Kamis, 04 Jun 2026 11:59 WIB

83 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tertahan di Makkah, DPR RI Minta Pemerintah Jamin Keselamatan

  • Penulis : Inung
  • | Rabu, 11 Mar 2026 15:14 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania. (Foto: Inung/selalu.id).
Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania. (Foto: Inung/selalu.id).

‎‎selalu.id - Sebanyak 83.000 ribu jemaah haji asal Indonesia sempat tertahan di Makkah dan Madinah akibat perang antara AS-Israel dengan Iran.

Bahkan, pemberangkatan jemaah umrah Indonesia ke Tanah Suci juga ditunda demi keselamatan.

Baca Juga: Gejolak Dunia Picu Peralihan Mobil Dinas ke Listrik

‎‎Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, mengatakan, pihaknya meminta pihak pemerintah untuk menjamin keselamatan para jemaah saat pemberangkatan maupun pemulangan di tengah pergelutan geopolitik hingga memicu gangguan penerbangan ke Arab Saudi.

‎"Pada saat awal perang itu ada sekitar 83.000 jemaah umrah Indonesia yang tertahan di Mekkah maupun Madinah. Jadi sempat tertahan, bukan di tahan. Tapi sekarang sudah berangsur pulang dan tidak ada kendala, memang sempat tertunda," jelasnya, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Harga Pupuk Nonsubsidi Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, DPRD Jatim: Ini Sangat Berbahaya!

‎Selain itu, Dini meminta pemerintah untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para jemaah.

Terutama bagi mereka yang mengalami penundaan penerbangan agar tetap bisa kembali ke tanah air dengan aman.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Siapkan Langkah Strategis untuk Petakan Dampak Konflik Timur Tengah

‎"Komisi VIII meminta kementerian terkait memberi semacam jaminan atau perlindungan bahwa jemaah yang penerbangannya tertunda tetap bisa sampai dan pulang dengan aman,” tegas Dini.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.