Minggu, 06 Sep 2026 14:07 WIB

Mengenal LUCAS, Drone Murah AS yang Bikin Pemimpin Besar Iran Ali Khamenei Meninggal Dunia

  • Penulis : Ade Resty
  • | Senin, 02 Mar 2026 21:58 WIB
Drone Lucas buatan AS. (Dok. Tangkapan layar YouTube Wion).
Drone Lucas buatan AS. (Dok. Tangkapan layar YouTube Wion).

selalu.id - Amerika Serikat (AS) untuk pertama kalinya mengerahkan drone murah yang mereka jiplak dari Iran dalam serangan yang membunuh Pemimpin Besar Ali Khamenei.

"Task Force Scorpion Strike dari CENTCOM untuk pertama kalinya dalam sejarah menggunakan drone serangan satu arah dalam Operasi Militer Epic Fury. Drone murah ini, didesain serupa dengan drone Shahed, mengirim balas dendam buatan AS," kata CENTCOM dikutip, Senin (2/3/2026).

Baca Juga: Gejolak Dunia Picu Peralihan Mobil Dinas ke Listrik

Drone pembunuh harga murah buatan AS diberi nama LUCAS.

LUCAS pertama kali dipamerkan oleh produsennya, Spectreworks pada Juli tahun lalu. 

Spectreworks menunjukkan kemampuan LUCAS hanya dalam sebulan setelah Angkatan Udara AS mengumumkan minat untuk mencari replika Shahed-136 buatan Iran.

Harga setiap unit LUCAS diperkirakan hanya sekitar US$ 35.000 (Rp 590 juta), jauh di bawah harga rudal yang mencapai jutaan dolar AS. 

Banderol tersebut sesuai dengan perintah Menteri Perang Pete Hegseth yang ingin agar AS mengembangkan senjata otonom dengan cepat dan murah.

Pada Desember, Komando Pusat Militer AS (CENTCOM) mengumumkan bahwa mereka telah menggunakan satu skuadron LUCAS di Timur Tengah dan uji coba.

"Jangan samakan dengan skuadron tradisional, jumlahnya bisa 100 hingga 2.000," sebut CENTCOM.

Baca Juga: Harga Pupuk Nonsubsidi Melonjak Imbas Konflik Timur Tengah, DPRD Jatim: Ini Sangat Berbahaya!

Meskipun pada awalnya dikembangkan sebagai alat latih, desain LUCAS yang modular dan terbuka memberinya kemampuan untuk membawa berbagai jenis amunisi. 

Militer AS menyatakan LUCAS telah diuji coba untuk berbagai jenis misi termasuk mata-mata dan serangan satu arah.

Pada 16 Desember, LUCAS diuji coba lewat peluncuran dari kapal tempur pesisir Santa Barbara di Teluk Persia.

On Dec. 16, a LUCAS was test-launched from the littoral combat ship Santa Barbara in the Persian Gulf.

Baca Juga: Kondisi Ekonomi Indonesia di Tengah Konflik Timur Tengah, Bikin Was-was

Jumlah LUCAS yang digunakan dalam serangan ke Iran yang diberi nama Operasi Militer Epic Fury tidak diungkap. 

Namun, penggunaannya membuat ahli militer AS mencemaskan persediaan persenjataan AS dalam operasi militer tersebut. 

Mantan Menteri Pertahanan Mark Esper menyatakan bahwa AS tidak memiliki persiapan untuk kampanye militer jangka panjang.

"Kita tak punya basis industri pertahanan untuk itu, apalagi persediaan senjata kunci seperti rudal Patriot dan THAAD dan, kemudian senjata penyerang seperti JASSMs," kata Esper.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Membangun Kemandirian Teknologi Industri Maritim Indonesia melalui Robotika Bawah Air dalam Semangat Asta Cita

Laut Indonesia akhirnya bukan hanya menjadi kekayaan yang kita miliki, tetapi juga menjadi tempat kita membangun masa depan.

Bupati Jember Fawait Berangkatkan Peserta Tajemtra Meski Akui Baru Lepas Infus

Ia mengaku tidak ingin meninggalkan masyarakat yang telah datang dari berbagai wilayah untuk mengikuti Tajemtra.

Kolaborasi Pemkab Jember-KAI, 350 Peserta Tajemtra Berangkat ke Tanggul Naik Kereta Khusus

Penggunaan kereta api untuk mengangkut peserta diharapkan dapat memberikan perjalanan yang aman dan nyaman.

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item