Selasa, 21 Jul 2026 19:56 WIB

Data Kemenhub RI Sebut Jumlah Pemudik Turun, Kapolri: Kadang Survey Tak Sesuai 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Mar 2026 18:40 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok.Istimewa).
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok.Istimewa).

selalu.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian tetap meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Hal ini dilakukan meski jumlah pemudik tahun ini diprediksi mengalami penurunan.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pergerakan masyarakat selama musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 145 juta orang.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur 

Namun, Kapolri menegaskan bahwa prediksi survei tidak selalu sama dengan kondisi riil di lapangan saat pelaksanaan mudik.

“Dari hasil survei Kementerian Perhubungan memang ada penurunan kurang lebih 1 koma sekian persen. Dari 145 juta menjadi 143 juta. Namun dalam praktiknya, hasil survei dengan realita di lapangan seringkali terjadi perbedaan,” kata Listyo saat meninjau kesiapan mudik lebaran 2026 di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, ketidaksesuaian antara hasil survei dan kondisi di lapangan pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Bahkan dari hasil pemantauan di sejumlah titik krusial, volume kendaraan dan penumpang justru menunjukkan tren peningkatan.

Ia mencontohkan hasil pengecekan yang dilakukan di kawasan Pelabuhan Merak. Di lokasi tersebut, pergerakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum tercatat meningkat dibandingkan estimasi awal.

Baca Juga: Kapolri Mutasi 108 Perwira Tinggi dan Menengah, Ini Daftarnya

“Di lapangan terjadi peningkatan. Saat kita melakukan pengecekan di Merak, terlihat ada kenaikan perjalanan baik penumpang, kendaraan pribadi yang melintas maupun kendaraan angkutan,” ujarnya.

Karena itu, Kapolri meminta seluruh personel tidak meremehkan prediksi survei dan tetap menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Selain itu, pemerintah bersama sejumlah pemangku kepentingan juga telah menyiapkan tambahan sarana transportasi. Beberapa di antaranya berupa penambahan rangkaian kereta api hingga armada kapal penyeberangan jika terjadi peningkatan jumlah pemudik.

Baca Juga: Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

“Semuanya harus siap menghadapi kemungkinan lonjakan. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan dan dari KAI juga sudah mempersiapkan. Begitu juga di penyeberangan, kapal tambahan akan disiapkan apabila diperlukan,” jelasnya.

Listyo memastikan pemerintah akan mengupayakan pelayanan terbaik agar arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan lancar.

“Tentunya kita mempersiapkan segala kemungkinan apabila terjadi hal-hal yang membutuhkan pelayanan ekstra. Harapannya seluruh stakeholder bisa bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Diskon BPHTB Surabaya 40 Persen: Fokus Rumah Pertama, Lindungi PAD dan Bantu MBR

Menurut Yuga, efektivitas kebijakan tidak cukup diukur dari besarnya potongan yang diberikan, tetapi dari peningkatan transaksi jual beli properti.

Komitmen Pemkab Jember untuk Pesantren: Dari Beasiswa Internasional, Insentif Guru Ngaji hingga Layanan Kesehatan Gratis

Gus Fawait juga umumkan pembentukan Forum Komunikasi Pondok Pesantren sebagai wadah resmi mempererat koordinasi antara Pemkab Jember dengan seluruh ponpes.

Gebrakan Menko AHY di Benoa: Relokasi Kapal Perikanan demi Terwujudnya Marina District

Nantinya, Marina District akan mampu menampung hingga 180 unit yacht dengan ukuran maksimal panjang 90 meter. 

Nenek di Mojokerto jadi Korban Perampasan, Kalung Emas 7 Gram Raib

Saat beraksi, pelaku berpura-pura memberi makanan kepada korban, kemudian langsung merampas kalung emas yang dipakai korban. 

Puluhan Motor dan Truk Terjaring Razia di Mojokerto, Banyak yang Belum Bayar Pajak

Razia ini digelar karena jumlah warga yang membayar pajak kendaraan bermotor dan memperpanjang uji berkala kendaraan atau KIR mengalami penurunan.

Pemkab Sidoarjo Dorong Perbaikan Sekolah Terpencil dan Usulan Tunjangan Khusus Guru Pesisir

Pemkab Sidoarjo menilai seluruh anak berhak memperoleh fasilitas pendidikan yang aman dan nyaman tanpa membedakan lokasi tempat tinggal mereka.