Selasa, 21 Jul 2026 09:13 WIB

Mengenal LUCAS, Drone Murah AS yang Bikin Pemimpin Besar Iran Ali Khamenei Meninggal Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Mar 2026 21:58 WIB
Drone Lucas buatan AS. (Dok. Tangkapan layar YouTube Wion).
Drone Lucas buatan AS. (Dok. Tangkapan layar YouTube Wion).

selalu.id - Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya mengerahkan drone murah yang mereka jiplak dari Iran dalam serangan yang membunuh Pemimpin Besar Ali Khamenei.

"Task Force Scorpion Strike dari CENTCOM untuk pertama kalinya dalam sejarah menggunakan drone serangan satu arah dalam Operasi Militer Epic Fury. Drone murah ini, didesain serupa dengan drone Shahed, mengirim balas dendam buatan AS," kata CENTCOM dikutip, Senin (2/3/2026).

Baca Juga: Gejolak Dunia Picu Peralihan Mobil Dinas ke Listrik

Drone pembunuh harga murah buatan AS diberi nama LUCAS.

LUCAS pertama kali dipamerkan oleh produsennya, Spectreworks pada Juli tahun lalu. 

Spectreworks menunjukkan kemampuan LUCAS hanya dalam sebulan setelah Angkatan Udara AS mengumumkan minat untuk mencari replika Shahed-136 buatan Iran.

Harga setiap unit LUCAS diperkirakan hanya sekitar US$ 35.000 (Rp 590 juta), jauh di bawah harga rudal yang mencapai jutaan dolar AS. 

Banderol tersebut sesuai dengan perintah Menteri Perang Pete Hegseth yang ingin agar AS mengembangkan senjata otonom dengan cepat dan murah.

Pada Desember, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa mereka telah menggunakan satu skuadron LUCAS di Timur Tengah dan uji coba.

"Jangan samakan dengan skuadron tradisional, jumlahnya bisa 100 hingga 2.000," sebut CENTCOM.

Baca Juga: Harga Pupuk Nonsubsidi Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, DPRD Jatim: Ini Sangat Berbahaya!

Meskipun pada awalnya dikembangkan sebagai alat latih, desain LUCAS yang modular dan terbuka memberinya kemampuan untuk membawa berbagai jenis amunisi. 

Militer AS menyatakan LUCAS telah diuji coba untuk berbagai jenis misi termasuk mata-mata dan serangan satu arah.

Pada 16 Desember, LUCAS diuji coba lewat peluncuran dari kapal tempur pesisir Santa Barbara di Teluk Persia.

On Dec. 16, a LUCAS was test-launched from the littoral combat ship Santa Barbara in the Persian Gulf.

Baca Juga: Kondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah, Bikin Was-was

Jumlah LUCAS yang digunakan dalam serangan ke Iran yang diberi nama Operasi Militer Epic Fury tidak diungkap. 

Namun, penggunaannya membuat ahli militer AS mencemaskan persediaan persenjataan AS dalam operasi militer tersebut. 

Mantan Menteri Pertahanan Mark Esper menyatakan bahwa AS tidak memiliki persiapan untuk kampanye militer jangka panjang.

"Kita tak punya basis industri pertahanan untuk itu, apalagi persediaan senjata kunci seperti rudal Patriot dan THAAD dan, kemudian senjata penyerang seperti JASSMs," kata Esper.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Presiden Prabowo Serukan Kebangkitan Koperasi, DEKOPIN Yakin jadi Pilar Ekonomi Nasional

Menurut Prabowo, kekuatan koperasi terletak pada semangat gotong royong. Ia mengibaratkannya seperti sapu lidi yang akan menjadi kuat ketika bersatu.

Program Bunga Desaku Jember, Dari Bantuan UMKM hingga Rencana Investasi Rp2 Triliun

Fawait mengingatkan agar seluruh bantuan yang diberikan pemerintah dimanfaatkan sesuai tujuan dan tidak dialihkan untuk kepentingan lain.

Serunya Slimetastic Lab: Cara Kreatif Luminor Hotel Surabaya Jemursari Manjakan Tamu Cilik

Luminor Hotel Surabaya Jemursari terus berkomitmen menjadi destinasi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati liburan yang nyaman dan edukatif.

Pemkab Jember Alokasikan Rp400 Miliar untuk Layanan Kesehatan Gratis Warga

Fawait menegaskan seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan yang setara kepada seluruh pasien, baik peserta UHC maupun pasien umum.

PAN Mulai Panaskan Mesin Politik Hadapi Pemilu 2029

Acara ini juga untuk memperkuat struktur partai hingga tingkat bawah dan mendekatkan partai dengan masyarakat.

Potret 115 Napi dari Jatim dan Sulawesi Dipindahkan ke Nusakambangan

Ditjenpas berharap pembinaan terhadap narapidana berisiko tinggi dapat berjalan lebih maksimal sekaligus mendukung terciptanya kondisi yang aman dan kondusif.