Kamis, 04 Jun 2026 07:53 WIB

Dispendik Surabaya Buka Seleksi Dewan Pendidikan 2026–2030, Ini Jadwal dan Syaratnya

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 15 Feb 2026 09:54 WIB
Balai Kota Surabaya. (Dok/Diskominfo Surabaya)
Balai Kota Surabaya. (Dok/Diskominfo Surabaya)

selalu.id – Dinas Pendidikan Kota Surabaya membuka seleksi Calon Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode 2026–2030. 

Pendaftaran dilakukan secara online melalui laman resmi dispendik.surabaya.go.id/dewanpendidikan mulai 14 Februari 2026 hingga 28 Februari 2026.

Baca Juga: Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Kepala Dinas Pendidikan Kota Surabaya, Febrina Kusumawati, mengatakan sebelum pendaftaran dibuka, Pemkot telah membentuk panitia seleksi (Pansel) dari unsur perguruan tinggi di Surabaya.

“Pansel ini dibentuk berdasarkan keputusan Wali Kota Surabaya Nomor 100.3.3.3/29/436.1.2/2026 tentang Panitia Seleksi Dewan Pendidikan Kota Surabaya periode 2026-2030,” kata Febri, Minggu (15/2/2026).

Febri menjelaskan tahapan seleksi dimulai dari administrasi pada 16 Februari hingga 1 Maret 2026. Pengumuman calon yang lolos nominasi dilakukan pada 2 Maret 2026, kemudian dilanjutkan pemaparan gagasan dan wawancara pada 4–5 Maret 2026.

Ia merinci tugas pokok Pansel, mulai dari menyiapkan pemilihan, menyusun pedoman teknis, mengumumkan rekrutmen bakal calon, melakukan seleksi, hingga melaporkan hasil pemilihan kepada Wali Kota Surabaya.

Baca Juga: DPRD Surabaya Siap Perjuangkan Perda Disabilitas

“Tugas Pansel ini tidak mudah, sehingga dipilihlah akademisi yang memiliki integritas,” ujarnya.

Febri menyebutkan nama-nama akademisi yang tergabung dalam Pansel, di antaranya Prof. Muchlas Samani dari Universitas Negeri Surabaya, Prof. Dr. Suryanto, M.Si., Psikolog dari Universitas Airlangga, Prof. Dr. Dra. Ignatia Martha Hendrati, ME. dari Universitas Pembangunan Nasional Veteran Jawa Timur, Dr. Suko Widodo, Drs., M.Si. dari Universitas Airlangga, serta Dr.Ing. Ir. Setyo Nugroho dari Institut Teknologi Sepuluh Nopember.

Salah satu anggota Pansel, Suko Widodo, mengatakan seleksi ini merupakan bagian dari ikhtiar Pemkot Surabaya bersama Dispendik untuk mencari mitra dalam memajukan pendidikan di Kota Pahlawan.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Buka Pameran Cross Musea Pertiwi 2026, Hadirkan Pengalaman Berbasis AI

“Pansel berkomitmen untuk mencari dan menemukan tokoh-tokoh yang memiliki integritas dan kompeten,” tegasnya.

Ia menambahkan, seleksi terbuka bagi seluruh unsur masyarakat, mulai dari tokoh masyarakat, praktisi pendidikan, tokoh dunia usaha, hingga organisasi kemasyarakatan dan keagamaan.

“Salah satu tantangan Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya ke depannya adalah perkembangan dunia digital dan etika komunikasi. Untuk itu, para pendaftar diminta membuat sebuah tulisan maksimal 1.000 kata mengenai Misi Saya sebagai Anggota Dewan Pendidikan Kota Surabaya,” tandasnya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

Tersangka merupakan spesialis pembobol rumah kosong. Tersangka juga tercatat sebagai residivis dalam kasus serupa.