Rabu, 21 Okt 2026 19:41 WIB

83 Ribu Jemaah Haji Indonesia Tertahan di Makkah, DPR RI Minta Pemerintah Jamin Keselamatan

  • Penulis : Inung
  • | Rabu, 11 Mar 2026 15:14 WIB
Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania. (Foto: Inung/selalu.id).
Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania. (Foto: Inung/selalu.id).

‎‎selalu.id - Sebanyak 83.000 ribu jemaah haji asal Indonesia sempat tertahan di Makkah dan Madinah akibat perang antara AS-Israel dengan Iran.

Bahkan, pemberangkatan jemaah umrah Indonesia ke Tanah Suci juga ditunda demi keselamatan.

Baca Juga: Keselamatan Jemaah Umrah Prioritas, Kemenhaj RI: Batasi Perjalanan di Saudi

‎‎Anggota Komisi VIII DPR RI, Dini Rahmania, mengatakan, pihaknya meminta pihak pemerintah untuk menjamin keselamatan para jemaah saat pemberangkatan maupun pemulangan di tengah pergelutan geopolitik hingga memicu gangguan penerbangan ke Arab Saudi.

‎"Pada saat awal perang itu ada sekitar 83.000 jemaah umrah Indonesia yang tertahan di Mekkah maupun Madinah. Jadi sempat tertahan, bukan di tahan. Tapi sekarang sudah berangsur pulang dan tidak ada kendala, memang sempat tertunda," jelasnya, Rabu (11/3/2026).

Baca Juga: Gejolak Dunia Picu Peralihan Mobil Dinas ke Listrik

‎Selain itu, Dini meminta pemerintah untuk memberikan jaminan perlindungan kepada para jemaah.

Terutama bagi mereka yang mengalami penundaan penerbangan agar tetap bisa kembali ke tanah air dengan aman.

Baca Juga: Harga Pupuk Nonsubsidi Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, DPRD Jatim: Ini Sangat Berbahaya!

‎"Komisi VIII meminta kementerian terkait memberi semacam jaminan atau perlindungan bahwa jemaah yang penerbangannya tertunda tetap bisa sampai dan pulang dengan aman,” tegas Dini.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Banyak Kabel Semrawut di Surabaya, DPRD Minta Pemkot Tertibkan dan Tegas Pada Provider

Bukan hanya mengganggu pemandangan, kabel yang sudah tidak digunakan juga dinilai tak semestinya dibiarkan menggantung begitu saja, harus ditertibkan.

Aksi Motoran Santri Sidoarjo Kampanyekan Tertib Lalu Lintas Sambut HSN 2026

Tak sekadar konvoi, Motoran Santri membawa pesan “Motor Santun”, yakni ajakan berkendara secara aman, tertib, dan bertanggung jawab. 

Kisah Penjual Peyek di Nganjuk Terancam Kehilangan Rumah atas Utang Mendiang Suami Rp690 Juta

Rumah tinggal Lilik terancam disita dan dilelang oleh BRI Cabang Nganjuk atas klaim utang mendiang suaminya, Puji Astanto, sebesar Rp690 juta.

45 Ribu Reklame di Surabaya, Ratusan Masih Bandel dan Nunggak Pajak

Kepala Bidang Pajak Daerah Bapenda Surabaya Ekkie Noorisma menyebut, dua biang keroknya klasik tidak berizin dan belum bayar pajak.

21 Anggota Geng Motor Pengeroyok Pengunjung Angkringan di Mojokerto Diringkus

Tiga orang dilaporkan menjadi korban dan mengalami luka-luka, salah satunya luka robek diduga akibat senjata tajam.

Doa Kebangsaan di Mojokerto, Ning Ita dan Kapolres Kompak Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran

Doa bersama menjadi ikhtiar menyatukan tekad sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, aparat, dan tokoh masyarakat dalam membangun bangsa.