Minggu, 01 Nov 2026 17:51 WIB

Sejarah Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta: Toleransi dan Kerukunan Antar Umat!

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta. (Dok: Allaf for selalu.id).
Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta. (Dok: Allaf for selalu.id).

selalu.id - Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Keduanya, yang dipisahkan oleh jalan raya, kini terhubung oleh sebuah terowongan bawah tanah yang unik, yang diberi nama Terowongan Silaturahmi.

Terowongan Silaturahmi ini, yang diresmikan pada tahun 2020, bukan sekadar akses jalan biasa. Ia merupakan simbol nyata dari semangat persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Indonesia.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Religi di Jatim, Dari Nuansa Timur Tengah hingga Tiongkok

Terowongan ini dibangun atas inisiatif bersama antara pengelola Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, sebagai wujud nyata dari komitmen untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kerukunan antar umat.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, memiliki panjang sekitar 100 meter dan lebar 4 meter dan dinding terowongan dihiasi dengan kaligrafi serta lukisan bernuansa Islami dan Kristiani.

Terowongan ini dilengkapi dengan CCTV dan sistem keamanan yang canggih. Bukan hanya untuk akses pejalan kaki, tetapi juga untuk akses kendaraan roda dua.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, kini menjadi salah satu destinasi wisata religi yang menarik di Jakarta.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral bukan hanya sebuah terowongan biasa. Ia merupakan simbol harapan bagi masa depan Indonesia yang toleran dan damai. 

Baca Juga: Kembangkan Wisata Religi Ampel Surabaya, Pemkot Pindah RPH dan Kandang Babi

Ia menjadi bukti nyata bahwa perbedaan agama bukan penghalang untuk membangun persaudaraan dan kerukunan.

Dengan adanya terowongan ini, diharapkan semakin banyak orang yang dapat merasakan semangat toleransi dan persaudaraan antar umat beragama di Indonesia.

Semoga terowongan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian.

Baca Juga: Ada Makam Tokoh Penyebar Agama Islam di Dolly, Pemkot Fasilitasi Wisata Religi

Selain menjadi simbol nyata dari toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral dirancang untuk mempermudah akses bagi jamaah Masjid Istiqlal dan jemaat Gereja Katedral, terutama saat kegiatan keagamaan yang ramai.

Dengan adanya terowongan, mereka tidak perlu lagi menyeberangi jalan raya yang sibuk dan berbahaya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dan interaksi positif antar umat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Aturan Operasional Pasar Tanjungsari Surabaya Dikeluhkan: Pedagang Tugi, Buah Cepat Busuk

Pedagang mendesak Pemkot Surabaya melakukan evaluasi menyeluruh, termasuk mendorong revisi perda tentang perdagangan dan perindustrian.

Siasat Licik Penjual Miras Ilegal di Surabaya Hindari Razia Satpol PP

Dalam penelusuran tersebut, tim Satpol PP Surabaya menemukan pola penjualan order-and-take demi mengelabui razia.

Anggaran Logistik Bencana Tembus Rp41 M: DPRD Jatim Tuntut Pangan Bergizi, Jangan Cuma Kenyang

DPRD Jatim mengakui mie instan praktis dan mudah didistribusikan, namun tidak ideal jika menjadi tumpuan utama asupan pangan di masa pengungsian. 

Hasil Pegadaian Championship, De Red FC Bungkam Deltras Sidoarjo 2-0

Bagi Deltras, kekalahan ini makin memperpanjang catatan kelam tanpa kemenangan menjadi empat pertandingan berturut-turut.

Jika Surat Penyetaraan Tidak Sah, Masih Lengkapkah Syarat Pencalonan Gibran?

Pada titik ini perlu dibuat batas yang tegas. Tidak sahnya Surat Keterangan tersebut tidak otomatis berarti Gibran berhenti sebagai Wakil Presiden.

Harga Emas Antam Hari Ini: Jual dan Beli Turun Bunda, Ini Rinciannya 

Pergerakan harga emas Antam Logam Mulia umumnya dipengaruhi oleh harga emas global serta nilai tukar rupiah.