Sabtu, 05 Sep 2026 15:17 WIB

Data Kemenhub RI Sebut Jumlah Pemudik Turun, Kapolri: Kadang Survey Tak Sesuai 

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Mar 2026 18:40 WIB
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok.Istimewa).
Kapolri Listyo Sigit Prabowo, saat meninjau Stasiun Gubeng Surabaya. (Dok.Istimewa).

selalu.id – Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia, Listyo Sigit Prabowo, menginstruksikan seluruh jajaran kepolisian tetap meningkatkan kesiagaan dalam menghadapi arus mudik Lebaran 2026. Hal ini dilakukan meski jumlah pemudik tahun ini diprediksi mengalami penurunan.

Berdasarkan data dari Kementerian Perhubungan Republik Indonesia, pergerakan masyarakat selama musim mudik tahun ini diperkirakan mencapai 143 juta orang. Angka tersebut sedikit lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang mencapai sekitar 145 juta orang.

Baca Juga: Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Gus Dur 

Namun, Kapolri menegaskan bahwa prediksi survei tidak selalu sama dengan kondisi riil di lapangan saat pelaksanaan mudik.

“Dari hasil survei Kementerian Perhubungan memang ada penurunan kurang lebih 1 koma sekian persen. Dari 145 juta menjadi 143 juta. Namun dalam praktiknya, hasil survei dengan realita di lapangan seringkali terjadi perbedaan,” kata Listyo saat meninjau kesiapan mudik lebaran 2026 di Stasiun Surabaya Gubeng, Minggu (15/3/2026).

Menurutnya, ketidaksesuaian antara hasil survei dan kondisi di lapangan pernah terjadi pada tahun-tahun sebelumnya. Bahkan dari hasil pemantauan di sejumlah titik krusial, volume kendaraan dan penumpang justru menunjukkan tren peningkatan.

Ia mencontohkan hasil pengecekan yang dilakukan di kawasan Pelabuhan Merak. Di lokasi tersebut, pergerakan kendaraan pribadi maupun angkutan umum tercatat meningkat dibandingkan estimasi awal.

Baca Juga: Kapolri Mutasi 108 Perwira Tinggi dan Menengah, Ini Daftarnya

“Di lapangan terjadi peningkatan. Saat kita melakukan pengecekan di Merak, terlihat ada kenaikan perjalanan baik penumpang, kendaraan pribadi yang melintas maupun kendaraan angkutan,” ujarnya.

Karena itu, Kapolri meminta seluruh personel tidak meremehkan prediksi survei dan tetap menyiapkan berbagai skenario untuk mengantisipasi lonjakan penumpang.

Selain itu, pemerintah bersama sejumlah pemangku kepentingan juga telah menyiapkan tambahan sarana transportasi. Beberapa di antaranya berupa penambahan rangkaian kereta api hingga armada kapal penyeberangan jika terjadi peningkatan jumlah pemudik.

Baca Juga: Kapolri Sebut Jumlah Kecelakaan Selama Lebaran 2026 Turun 7,8 Persen

“Semuanya harus siap menghadapi kemungkinan lonjakan. Di kereta tadi saya tanya apakah ada kereta tambahan dan dari KAI juga sudah mempersiapkan. Begitu juga di penyeberangan, kapal tambahan akan disiapkan apabila diperlukan,” jelasnya.

Listyo memastikan pemerintah akan mengupayakan pelayanan terbaik agar arus mudik dan arus balik Lebaran 2026 berjalan lancar.

“Tentunya kita mempersiapkan segala kemungkinan apabila terjadi hal-hal yang membutuhkan pelayanan ekstra. Harapannya seluruh stakeholder bisa bersinergi memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.