Jumat, 05 Jun 2026 09:36 WIB

Kebakaran Rumah di Jombang Makan Dua Korban Jiwa ART, Diduga karena Konsleting Listrik AC

Proses evakuasi korban meninggal dunia  kebakaran rumah di jalan Adityawarman, Jombang
Proses evakuasi korban meninggal dunia kebakaran rumah di jalan Adityawarman, Jombang

selalu.id - Kebakaran rumah diduga korsleting listrik ke mesin pendingin atau AC di Jalan Adityawarman, Kelurahan Kaliwungu, Kecamatan Jombang, Kabupaten Jombang memakan dua korban meninggal dunia.

Kedua korban meninggal dunia ini merupakan asisten rumah tangga (ART). Keduanya meninggal dunia lantaran terjebak di dalam rumah dan tak bisa menyelamatkan diri.

Baca Juga: Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Ada tujuh orang yang terjebak, namun kelima orang yakni satu keluarga Tomi Yulianto (43), Meliana Dhina (35), Samuel (14), Cheverly (11) Javier (18) selamat.

Sementara dua ART yang meninggal dunia adalah Maya (23) dan Sri Indah (33). Korban Maya meninggal dunia di lokasi kejadian karena banyak menghirup asap.

Sedangkan, korban jiwa Sri Indah dinyatakan menghembuskan napas terakhirnya saat menjalani perawatan medis di RSUD Jombang.

Baca Juga: Lansia Ditemukan Tewas Usai Kebakaran Ruko Sepeda di Simokerto Surabaya

Kapolsek Jombang, AKP Edy Widoyono mengatakan, dugaan kuat kebakaran rumah disebabkan dari korsleting listrik yang mengalir ke AC.

"Percikan api awalnya ada di kabel yang mengalir ke AC. Dugaan kuat kebakaran ini karena korsleting listrik," kata Edy Widoyono, Sabtu (18/4/2026).

Ia membenarkan, akibat kebakaran rumah ini ada dua korban meninggal dunia. "Satu korban meninggal dunia saat kejadian karena banyak menghirup asap. Korban kedua meninggal dunia di rumah sakit pada pukul 10.30 WIB," jelas mantan Kanit Gakkum Polres Mojokerto ini.

Baca Juga: Gegara HP, Rumah di Mojokerto Terbakar

Menurut Edy, pihak keluarga kedua korban menerima peristiwa yang merenggut nyawa Maya dan Sri Indah dan meminta tidak dilakukan autopsi kepada kedua jenazah.

"Kedua korban ini sudah dianggap keluarga sendiri oleh pemilik rumah. Pihak korban sudah menerima dengan peristiwa ini dan meminta tidak dilakukan autopsi," pungkasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.