Rabu, 22 Jul 2026 00:46 WIB

Sejarah Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta: Toleransi dan Kerukunan Antar Umat!

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta. (Dok: Allaf for selalu.id).
Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta. (Dok: Allaf for selalu.id).

selalu.id - Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Keduanya, yang dipisahkan oleh jalan raya, kini terhubung oleh sebuah terowongan bawah tanah yang unik, yang diberi nama Terowongan Silaturahmi.

Terowongan Silaturahmi ini, yang diresmikan pada tahun 2020, bukan sekadar akses jalan biasa. Ia merupakan simbol nyata dari semangat persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Indonesia.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Religi di Jatim, Dari Nuansa Timur Tengah hingga Tiongkok

Terowongan ini dibangun atas inisiatif bersama antara pengelola Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, sebagai wujud nyata dari komitmen untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kerukunan antar umat.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, memiliki panjang sekitar 100 meter dan lebar 4 meter dan dinding terowongan dihiasi dengan kaligrafi serta lukisan bernuansa Islami dan Kristiani.

Terowongan ini dilengkapi dengan CCTV dan sistem keamanan yang canggih. Bukan hanya untuk akses pejalan kaki, tetapi juga untuk akses kendaraan roda dua.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, kini menjadi salah satu destinasi wisata religi yang menarik di Jakarta.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral bukan hanya sebuah terowongan biasa. Ia merupakan simbol harapan bagi masa depan Indonesia yang toleran dan damai. 

Baca Juga: Kembangkan Wisata Religi Ampel Surabaya, Pemkot Pindah RPH dan Kandang Babi

Ia menjadi bukti nyata bahwa perbedaan agama bukan penghalang untuk membangun persaudaraan dan kerukunan.

Dengan adanya terowongan ini, diharapkan semakin banyak orang yang dapat merasakan semangat toleransi dan persaudaraan antar umat beragama di Indonesia.

Semoga terowongan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian.

Baca Juga: Ada Makam Tokoh Penyebar Agama Islam di Dolly, Pemkot Fasilitasi Wisata Religi

Selain menjadi simbol nyata dari toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral dirancang untuk mempermudah akses bagi jamaah Masjid Istiqlal dan jemaat Gereja Katedral, terutama saat kegiatan keagamaan yang ramai.

Dengan adanya terowongan, mereka tidak perlu lagi menyeberangi jalan raya yang sibuk dan berbahaya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dan interaksi positif antar umat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Bantah Suap dan Gratifikasi, Kuasa Hukum Eks Bupati Ponorogo Tegaskan Uang Rp500 Juta Murni Pinjaman

Tim kuasa hukum menyampaikan argumentasi yang menitikberatkan pada belum terbuktinya hubungan antara penerimaan uang yang didakwakan dengan tindakan jabatan.

Terobosan Kesehatan di Jember, Program Home Care Bawa Dokter dan Medis Langsung ke Rumah Warga

Program Home Care merupakan salah satu inovasi Pemkab Jember untuk memperluas akses layanan kesehatan, khususnya bagi warga yang alami keterbatasan mobilitas.

Pemkot Surabaya Tegaskan Penarikan Sumbangan HUT ke-81 RI Diperbolehkan, Asalkan..

Pemkot Surabaya mengimbau seluruh pengurus RT dan RW untuk tetap menjaga transparansi dan melakukan pencatatan keuangan secara terbuka.

Dukung Proyek Strategis Nasional, TPK Merauke Catat Kenaikan Arus Peti Kemas 11,44 Persen

Peningkatan signifikan ini mencerminkan terjaganya pelayanan operasional terminal sekaligus mengukuhkan peran Pelindo dalam mendukung kelancaran arus logistik.

Pledoi Kasus Korupsi Eks Bupati Ponorogo: Sugiri Akui Khilaf, Pengacara Bantah Suap

Pledoi terdakwa dan penasihat hukum selanjutnya menjadi bagian dari pertimbangan majelis hakim sebelum menjatuhkan putusan.

Demo BEM Nusantara di Kejati Jatim: Tuntut Penangkapan Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah

Karangan bunga yang ditempatkan di pintu masuk Kejati itu, sempat disiram bensin untuk dibakar sebagai bentuk kekecewaan.