Sabtu, 06 Jun 2026 07:05 WIB

DPRD Surabaya Soroti KUA Berdiri di Aset Pemkot, Desak Renovasi Standar Layanan

  • Penulis : Ade Resty
  • | Selasa, 18 Nov 2025 13:33 WIB
Ketua Komisi B DPRD Surabaya M Faridz Afif
Ketua Komisi B DPRD Surabaya M Faridz Afif

selalu.id - Ketua Komisi B DPRD Surabaya M Faridz Afif menyoroti banyak kantor urusan agama di Surabaya yang berdiri di atas lahan milik Pemkot Surabaya PT KAI dan PT Pelindo.

 

Baca Juga: Nikah Usai Lebaran Meningkat, Kemenag Pastikan Layanan KUA Tetap Jalan

Kondisi tersebut dinilai menghambat renovasi dan peningkatan layanan karena status aset belum jelas.

 

Afif mengatakan KUA yang berada di atas lahan BUMN berada pada kewenangan Kementerian Agama. Namun untuk lahan milik Pemkot, DPRD siap memfasilitasi penyelesaian agar proses renovasi bisa dilakukan.

 

"Yang dengan KAI dan Pelindo itu urusannya Kemenag. Tapi yang dengan pemerintah kota nanti akan kita fasilitasi agar diberikan solusi untuk melakukan renovasi," kata Afif, Selasa 18 November 2025.

 

Dari 31 kecamatan di Surabaya hanya 8 KUA yang berdiri di atas aset resmi milik Kementerian Agama. Sisanya berada di atas tanah milik Pemkot dan BUMN.

 

KUA tetap harus memberikan layanan publik mulai urusan pernikahan hingga konsultasi keluarga.

Baca Juga: DPRD Nilai Becak Listrik Presiden Prabowo Bantu Ekonomi Lansia Surabaya

 

"Ini urusan pemerintah dan pemerintah. KUA itu melayani masyarakat Surabaya. Tapi yang milik Kemenag masih 8 dari 31 kecamatan," jelas Afif.

 

Ia meminta inventarisasi menyeluruh oleh Kemenag Surabaya untuk memastikan lokasi KUA mana saja yang berdiri di atas lahan bukan milik Kemenag.

 

"Kami minta Kemenag Surabaya menginventarisir mana saja KUA yang menempati tanah aset. Supaya KUA itu bisa direnovasi sesuai standar yang berlaku," tegasnya.

Baca Juga: KUA Karangpilang di Aset Pemkot, Kepala KUA Minta Kepastian Tanah

 

Standar pelayanan KUA telah ditetapkan Kemenag mulai ruang konsultasi hingga fasilitas penerimaan masyarakat. Afif menegaskan perlunya pembenahan gedung agar sesuai standar meski lokasinya berada di atas tanah Pemkot atau BUMN.

 

"Kemenag sudah ada standarisasinya. Kami minta bantuan Pemkot agar KUA yang menempati tanah aset direnovasi sesuai standar. Karena ini pun melayani masyarakat," katanya.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Polrestabes Surabaya Gerebek Markas Sindikat Curanmor di Margomulyo, Ini yang Didapat

Penyidik saat ini terus mengembangkan kasus tersebut untuk mengungkap kemungkinan adanya tempat kejadian perkara lain maupun keterlibatan pelaku lain.

Sembunyikan Motor Curian di Rumah Mertua, Begini Ending Maling di Surabaya

Kini pelaku masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Kenjeran untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.

Pekan Olahraga Bhayangkara ke-80, Kapolda Jatim Tekankan Soliditas dan Sportivitas

Selain meningkatkan prestasi, kegiatan tersebut diharapkan mampu memperkuat hubungan sosial dan kemitraan antara Polri dengan masyarakat.

Senangnya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polres Pasuruan

Suasana haru tak terhindarkan saat sepeda motor hasil curian itu diserahkan langsung kepada pemiliknya.

Update Jemaah Haji Jatim yang Sakit, Wafat hingga Pulang Selamat, Berikut Datanya

Hingga saat ini, sebanyak 38.316 orang masih berada di Arab Saudi dan menunggu jadwal kepulangan sesuai kloter masing-masing.

Momen Dramatis Tim Damkar saat Evakuasi Kambing Etawa Terperosok Sumur di Mojokerto

Supoyo menyebut sumur tersebut sudah tidak dipakai lagi. Petugas damkar memakai tali tampar, tali karmantel, serta anak tangga untuk proses evakuasi.