Senin, 19 Okt 2026 20:43 WIB

Kebakaran Rumah di Jombang Makan Dua Korban Jiwa ART, Diduga karena Konsleting Listrik AC

Proses evakuasi korban meninggal dunia  kebakaran rumah di jalan Adityawarman, Jombang
Proses evakuasi korban meninggal dunia kebakaran rumah di jalan Adityawarman, Jombang

selalu.id - Kebakaran rumah diduga korsleting listrik ke mesin pendingin atau AC di Jalan Adityawarman, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang memakan dua korban meninggal dunia.

Kedua korban meninggal dunia ini merupakan asisten rumah tangga (ART). Keduanya meninggal dunia lantaran terjebak di dalam rumah dan tak bisa menyelamatkan diri.

Baca Juga: Kapolri Ungkap Keterlibatan Perusahaan Asing dalam Kasus Karhutla, Bidik Tersangka Baru

Ada tujuh orang yang terjebak, namun kelima orang yakni satu keluarga Tomi Yulianto (43), Meliana Dhina (35), Samuel (14), Cheverly (11) Javier (18) selamat.

Sementara dua ART yang meninggal dunia adalah Maya (23) dan Sri Indah (33). Korban Maya meninggal dunia di lokasi kejadian karena banyak menghirup asap.

Sedangkan, korban jiwa Sri Indah dinyatakan menghembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis di RSUD Jombang.

Baca Juga: Satu Orang Tewas dalam Kecelakaan Rombongan Madura di Tol Jomo KM 677

Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono mengatakan, dugaan kuat kebakaran rumah disebabkan dari korsleting listrik yang mengalir ke AC.

"Percikan api awalnya ada di kabel yang mengalir ke AC. Dugaan kuat kebakaran ini karena korsleting listrik," kata Edy Widoyono, Sabtu (18/4/2026).

Ia membenarkan, akibat kebakaran rumah ini ada dua korban meninggal dunia. "Satu korban meninggal dunia saat kejadian karena banyak menghirup asap. Korban kedua meninggal dunia di rumah sakit pada pukul 10.30 WIB," jelas mantan Kanit Gakkum Polres Mojokerto ini.

Baca Juga: Kabid TIK dan Kapolres Jajaran Polda Jatim Berganti, Ini Daftarnya

Menurut Edy, pihak keluarga kedua korban menerima peristiwa yang merenggut nyawa Maya dan Sri Indah dan meminta tidak dilakukan autopsi kepada kedua jenazah.

"Kedua korban ini sudah dianggap keluarga sendiri oleh pemilik rumah. Pihak korban sudah menerima dengan peristiwa ini dan meminta tidak dilakukan autopsi," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Krisis Air Bersih dan Gagal Panen Mengancam Indonesia, Ini Peringatan BMKG

Tren ini memperparah penyusutan curah hujan tahunan hingga 2–3 persen per dekade, khususnya di wilayah selatan khatulistiwa, disertai kenaikan muka air laut.

Anak Down Syndrome Tewas di Surabaya, Wali Kota Eri Bilang Gini

Ruang aman untuk mendengar cerita, arahan, dan perhatian emosional dinilai jauh lebih krusial agar anak merasa terlindungi di rumah sendiri.

Korban Tewas dalam Kebakaran Bromo Kini jadi Lima Orang, Ini Identitasnya

Gugurnya Munawi menambah daftar panjang pahlawan pemadam karhutla di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS).

Sidak SPBU, Polres Probolinggo Tegaskan Stok BBM Aman dan Bantah Isu Panic Buying

Sejauh ini, sedikitnya 11 SPBU telah dipantau oleh tim gabungan, termasuk dari Satreskrim Polres Probolinggo, dan ditegaskan stok BBM aman.

SIER Unjuk Gigi di SPARK 2026 Malaysia, Buka Peluang Investasi Global ke Jawa Timur

Momen ini, SIER memboyong dua kawasan industri unggulannya, yakni kawasan SIER di Surabaya dan Pasuruan Industrial Estate Rembang (PIER) di Kabupaten Pasuruan.

Perda Air Limbah Disetujui, Fraksi Gerindra Minta Tarif Sanitasi Adil

Limbah dari toilet, mandi, mencuci, dan memasak jika tidak ditangani bisa mencemari air tanah dan sungai.