Kamis, 04 Jun 2026 20:59 WIB

Hendak Wisata ke Jatim Park, Begini Kronologi Bus Tertabrak KA di Tulungagung

  • Penulis : Ade Resty
  • | Minggu, 27 Feb 2022 13:19 WIB
Kondisi bus yang terabrak KA Doho di Tulungagung
Kondisi bus yang terabrak KA Doho di Tulungagung

selalu.id - Bus PO Harapan Jaya yang tertabrak Kereta Api Doho jurusan Blitar-Surabaya hingga terwaskan 4 orang di Tulungagung, Minggu (27/2/2022) sedianya hendak berwisata ke Malang.

Diinformasikan, bus tersebut adalah rombongan yang memuat penumpang yang hendak berwisata ke Jatim Park, Malang. Rombongan berjumlah 3 bus dari Desa Ketaton, Kedungwaru, Tulungagung.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

Saat melintas di perlintasan Kereta Api tanpa palang pintu yang berada di Desa Ketanon, Kecamatan Kedungwaru itulah bus tersambar yang mengakibatkan 4 orang tewas di lokasi termasuk sopir bus.

Kronologinya, tiga bus diketahui berangkat dari toko plastik di Desa Ketanon, Kedungwaru, Tulungagung. Sesampainya di perlintasan kereta api di Desa Ketanon, sekitar pukul 05.20 WIB, Bus melintas secara bergantian. Bus pertama berhasil melintas, namun naas, saat bus kedua hendak melintas, bersamaan melaju KA Doho relasi Blitar – Surabaya dari arah Tulungagung dan menabrak bus.

Baca Juga: Wisata Batu Malang yang Bikin Kangen, Nomor 3 dan 4 Wonderful

Tabrakan cukup keras terjadi yang mengakibatkan bagian depan dan belakang bus rusak parah. Kecelakaan ini juga merusak bagian depan lokomotif kereta api yang terlihat penyok. Dilaporkan 4 orang tewas dalam kejadian ini.

Petugas dan masyarakat berupaya untuk mengevakuasi korban dan melarikan ke rumah sakit terdekat.

Baca Juga: Commuter Line Hari Pertama Lebaran Penuh, Rute Dhoho, Penataran, dan Supas jadi Favorit

Sementara itu, Kapolsek Kedungwaru, AKP Siswanto mengatakan, perlintasan ini bukan jalur utama Kediri-Tulungagung, namun sebagai jalan alternatif yang lumayan ramai dilintasi pengendara.

"Setiap hari ada penjaga perlintasan kereta api minimal 2 orang. Tetapi, pagi ini masih belum ada masyarakat yang menjaga perlintasan," ujarnya. (SL1)

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.

Wabup Mimik ajak Pelajar Sidoarjo Bijak Gunakan Teknologi

Wakil Bupati Sidoarjo Mimik Idayana menegaskan bahwa nilai utama yang harus dimiliki setiap manusia adalah kebermanfaatan bagi sesama.

Perawat RS Waluyo Jati Probolinggo yang Ngaku Dibegal Itu Ternyata Hoaks, Alasannya Bikin Emosi

Diketahui sebelumnya, Nugroho, warga Kelurahan Sidomukti, Kecamatan Kraksaan, Kabupaten Probolinggo, itu mengaku dibegal pada Senin (1/6/2026) malam.