Sabtu, 13 Jun 2026 14:42 WIB

Pemkab Mojokerto Siapkan Langkah Strategis untuk Petakan Dampak Konflik Timur Tengah

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra bersama forkopimda rapat koordinasi soal konflik Timur Tengah. (Dok. Pemkab Mojokerto).
Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra bersama forkopimda rapat koordinasi soal konflik Timur Tengah. (Dok. Pemkab Mojokerto).

selalu.id - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mojokerto bergerak cepat merespons dinamika global dengan menggelar rapat koordinasi antisipasi dampak perang timur tengah.

Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam memetakan potensi dampak konflik Iran-Israel dan Amerika Serikat terhadap stabilitas ekonomi nasional hingga daerah, sekaligus merumuskan langkah mitigasi yang konkret dan terukur.

Baca Juga: Lagi Asyik Latihan Musik, Motor Pemuda di Mojokerto Dicuri Maling

Konflik global yang dipicu serangan Amerika Serikat ke Iran pada 28 Februari 2026 berpotensi mengganggu jalur strategis Selat Hormuz yang dilalui sekitar 20 persen distribusi minyak dunia.

Kondisi tersebut memicu lonjakan harga energi, ketidakpastian geopolitik, hingga tekanan terhadap perekonomian global yang berdampak langsung pada Indonesia, seperti meningkatnya inflasi, pelemahan nilai tukar rupiah, hingga menurunnya investasi dan aktivitas ekspor.

Bupati Mojokerto Muhammad Al Barra menegaskan, pemerintah daerah harus sigap dan adaptif menghadapi situasi global yang tidak menentu.

Ia menekankan pentingnya menjaga stabilitas harga, khususnya bahan kebutuhan pokok, agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

"Dinamika global akibat konflik di Timur Tengah berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap stabilitas ekonomi, baik nasional maupun daerah. Untuk itu, kita harus memperkuat langkah antisipatif secara bersama," tegasnya, Senin (30/3/2026).

Bupati yang akrab disapa Gus Barra ini mendorong penguatan perlindungan sosial bagi masyarakat miskin dan rentan melalui bantuan yang tepat sasaran, termasuk optimalisasi bantuan langsung tunai berbasis data akurat.

Baca Juga: Polres Mojokerto Kota Bongkar Narkoba Jenis Baru, Harganya Bikin Geleng Kepala

Selain itu, efisiensi dan penataan ulang APBD menjadi langkah penting dengan memprioritaskan belanja yang berdampak langsung bagi masyarakat serta mengurangi kegiatan yang kurang produktif.

Dari sisi sektoral, dampak konflik global diperkirakan akan menekan industri pengolahan dan UMKM akibat kenaikan biaya energi dan bahan baku.

Kondisi ini juga berpotensi menurunkan daya beli masyarakat, meningkatkan risiko pengangguran, serta memperbesar angka kemiskinan.

Di tingkat daerah, tekanan juga diprediksi terjadi pada belanja pemerintah, penurunan transfer ke daerah, serta pergeseran prioritas kebijakan menuju stabilisasi harga dan bantuan sosial.

Baca Juga: Wali Kota Mojokerto Serukan Aparat Berantas Cukai Ilegal dengan Penegakan Humanis

Untuk itu, Pemkab Mojokerto juga menekankan pentingnya penguatan ketahanan pangan melalui monitoring harga secara berkala dan penguatan rantai pasok, serta menjaga ketahanan energi dengan mendorong efisiensi di seluruh sektor.

"Selain itu, kewaspadaan fiskal menjadi kunci agar kebijakan daerah tetap responsif dan tidak membebani keuangan daerah secara berlebihan," jelas Gus Barra.

Tak lupa, ia juga mengajak seluruh jajaran untuk memperkuat sinergi dan bekerja secara cepat, tepat, dan terukur.

"Saya mengajak seluruh perangkat daerah untuk terus memperkuat kolaborasi, sehingga pembangunan tetap berjalan optimal dan kesejahteraan masyarakat dapat kita jaga di tengah tantangan global,” pungkas Gus Barra.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Peringati Harganas ke-33, KB Permanen di Jember Sasar 234 Perempuan dan 25 Laki-laki

Target akseptor MOW di Jember berkisar 250 peserta dan kini hampir seluruhnya telah terpenuhi.

Demi Tingkatkan Layanan ke Masyarakat, Polres Probolinggo Resmikan Gedung SPKT Baru

Kapolres Probolinggo juga mengingatkan seluruh personel yang bertugas di SPKT agar mengedepankan sikap ramah, responsif, dan berorientasi pada solusi.

Diduga Ada yang Nyontek di Seleksi Direksi PDAM Delta Tirta, Begini Pengakuan Seorang Peserta

"Saya duduk bersebelahan dengan yang diduga pelaku. Selain saya, ada yang duduk di depan dan di belakang yang juga mengetahui kejadian tersebut," ungkap Sigit.

Surabaya Jadi Percontohan Nasional Program Indonesia-UEA Cegah Sampah Plastik ke Laut

Surabaya dipilih sebagai kota pertama pelaksanaan program karena dinilai memiliki komitmen kuat dalam pengelolaan sampah dan pengendalian pencemaran lingkungan.

Antar Penumpang ke Bandara Juanda, Driver Ojol Tewas Tertabrak Mobil

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan saat berkendara di kawasan bandara yang memiliki lalu lintas kendaraan cukup padat.

Ternyata, Ini Penyebab Aliran Air di Tambaksari Surabaya Tidak Lancar

Saat ini proses penelusuran jaringan masih berlangsung dan PAM Surya Sembada menargetkan distribusi air di wilayah terdampak dapat kembali berjalan optimal.