Minggu, 01 Feb 2026 22:41 WIB

Video Dugaan Pungli Wira Wiri Surabaya Viral, Pelamar Ngaku Diminta Rp4 Juta

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 26 Des 2025 17:59 WIB

selalu.id – Sebuah video yang menampilkan dugaan praktik penipuan berkedok rekrutmen kerja di layanan transportasi Wira Wiri Surabaya viral di media sosial. Video tersebut diunggah akun TikTok @bagas_fradanq7 dan ramai dibagikan oleh warganet.

Dalam video itu terlihat seorang pria mengenakan pakaian menyerupai petugas Dinas Perhubungan duduk bersama sejumlah warga di sebuah warung. Narasi dalam unggahan menyebut adanya dugaan permintaan sejumlah uang agar seseorang dapat bekerja sebagai helper sopir Wira Wiri.

Baca Juga: Kasus Pungli Rp8 Juta di Wira-Wiri Bongkar Celah Pengawasan Lemah Dishub Surabaya

“Kronologinya begini, saya dikenalkan oleh seorang ibu yang mengaku kenal dengan oknum di Wira-Wiri. Lalu saya bertemu dengan seorang pria berbaju seperti pegawai Dishub yang katanya sopir Wira-Wiri,” tulis pengunggah dalam keterangan video.

Pengunggah mengaku diminta membayar Rp8 juta sebagai syarat membeli trayek. Karena tidak memiliki uang sebesar itu, ia kemudian menyerahkan uang muka Rp4 juta agar proses kerja tetap berjalan.

“Saya tidak punya uang Rp8 juta. Saya bilang bisa dicicil. Mereka bilang tidak apa-apa, tapi DP dulu Rp4 juta,” tulisnya.

Baca Juga: Kapolda Jatim Ingatkan Warga Tak Viralkan Konten Provokatif: Jangan Membikin Situasi Tidak Kondusif!

Namun hingga berbulan-bulan kemudian, pengunggah mengaku tidak pernah dipanggil bekerja. Uang yang telah diserahkan juga tidak kembali, sementara pihak terduga disebut sulit dihubungi.

Dugaan tersebut mendapat perhatian dari DPRD Surabaya. Ketua Komisi C DPRD Surabaya, Eri Irawan, menegaskan bahwa Pemerintah Kota Surabaya memiliki komitmen tegas terhadap larangan pungutan liar, gratifikasi, dan praktik korupsi di lingkungan pemerintah kota.

“Jika memang itu benar, Dishub harus memberikan sanksi sesuai aturan. Wali Kota sudah berkali-kali menyampaikan tidak boleh ada pungli, gratifikasi, KKN di lingkungan Pemkot Surabaya,” ujar Eri Irawan saat dikonfirmasi, Jumat (26/12/2025).

Baca Juga: Video Jenazah Kakek Ahwa Viral, RT–RW Pastikan Bukan Pengusiran

Eri menyampaikan pihaknya telah berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan Surabaya terkait video tersebut. Menurutnya, Dishub akan memanggil individu yang terekam dalam video untuk dilakukan klarifikasi.

“Dishub akan memanggil yang bersangkutan untuk klarifikasi dan pemeriksaan. Komisi C sudah berkoordinasi dengan Dishub,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Pada laga pekan ke-19 BRI Super League 2025/2026 ini, Bajul Ijo-julukan Persebaya, hanya mampu memetik satu poin, tidak seperti yang diharapkan.

Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Surabaya, Dedik Irianto mengatakan bahwa pohon tumbang itu telah dievakuasi dan dinyatakan kondusif.

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.