Jumat, 05 Jun 2026 03:51 WIB

Sambut Ramadan, PDIP Surabaya Bagikan Paket Beras untuk Keluarga Rentan Terndampak Corona

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 24 Apr 2020 19:40 WIB

Surabaya (selalu.id) - PDI Perjuangan (PDIP) Kota Surabaya membagi-bagikan 2 ton beras kepada masyarakat paling rentan di Surabaya, akibat pendemi Covid-19. Aksi sosial itu sekaligus menyambut datangnya bulan suci Ramadan.

Pembagian beras dilakukan di 8 kecamatan, yaitu Kecamatan Rungkut, Gununganyar, Wonocolo, Tambaksari, Bulak, Jambangan, Lakarsantri, dan Wiyung.

Baca Juga: Cium Merah Putih dan Tanam Pohon, Pelantikan PAC PDI Perjuangan Tuban Bawa Pesan Kebangsaan dan Kepedulian Lingkungan

“Pembagian ini menggenapi paket beras yang telah dibagikan sebelumnya di 23 kecamatan. Sehingga program aksi sosial ini telah mencakup 31 kecamatan di Kota Surabaya,” kata Adi Sutarwijono, Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Jumat (24/4/2020).

“Pembagian beras ditujukan kepada keluarga-keluarga di masyarakat yang paling rentan, akibat pandemi virus corona atau Covid-19. Mereka yang kehilangan pekerjaan dan penghasilan, kaum lanjut usia, ibu-ibu janda, dan lain sebagainya,” imbuh Adi yang juga Ketua DPRD Kota Surabaya.

Di Kecamatan Tambaksari, kader-kader PDIP dengan memakai masker, membagi-bagikan paket beras dengan menemui warga, dari rumah ke rumah.

“Kami bersyukur, PDI Perjuangan bisa membantu warga. Di masa krisis Covid-19, bagi warga masyarakat di bawah kebutuhan pangan benar-benar menjadi persoalan mendesak,” kata Suwanto, Ketua PAC PDIP Kecamatan Tambaksari.

Di Rungkut, kader-kader PDIP keluar masuk kampung, door to door, membagi-bagikan paket beras kepada warga tidak mampu, kaum lanjut usia dan ibu-ibu janda.

“Kami menggerakkan jaringan kader dan pengurus hingga di level RW untuk membagi-bagikan paket beras. Warga penerima sangat bersyukur atas bantuan itu. PDI Perjuangan tidak hanya hadir di saat Pemilu, tapi setiap saat di waktu masyarakat mengalamk kesulitan,” ujar Andhy Puryanto, Ketua PAC PDIP Kecamatan Rungkut.

Baca Juga: Idul Adha Jadi Momentum Kebersamaan, PDIP Jatim Salurkan 468 Sapi Kurban

Sebelumnya, PDIP Kota Surabaya juga telah membagikan ribuan paket minuman tradisional dan telur ayam kepada warga di Kota Pahlawan.

”Tak lupa, ribuan masker juga telah kami bagikan kepada warga sebagai ikhtiar mencegah penyebaran virus Corona,” imbuh Adi Sutarwijono.

Adi melanjutkan, datangnya bulan suci Ramadan tahun ini sungguh berbeda dari tahun-tahun lalu. Yakni, hadir ketika pemerintah dan masyarakat tengah berjuang keluar dari pandemi Covid-19.

“Datangnya bulan suci Ramadan semakin meneguhkan PDI Perjuangan di jalan kemanusiaan, yakni hadir di tengah-tengah kesulitan rakyat. Ketika terjadi krisis akibat pandemi Covid-19,” kata Adi.

Baca Juga: Pengganti Ketua DPRD Surabaya Masih Misterius, Siapa yang Bakal Jadi?

Adi mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh umat Islam, khususnya di Surabaya.

“Marhaban ya Ramadan. Mohon maaf lahir dan batin. Selamat menunaikan ibadah di bulan suci yang mulia ini,” papar Adi.

Wakil Ketua DPC PDIP Kota Surabaya, Sjukur Amaludin, menambahkan momentum Ramadhan hendaknya menjadi pengungkit rasa kemanusiaan seluruh warga agar terus bergotong royong membantu sesama di masa pandemi saat ini.

”Puasa dan zakat, misalnya, penuh dengan nilai-nilai kemanusiaan, berbela rasa kepada warga yang kurang mampu. PDIP Kota Surabaya yakin, dengan spirit dan etos keagamaan tersebut, bangsa kita bisa melewati situasi pelik saat ini dengan selamat,” ujar Sjukur Amaludin.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.