Kamis, 04 Jun 2026 10:12 WIB

Puan Maharani Suntik Semangat Kader PDIP untuk Menang Hattrick di Pemilu 2024

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 01 Mar 2022 23:23 WIB
Puan Maharani bersama Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono
Puan Maharani bersama Ketua DPC PDIP Surabaya, Adi Sutarwijono

selalu.id - Ketua DPP PDI Perjuangan yang juga Ketua DPR RI, Puan Maharani, berkunjung ke kantor DPC PDIP Kota Surabaya, Selasa (1/3/2022). Puan menyebut kunjungan itu untuk melepas kangen dengan para kader PDIP di Surabaya, kota yang kental dengan nilai sejarah dalam perjalanan PDIP.

"Ini melepas kangen," kata Puan disambut tepuk tangan meriah para kader yang hadir.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Selain jajaran DPC PDIP Surabaya, juga hadir ketua, sekretaris, dan bendahara Pengurus Anak Cabang (tingkat kecamatan) se-Surabaya. Kader dari ranting (kelurahan) dan anak ranting (RW) se-Surabaya mengikuti secara virtual. Dari DPP PDIP, tampak hadir Ahmad Basarah dan Said Abdullah. Hadir pula Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi dan jajarannya, serta anggota DPR RI Bambang DH, Puti Guntur Soekarno, dan Indah Kurnia.

Puan lantas menceritakan betapa dekatnya dia dengan sejarah perjalanan PDIP hingga saat ini, terutama yang berkaitan dengan Surabaya. Sejak pelajar, Puan mengikuti pasang-surut perjuangan Megawati Soekarnoputri dalam menghadirkan demokrasi di Indonesia.

Salah satu puncak perjuangan adalah pelaksanaan Kongres Luar Biasa (KLB) PDI di Sukolilo, Surabaya, 1993. Itulah momen terbuka perlawanan terhadap Orde Baru, yang ketika itu sedang dalam masa kejayaannya. Megawati secara de facto terpilih sebagai ketua umum PDI, namun Orde Baru tidak bisa menerimanya.

"Kejadian di Sukolilo saya hadir, ketika itu baru mau kuliah. Kota Surabaya dalam sejarahnya selalu menjadi die hard, berada di garda paling depan saat membela Ibu Megawati," kata Puan.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Puan juga mengobarkan semangat para kader PDIP Surabaya untuk terus bekerja menyongsong Pemilu 2024. Puan mengatakan, Pemilu sudah ditetapkan oleh pemerintah dan disetujui semua fraksi di DPR RI, akan diadakan 14 Februari 2024.

"Dua tahun bisa dibilang tidak panjang. Jika kita baca semua survei, PDI Perjuangan unggul. Jangan lengah. Terus turun, membantu rakyat," ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPC PDIP Surabaya Adi Sutarwijono menyatakan, seluruh kader di Kota Pahlawan terus intens bergerak dan melakukan konsolidasi. Kerja-kerja kerakyatan juga tak henti dijalankan.

Baca Juga: Maling yang Sering Bobol Rumah di Kawasan Semampir Surabaya Ditangkap, Ini Namanya

"Di Surabaya juga telah digelar Musyawarah Anak Cabang pada November lalu, dan hari-hari ini digelar rapat koordinasi anak cabang di tingkat kecamatan. Kerja kerakyatan terus dibangun, membantu rakyat di bidang pendidikan, kesehatan, sosial, dan sebagainya," jelas Adi.

Adi juga menjelaskan tentang kantor DPC PDIP Surabaya yang telah diresmikan oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri pada Agustus 2021. "Dari kantor ini kita konsolidasikan dan gerakkan seluruh mesin partai untuk mencetak kemenangan Pemilu 2024, Pilpres, dan Pilkada," ujarnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.

Respons Santai Istana usai Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung

Presiden Prabowo sebelumnya melakukan pergantian kepemimpinan di BGN sebagai bagian dari evaluasi dan penguatan pelaksanaan program prioritas pemerintah.

Kebijakan Luar Negeri Indonesia di Antara Bayang-bayang Kekuasaan Eksekutif

Masalah kebijakan luar negeri yang dianggap menyimpang ini, menurut sejumlah pengamat, bermuara pada lemahnya sistem pengawasan dalam tata pemerintahan.