Sabtu, 07 Mar 2026 21:36 WIB

Mengenal LUCAS, Drone Murah AS yang Bikin Pemimpin Besar Iran Ali Khamenei Meninggal Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Mar 2026 21:58 WIB
Drone Lucas buatan AS. (Dok. Tangkapan layar YouTube Wion).
Drone Lucas buatan AS. (Dok. Tangkapan layar YouTube Wion).

selalu.id - Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya mengerahkan drone murah yang mereka jiplak dari Iran dalam serangan yang membunuh Pemimpin Besar Ali Khamenei.

"Task Force Scorpion Strike dari CENTCOM untuk pertama kalinya dalam sejarah menggunakan drone serangan satu arah dalam Operasi Militer Epic Fury. Drone murah ini, didesain serupa dengan drone Shahed, mengirim balas dendam buatan AS," kata CENTCOM dikutip, Senin (2/3/2026).

Baca Juga: Cerita Mencekam WNI Surabaya saat Konflik Timur Tengah: Dari Hujan Rudal, Lalu Tertahan di Tengah Laut

Drone pembunuh harga murah buatan AS diberi nama LUCAS.

LUCAS pertama kali dipamerkan oleh produsennya, Spectreworks pada Juli tahun lalu. 

Spectreworks menunjukkan kemampuan LUCAS hanya dalam sebulan setelah Angkatan Udara AS mengumumkan minat untuk mencari replika Shahed-136 buatan Iran.

Harga setiap unit LUCAS diperkirakan hanya sekitar US$ 35.000 (Rp 590 juta), jauh di bawah harga rudal yang mencapai jutaan dolar AS. 

Banderol tersebut sesuai dengan perintah Menteri Perang Pete Hegseth yang ingin agar AS mengembangkan senjata otonom dengan cepat dan murah.

Pada Desember, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa mereka telah menggunakan satu skuadron LUCAS di Timur Tengah dan uji coba.

"Jangan samakan dengan skuadron tradisional, jumlahnya bisa 100 hingga 2.000," sebut CENTCOM.

Baca Juga: Perang Timur Tengah Memanas, Pemkot Minta Warga Surabaya Tunda ke Luar Negeri

Meskipun pada awalnya dikembangkan sebagai alat latih, desain LUCAS yang modular dan terbuka memberinya kemampuan untuk membawa berbagai jenis amunisi. 

Militer AS menyatakan LUCAS telah diuji coba untuk berbagai jenis misi termasuk mata-mata dan serangan satu arah.

Pada 16 Desember, LUCAS diuji coba lewat peluncuran dari kapal tempur pesisir Santa Barbara di Teluk Persia.

On Dec. 16, a LUCAS was test-launched from the littoral combat ship Santa Barbara in the Persian Gulf.

Baca Juga: Mengenal Sosok Ali Khameini, Murid Sekaligus Suksesor Ruhollah Khomeini 

Jumlah LUCAS yang digunakan dalam serangan ke Iran yang diberi nama Operasi Militer Epic Fury tidak diungkap. 

Namun, penggunaannya membuat ahli militer AS mencemaskan persediaan persenjataan AS dalam operasi militer tersebut. 

Mantan Menteri Pertahanan Mark Esper menyatakan bahwa AS tidak memiliki persiapan untuk kampanye militer jangka panjang.

"Kita tak punya basis industri pertahanan untuk itu, apalagi persediaan senjata kunci seperti rudal Patriot dan THAAD dan, kemudian senjata penyerang seperti JASSMs," kata Esper.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Pasokan BBM Jelang Idul Fitri Melimpah, Bupati Jember: Jangan Panic Buying

Berdasarkan laporan Pertamina, stok BBM di wilayah Jember tidak hanya cukup, tetapi juga tersedia dalam jumlah melimpah.

Pasar Ikan Gunungsari Surabaya Ramai di Bulan Ramadhan, Omzet Pedagang Naik Signifikan

Khusunya pada hari Sabtu, kawasan pasar selalu dipadati pengunjung yang sebagian besar menjadikannya sebagai tempat ngabuburit.

Mobil CRV Laka Tunggal di Masjid Al Akbar Surabaya Sempat Terbang dan Jungkir-balik 

"Mobilnya terbang tinggi, terus terbalik dan nggosrot ada garis putih di jalan," ujar saksi mata Zainul

Vidi Aldiano Tutup Usia

Vidi Aldiano meninggal dunia di usia 35 tahun. Ia sebelumnya mengalami sakit kanker ginjal stadium tiga sejak Desember 2019.

Mobil Terbalik di Kawasan Masjid Al Akbar Surabaya, Diduga Laka Tunggal

Mobil itu dalam posisi terbalik saat warga dan pelintas jalan mulai mengerumuni dan mengabadikan peristiwa ini.

Indahnya Air Terjun Kabut Pelangi Lumajang: Cuma Rp5 Ribu, Bisa Hilangin Penat

Pelangi yang tampak melingkupi air terjun menciptakan pemandangan yang mempesona dan menjadi daya tarik utama bagi para wisatawan.