Minggu, 12 Jul 2026 03:05 WIB

Tangkal Hoaks di Masyarakat, Wali Kota Mojokerto ajak Satlinmas Jaga Kondusivitas Lingkungan

Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat berikan paparan kepada satlinmas. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).
Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari saat berikan paparan kepada satlinmas. (Dok. Humas Pemkot Surabaya).

selalu.id - Wali Kota Mojokerto, Ika Puspitasari menegaskan pentingnya peran Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketentraman dan ketertiban lingkungan di tengah maraknya isu provokasi serta penyebaran informasi hoaks di masyarakat.

Hal tersebut disampaikan saat memberikan pengarahan kepada anggota Satlinmas di Kelurahan Surodinawan, Senin (25/5/2026).

Baca Juga: Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya

Ning Ita, sapaan akrab wali kota, menyampaikan apresiasi kepada anggota Satlinmas yang selama ini telah berkontribusi menjaga keamanan dan ketertiban wilayah secara sukarela sebagai bentuk pengabdian sosial kepada masyarakat.

“Satlinmas ini merupakan bagian penting dalam menjaga ketentraman lingkungan. Memang tugasnya beririsan dengan TNI, Polri maupun Satpol PP, namun Satlinmas hadir langsung di tengah masyarakat dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan masing-masing,” katanya.

Ning Ita menjelaskan, meski bersifat sosial dan tidak melalui pendidikan khusus seperti aparat keamanan lainnya, keberadaan Satlinmas sangat dibutuhkan, terutama dalam mendeteksi potensi gangguan keamanan di lingkungan secara dini.

Baca Juga: Pasangan Kekasih Pengendara Motor Vario Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto, Begini Kondisinya

Ning Ita pun mengingatkan agar anggota Satlinmas lebih waspada terhadap berbagai isu provokasi yang belakangan berkembang di masyarakat, termasuk penyebaran informasi yang belum jelas kebenarannya melalui media sosial maupun grup percakapan.

"Sekarang ini tantangannya bukan hanya keamanan secara fisik, tetapi juga arus informasi yang belum tentu benar karena itu penting untuk saling memberikan informasi dan melakukan konfirmasi agar tidak mudah terprovokasi,” jelasnya.

Ning Ita juga menyoroti adanya upaya pihak-pihak tertentu yang memanfaatkan media sosial untuk memecah belah persatuan masyarakat melalui penyebaran isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga: Jelang Masuk Sekolah, Pengrajin Sepatu Pantofel Kulit di Mojokerto Banjir Pesanan

Untuk itu, ia meminta seluruh anggota Satlinmas aktif berkoordinasi dengan aparat terkait, termasuk Babinsa dan Bhabinkamtibmas, guna memperkuat deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan maupun gerakan provokatif di lingkungan masyarakat.

“Mari kita jaga bersama kondusivitas lingkungan. Kalau ada indikasi yang mencurigakan atau informasi yang belum jelas, segera komunikasikan dan saling mengingatkan,” tandas Ning Ita.

Editor : Zein Muhammad
Berita Terbaru

Syarat, Jadwal hingga Mencairkan BLT Kesra Rp900 Ribu pada Juli 2026

Apabila pemerintah memutuskan untuk mencairkan kembali BLT Kesra untuk masyarakat, maka calon penerima wajib melakukan pengecekan berkala.

Gadis 14 Tahun Asal Surabaya Diduga Alami Eksploitasi, Dipaksa Ngamen, Hingga Hamil dalam Penyekapan

Korban diduga berkenalan dengan pelaku melalui media sosial pada Januari dan hilang dari rumah pada Maret 2026.

Terapkan Kontrak Digital Pegawai, Pelindo Daya Sejahtera jadi Rujukan Emas UBS

Kunjungan UBS Gold dilakukan atas rekomendasi mitra usaha yang mengetahui keberhasilan PDS dalam menerapkan sistem itu.

Bisnis Narkoba Belum Dimulai, Pengedar Ekstasi di Surabaya Keburu Diringkus

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan puluhan pil ekstasi yang disembunyikan di balik bungkus rokok.

Perkuat Budaya K3, Pelindo Terminal Petikemas Gelar Ngobras  

Peserta dan personel terminal lainnya mendapatkan edukasi mengenai bl8nd spot pada alat berat.

Ancaman Kemerdekaan Pers di Balik Permintaan Penghapusan Berita

Literasi digital menjadi bekal penting agar masyarakat memahami perbedaan antara hak atas privasi, hak memperoleh informasi, dan fungsi pers.