Jumat, 05 Jun 2026 23:09 WIB

Data Kemenhub RI Sebut Jumlah Pemudik Turun, Kapolri: Kadang Survey Tak Sesuai 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Mar 2026 18:40 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok.Istimewa).
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok.Istimewa).

selalu.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian tetap meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Hal ini dilakukan meski jumlah pemudik tahun ini diprediksi mengalami penurunan.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pergerakan masyarakat selama musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 145 juta orang.

Baca Juga: Kapolri Mutasi 108 Perwira Tinggi dan Menengah, Ini Daftarnya

Namun, Kapolri menegaskan bahwa prediksi survei tidak selalu sama dengan kondisi riil di lapangan saat pelaksanaan mudik.

“Dari hasil survei Kementerian Perhubungan memang ada penurunan kurang lebih 1 koma sekian persen. Dari 145 juta menjadi 143 juta. Namun dalam praktiknya, hasil survei dengan realita di lapangan seringkali terjadi perbedaan,” kata Listyo saat meninjau kesiapan mudik lebaran 2026 di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, ketidaksesuaian antara hasil survei dan kondisi di lapangan pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Bahkan dari hasil pemantauan di sejumlah titik krusial, volume kendaraan dan penumpang justru menunjukkan tren peningkatan.

Ia mencontohkan hasil pengecekan yang dilakukan di kawasan Pelabuhan Merak. Di lokasi tersebut, pergerakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum tercatat meningkat dibandingkan estimasi awal.

Baca Juga: Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

“Di lapangan terjadi peningkatan. Saat kita melakukan pengecekan di Merak, terlihat ada kenaikan perjalanan baik penumpang, kendaraan pribadi yang melintas maupun kendaraan angkutan,” ujarnya.

Karena itu, Kapolri meminta seluruh personel tidak meremehkan prediksi survei dan tetap menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Selain itu, pemerintah bersama sejumlah pemangku kepentingan juga telah menyiapkan tambahan sarana transportasi. Beberapa di antaranya berupa penambahan rangkaian kereta api hingga armada kapal penyeberangan jika terjadi peningkatan jumlah pemudik.

Baca Juga: Commuter Line Hari Pertama Lebaran Penuh, Rute Dhoho, Penataran, dan Supas jadi Favorit

“Semuanya harus siap menghadapi kemungkinan lonjakan. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan dan dari KAI juga sudah mempersiapkan. Begitu juga di penyeberangan, kapal tambahan akan disiapkan apabila diperlukan,” jelasnya.

Listyo memastikan pemerintah akan mengupayakan pelayanan terbaik agar arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan lancar.

“Tentunya kita mempersiapkan segala kemungkinan apabila terjadi hal-hal yang membutuhkan pelayanan ekstra. Harapannya seluruh stakeholder bisa bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.