Jumat, 05 Jun 2026 03:07 WIB

Bupati Sidoarjo Pastikan RSUD Sidoarjo Barat Beroperasi Pada Akhir Maret 2022

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 07 Mar 2022 20:02 WIB
Bupati Muhdlor saat memeriksa ruangan di RSUD Krian
Bupati Muhdlor saat memeriksa ruangan di RSUD Krian

selalu.id - RSUD Krian alias RSUD Sidoarjo Barat siap beroperasi pada akhir Maret 2022 dengam membuka pelayanan rawat jalan. Seiring dengan pemenuhan fasilitas, pelayanan rawat inap bakal dimulai bulan Juni 2022.

"Nanti bulan Juni 2022 rawat inap bisa dibuka sekaligus grand launching oleh Menteri Kesehatan Pak Budi Gunadi Sadikin," ujar Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali usai memimpin apel bersama karyawan-karyawati RSUD Krian dalam rangka persiapan pelayanan RSUD Krian, Senin (7/3/2022).

Baca Juga: Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Bupati Muhdlor mengatakan, berdirinya RSUD Krian adalah wujud pemerataan pelayanan kesehatan masyarakat. Sebelumnya pelayanan kesehatan masih terpusat di tengah kota, sehingga warga di kawasan Sidoarjo barat harus menempuh jarak dan waktu yang menyita energi untuk bisa ke RSUD Sidoarjo di pusat kota.

"Sekarang warga Krian, Balongbendo, Tarik, Taman, Waru, Wonoayu dan Prambon tidak perlu jauh-jauh ke pusat kota untuk mengakses pelayanan kesehatan yang baik," jelas Muhdlor.

Bupati Sidoarjo yang akrab dipanggil Gus Muhdlor tersebut berharap pemerataan pelayanan kesehatan yang dilakukan Pemkab Sidoarjo berjalan sukses. Sehingga masyarakat dapat merasakan manfaatnya. Untuk itu dirinya berharap dukungan semua pihak. Khususnya karyawan-karyawati RSUD Krian itu sendiri. Pelayanan kesehatan yang prima harus disajikan kepada masyarakat Sidoarjo.

Baca Juga: Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

"Sampean berdiri di sini bukan hanya sekadar cari makan, bukan hanya tentang profesi, tetapi pengabdian kepada Sidoarjo. Maknai kerja sebagai ibadah sehingga berlimpah berkah," pesan Muhdlor kepada para pegawai RSUD Krian.

"Bekerjalah dengan inovatif, dengan kreatif, untuk masyarakat," imbuhnya.

Gus Muhdlor mengatakan, dalam dua pekan ke depan, akan ada penambahan tenaga PNS melalui penugasan ke RSUD Krian. Keseluruhannya mencapai 300 orang pegawai RSUD Krian. Jumlah tersebut menurutnya cukup untuk memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi masyarakat Sidoarjo. Nantinya penamaan RSUD Krian akan diganti menjadi RSUD Sidoarjo Barat atau RSUD Sibar.

Baca Juga: Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

"Sudah kita teken Perbup-nya, bahasa Krian diubah Sidoarjo Barat karena ini bukan hanya kebanggaan Krian, tetapi juga kebanggaan Sidoarjo," ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut juga dilakukan serah terima RSUD Sidoarjo Barat oleh Kepala Dinas Kesehatan drg. Syaf Satriawarman Sp.Pros kepada Plt. Direktur RSUD Krian dr. Abdillah Segaf Alhadad MM yang disaksikan Bupati Muhdlor. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.