Jumat, 04 Sep 2026 13:46 WIB

Kebakaran Rumah di Jombang Makan Dua Korban Jiwa ART, Diduga karena Konsleting Listrik AC

Proses evakuasi korban meninggal dunia  kebakaran rumah di jalan Adityawarman, Jombang
Proses evakuasi korban meninggal dunia kebakaran rumah di jalan Adityawarman, Jombang

selalu.id - Kebakaran rumah diduga korsleting listrik ke mesin pendingin atau AC di Jalan Adityawarman, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang memakan dua korban meninggal dunia.

Kedua korban meninggal dunia ini merupakan asisten rumah tangga (ART). Keduanya meninggal dunia lantaran terjebak di dalam rumah dan tak bisa menyelamatkan diri.

Baca Juga: Menatap Abad Kedua NU di Bawah Kepemimpinan Teduh Gus Kikin

Ada tujuh orang yang terjebak, namun kelima orang yakni satu keluarga Tomi Yulianto (43), Meliana Dhina (35), Samuel (14), Cheverly (11) Javier (18) selamat.

Sementara dua ART yang meninggal dunia adalah Maya (23) dan Sri Indah (33). Korban Maya meninggal dunia di lokasi kejadian karena banyak menghirup asap.

Sedangkan, korban jiwa Sri Indah dinyatakan menghembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis di RSUD Jombang.

Baca Juga: KH Miftachul Akhyar Kembali Emban Amanah Sebagai Rais Aam PBNU 2026-2031

Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono mengatakan, dugaan kuat kebakaran rumah disebabkan dari korsleting listrik yang mengalir ke AC.

"Percikan api awalnya ada di kabel yang mengalir ke AC. Dugaan kuat kebakaran ini karena korsleting listrik," kata Edy Widoyono, Sabtu (18/4/2026).

Ia membenarkan, akibat kebakaran rumah ini ada dua korban meninggal dunia. "Satu korban meninggal dunia saat kejadian karena banyak menghirup asap. Korban kedua meninggal dunia di rumah sakit pada pukul 10.30 WIB," jelas mantan Kanit Gakkum Polres Mojokerto ini.

Baca Juga: 9 AHWA Terpilih Muktamar ke-35 NU, KH Nurul Huda Djazuli Dapat Suara Tertinggi

Menurut Edy, pihak keluarga kedua korban menerima peristiwa yang merenggut nyawa Maya dan Sri Indah dan meminta tidak dilakukan autopsi kepada kedua jenazah.

"Kedua korban ini sudah dianggap keluarga sendiri oleh pemilik rumah. Pihak korban sudah menerima dengan peristiwa ini dan meminta tidak dilakukan autopsi," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Tak Cuma Fisik, Dinkes Sidoarjo Gelar Rapid Asesmen Jiwa Pulihkan Trauma Santri Keracunan MBG

Langkah rapid asesmen ini menegaskan komitmen Pemkab Sidoarjo bahwa penanganan darurat MBG dilakukan secara menyeluruh hingga aspek psikologis korban pulih.

Tiga OPD Pemkab Jember Sabet Penghargaan Public Service of The Year 2026

Gus Fawait menegaskan apresiasi ini bukan sekadar piala biasa, melainkan pelecut semangat agar Pemkab Jember terus melahirkan terobosan baru.

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.