Sabtu, 05 Sep 2026 15:53 WIB

Hendak Wisata ke Jatim Park, Begini Kronologi Bus Tertabrak KA di Tulungagung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Feb 2022 13:19 WIB
Kondisi bus yang terabrak KA Doho di Tulungagung
Kondisi bus yang terabrak KA Doho di Tulungagung

selalu.id - Bus PO Harapan Jaya yang tertabrak Kereta Api Doho jurusan Blitar-Surabaya hingga terwaskan 4 orang di Tulungagung, Minggu (27/2/2022) sedianya hendak berwisata ke Malang.

Diinformasikan, bus tersebut adalah rombongan yang memuat penumpang yang hendak berwisata ke Jatim Park, Malang. Rombongan berjumlah 3 bus dari Desa Ketaton, Kedungwaru, Tulungagung.

Baca Juga: Kebakaran Bromo Meluas hingga 176 Hektare, Tiga Heli Water Bombing Diturunkan

Saat melintas di perlintasan Kereta Api tanpa palang pintu yang berada di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru itulah bus tersambar yang mengakibatkan 4 orang tewas di lokasi termasuk sopir bus.

Kronologinya, tiga bus diketahui berangkat dari toko plastik di Desa Ketanon, Kedungwaru, Tulungagung. Sesampainya di perlintasan kereta api di Desa Ketanon, sekitar pukul 05.20 WIB, Bus melintas secara bergantian. Bus pertama berhasil melintas, namun naas, saat bus kedua hendak melintas, bersamaan melaju KA Doho relasi Blitar – Surabaya dari arah Tulungagung dan menabrak bus.

Baca Juga: JFC 2026 Dinilai jadi Motor Kebangkitan Ekonomi Kreatif, Bupati Optimistis Tekan Angka Kemiskinan

Tabrakan cukup keras terjadi yang mengakibatkan bagian depan dan belakang bus rusak parah. Kecelakaan ini juga merusak bagian depan lokomotif kereta api yang terlihat penyok. Dilaporkan 4 orang tewas dalam kejadian ini.

Petugas dan masyarakat berupaya untuk mengevakuasi korban dan melarikan ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Sementara itu, Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto mengatakan, perlintasan ini bukan jalur utama Kediri-Tulungagung, namun sebagai jalan alternatif yang lumayan ramai dilintasi pengendara.

"Setiap hari ada penjaga perlintasan kereta api minimal 2 orang. Tetapi, pagi ini masih belum ada masyarakat yang menjaga perlintasan," ujarnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

Soal harga, produk Sango Ceramics dibanderol mulai dari Rp15.000 per item

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.

Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Tokoh masyarakat Surabaya, Saleh Mukadar, menilai penerapan aturan jam operasional secara seragam tanpa melihat jenis komoditas adalah langkah yang keliru.