Jumat, 05 Jun 2026 04:58 WIB

Hendak Wisata ke Jatim Park, Begini Kronologi Bus Tertabrak KA di Tulungagung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Feb 2022 13:19 WIB
Kondisi bus yang terabrak KA Doho di Tulungagung
Kondisi bus yang terabrak KA Doho di Tulungagung

selalu.id - Bus PO Harapan Jaya yang tertabrak Kereta Api Doho jurusan Blitar-Surabaya hingga terwaskan 4 orang di Tulungagung, Minggu (27/2/2022) sedianya hendak berwisata ke Malang.

Diinformasikan, bus tersebut adalah rombongan yang memuat penumpang yang hendak berwisata ke Jatim Park, Malang. Rombongan berjumlah 3 bus dari Desa Ketaton, Kedungwaru, Tulungagung.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Saat melintas di perlintasan Kereta Api tanpa palang pintu yang berada di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru itulah bus tersambar yang mengakibatkan 4 orang tewas di lokasi termasuk sopir bus.

Kronologinya, tiga bus diketahui berangkat dari toko plastik di Desa Ketanon, Kedungwaru, Tulungagung. Sesampainya di perlintasan kereta api di Desa Ketanon, sekitar pukul 05.20 WIB, Bus melintas secara bergantian. Bus pertama berhasil melintas, namun naas, saat bus kedua hendak melintas, bersamaan melaju KA Doho relasi Blitar – Surabaya dari arah Tulungagung dan menabrak bus.

Baca Juga: Wisata Batu Malang yang Bikin Kangen, Nomor 3 dan 4 Wonderful

Tabrakan cukup keras terjadi yang mengakibatkan bagian depan dan belakang bus rusak parah. Kecelakaan ini juga merusak bagian depan lokomotif kereta api yang terlihat penyok. Dilaporkan 4 orang tewas dalam kejadian ini.

Petugas dan masyarakat berupaya untuk mengevakuasi korban dan melarikan ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Commuter Line Hari Pertama Lebaran Penuh, Rute Dhoho, Penataran, dan Supas jadi Favorit

Sementara itu, Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto mengatakan, perlintasan ini bukan jalur utama Kediri-Tulungagung, namun sebagai jalan alternatif yang lumayan ramai dilintasi pengendara.

"Setiap hari ada penjaga perlintasan kereta api minimal 2 orang. Tetapi, pagi ini masih belum ada masyarakat yang menjaga perlintasan," ujarnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.