” ujarnya.

Karena itu, Kapolri meminta seluruh personel tidak meremehkan prediksi survei dan tetap menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Selain itu, pemerintah bersama sejumlah pemangku kepentingan juga telah menyiapkan tambahan sarana transportasi. Beberapa di antaranya berupa penambahan rangkaian kereta api hingga armada kapal penyeberangan jika terjadi peningkatan jumlah pemudik.

Baca Juga: Dishub Kota Mojokerto Sabet 2 Penghargaan dalam Pelayanan Publik

“Semuanya harus siap menghadapi kemungkinan lonjakan. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan dan dari KAI juga sudah mempersiapkan. Begitu juga di penyeberangan, kapal tambahan akan disiapkan apabila diperlukan,” jelasnya.

Listyo memastikan pemerintah akan mengupayakan pelayanan terbaik agar arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan lancar.

“Tentunya kita mempersiapkan segala kemungkinan apabila terjadi hal-hal yang membutuhkan pelayanan ekstra. Harapannya seluruh stakeholder bisa bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kisah Dua Saudara di Nganjuk Merawat Takdir Gamelan Legendaris di Panggung Dunia

Satu paket gamelan lengkap dibanderol mulai Rp90 juta untuk material besi puncu kuningan, sedangkan untuk material full kuningan mencapai Rp300 juta per paket.

Gegara Sampah, Garasi Rumah dan Mobil di Nganjuk Ludes Terbakar

Atas kejadian ini, pihak Damkar mengimbau masyarakat untuk tidak membakar sampah sembarangan, terutama saat kondisi cuaca berangin, apalagi musim kemarau.

Polda Jatim Minta Mahasiswa Kritis dan Objektif Sikapi Isu Daerah

Polda Jatim komitmen untuk terus memelihara komunikasi yang berkesinambungan dengan elemen mahasiswa demi terciptanya stabilitas kamtibmas yang aman dan damai.

Bunda Jelita Surabaya Integrasikan Layanan Ibu dan Bayi Sejak Catin hingga Pascapersalinan

Integrasi ini memudahkan masyarakat mengakses layanan administrasi kependudukan tanpa harus mendatangi sejumlah kantor pelayanan secara terpisah.

Guru SMK Hamil 8 Bulan Tewas Usai Tabrak Minibus di Mojokerto, Ini Namanya

Peristiwa tragis itu terjadi ketika korban sedang perjalanan hendak menuju tempatnya mengabdi sebagai pendidik di Kecamatan Jatirejo, Kabupaten Mojokerto.

Gelar Razia Simpatik, Petugas Bagi-bagi Helm SNI Buat Pengendara Taat Pajak di Sidoarjo

Ke depan, operasi simpatik dan penagihan dari rumah ke rumah akan terus digencarkan secara bergiliran di sejumlah lokasi strategis di Kabupaten Sidoarjo.