Jumat, 05 Jun 2026 21:41 WIB

Sejarah Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta: Toleransi dan Kerukunan Antar Umat!

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta. (Dok: Allaf for selalu.id).
Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral Jakarta. (Dok: Allaf for selalu.id).

selalu.id - Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral. Keduanya, yang dipisahkan oleh jalan raya, kini terhubung oleh sebuah terowongan bawah tanah yang unik, yang diberi nama Terowongan Silaturahmi.

Terowongan Silaturahmi ini, yang diresmikan pada tahun 2020, bukan sekadar akses jalan biasa. Ia merupakan simbol nyata dari semangat persaudaraan dan toleransi antar umat beragama di Indonesia.

Baca Juga: Rekomendasi Wisata Religi di Jatim, Dari Nuansa Timur Tengah hingga Tiongkok

Terowongan ini dibangun atas inisiatif bersama antara pengelola Masjid Istiqlal dan Gereja Katedral, sebagai wujud nyata dari komitmen untuk mempererat tali silaturahmi dan membangun kerukunan antar umat.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, memiliki panjang sekitar 100 meter dan lebar 4 meter dan dinding terowongan dihiasi dengan kaligrafi serta lukisan bernuansa Islami dan Kristiani.

Terowongan ini dilengkapi dengan CCTV dan sistem keamanan yang canggih. Bukan hanya untuk akses pejalan kaki, tetapi juga untuk akses kendaraan roda dua.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral, kini menjadi salah satu destinasi wisata religi yang menarik di Jakarta.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral bukan hanya sebuah terowongan biasa. Ia merupakan simbol harapan bagi masa depan Indonesia yang toleran dan damai. 

Baca Juga: Kembangkan Wisata Religi Ampel Surabaya, Pemkot Pindah RPH dan Kandang Babi

Ia menjadi bukti nyata bahwa perbedaan agama bukan penghalang untuk membangun persaudaraan dan kerukunan.

Dengan adanya terowongan ini, diharapkan semakin banyak orang yang dapat merasakan semangat toleransi dan persaudaraan antar umat beragama di Indonesia.

Semoga terowongan ini dapat menjadi inspirasi bagi seluruh masyarakat Indonesia untuk terus menjaga kerukunan dan kedamaian.

Baca Juga: Ada Makam Tokoh Penyebar Agama Islam di Dolly, Pemkot Fasilitasi Wisata Religi

Selain menjadi simbol nyata dari toleransi dan kerukunan antar umat beragama di Indonesia.

Terowongan Silaturahmi Istiqlal-Katedral dirancang untuk mempermudah akses bagi jamaah Masjid Istiqlal dan jemaat Gereja Katedral, terutama saat kegiatan keagamaan yang ramai.

Dengan adanya terowongan, mereka tidak perlu lagi menyeberangi jalan raya yang sibuk dan berbahaya. Hal ini diharapkan dapat meningkatkan silaturahmi dan interaksi positif antar umat.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.

DPRD Surabaya Soroti Dugaan Ketidaklengkapan Izin Pasar di Kawasan Tanjungsari

izin yang telah diterbitkan diduga tidak mencantumkan ketentuan jam operasional sebagaimana diatur dalam peraturan daerah.