Jumat, 04 Sep 2026 13:19 WIB

Tangkal Hoaks di Masyarakat, Wali Kota Mojokerto ajak Satlinmas Jaga Kondusivitas Lingkungan

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat berikan paparan kepada satlinmas. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat berikan paparan kepada satlinmas. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan pentingnya peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan di tengah maraknya isu provokasi serta penyebaran informasi hoaks di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada anggota Satlinmas di Kelurahan Surodinawan, Senin (25/5/2026).

Baca Juga: Dua Atlet Balap Sepeda SEA Games jadi Korban Pelecehan Seksual di Pacet Mojokerto

Ning Ita, sapaan akrab wali kota, menyampaikan apresiasi kepada anggota Satlinmas yang selama ini telah berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah secara sukarela sebagai bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Satlinmas ini merupakan bagian penting dalam menjaga ketentraman lingkungan. Memang tugasnya beririsan dengan TNI, Polri maupun Satpol PP, namun Satlinmas hadir langsung di tengah masyarakat dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan masing-masing,” katanya.

Ning Ita menjelaskan, meski bersifat sosial dan tidak melalui pendidikan khusus seperti aparat keamanan lainnya, keberadaan Satlinmas sangat dibutuhkan, terutama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan di lingkungan secara dini.

Baca Juga: Pemkab Mojokerto Kucurkan Rp3,2 Miliar untuk Kelompok Tani, Ajak Milenial Tak Gengsi jadi Petani

Ning Ita pun mengingatkan agar anggota Satlinmas lebih waspada terhadap berbagai isu provokasi yang belakangan berkembang di masyarakat, termasuk penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya melalui media sosial maupun grup percakapan.

"Sekarang ini tantangannya bukan hanya keamanan secara fisik, tetapi juga arus informasi yang belum tentu benar karena itu penting untuk saling memberikan informasi dan melakukan konfirmasi agar tidak mudah terprovokasi,” jelasnya.

Ning Ita juga menyoroti adanya upaya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan media sosial untuk memecah belah persatuan masyarakat melalui penyebaran isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Berkat Akses dan Kualitas Kesehatan, Kota Mojokerto Terima Insentif Fiskal 2 Miliar

Untuk itu, ia meminta seluruh anggota Satlinmas aktif berkoordinasi dengan aparat terkait, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, guna memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun gerakan provokatif di lingkungan masyarakat.

“Mari kita jaga bersama kondusivitas lingkungan. Kalau ada indikasi yang mencurigakan atau informasi yang belum jelas, segera komunikasikan dan saling mengingatkan,” tandas Ning Ita.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Lepas Puluhan Tukik ke Laut, PMI Surabaya Ikut Dukung Pelestarian Penyu di Banyuwangi

Ketua Harian PMI Surabaya, Taufik Rohman, turut melepas langsung puluhan tukik tersebut ke laut.

Cerita Pemuda Lamongan Sulap Kamar di Sambikerep Surabaya jadi Gudang Transit Sabu

Kini, langkah BN terhenti. Pemuda Lamongan itu harus menukar kamar kontrakannya di Sambikerep dengan dinginnya sel tahanan Polrestabes Surabaya.

Taman Dayu Rayakan Anniversary Lewat Turnamen Golf Bernuansa Bali

General Manager Taman Dayu Golf Club & Resort Brendan Sentosa mengatakan perayaan anniversary ini menjadi momentum untuk memberikan apresiasi kepada komunitas.

Mangkrak dan Tak Ada Kepastian, Tiga Pembeli Apartemen PT TPI Gugat Pengembang Rp6,49 Miliar di PN Surabaya

Langkah hukum ini ditempuh lantaran unit yang telah dilunasi sejak 2024 tak kunjung diserahterimakan.

Ketika Peziarah Terusik dengan Markanya Anjal dan Pengemis di Kawasan Sunan Ampel Surabaya

Aduan tersebut mengalir deras ke hotline Lapor Cak Eri. Sejumlah peziarah mengaku kerap diresahkan oleh aksi anjal yang meminta uang dengan berbagai macam cara.

Resmi Dikelola Pemkab Pasuruan, Rest Area dan Tengger Cultural Center Tosari Siap Dihidupkan

Bupati Pasuruan Rusdi Sutejo menegaskan komitmennya untuk segera mengaktifkan fasilitas penunjang wisata tersebut.