Jumat, 05 Jun 2026 11:21 WIB

Polda Jatim Siagakan 1.400 Personel Hadapi Cuaca Ekstrem

selalu.id – Polda Jawa Timur bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) menggelar Apel Gelar Pasukan Kesiapan Tanggap Darurat Bencana di Lapangan Mapolda Jatim, Rabu (5/11/2025). Kegiatan ini diikuti unsur TNI, Polri, BPBD, Basarnas, dan berbagai instansi pemerintah daerah sebagai bentuk kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem dan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Timur.

 

Baca Juga: 971 Bintara SPN Polda Jatim Resmi Dilantik, Begini Pesan Khusus Kapolda

Kapolda Jatim Irjen Pol Nanang Avianto menyampaikan apel ini menjadi langkah pengecekan kesiapan personel dan peralatan agar dapat membantu masyarakat secara cepat dan tepat saat terjadi bencana.

 

“Apel kesiapan tanggap darurat bencana di Jawa Timur yang juga dilakukan serentak di seluruh Indonesia ini untuk mengecek kembali kesiapan personel dan peralatan yang kita miliki agar benar-benar siap membantu masyarakat yang terdampak bencana,” ujar Irjen Pol Nanang.

 

Dalam apel tersebut, Polda Jatim menurunkan sekitar 1.400 personel gabungan dari berbagai instansi. Sementara itu, sebanyak 6.000 personel di jajaran Polres dan Polresta se-Jawa Timur juga melaksanakan kegiatan serupa secara serentak.

 

“Kami berkolaborasi dengan Pemda, TNI, BNPB, dan semua stakeholder terkait, termasuk masyarakat,” tambah Irjen Pol Nanang.

 

Kapolda Jatim berharap kesiapan personel dan sinergi antarinstansi dapat mempercepat penanganan bencana. “Diharapkan penanganan bencana dapat dilakukan secara cepat, tepat, dan terpadu demi keselamatan masyarakat Jawa Timur, karena ini menyangkut pertolongan terhadap jiwa,” tegasnya.

 

Baca Juga: Bahagianya Korban Pencurian saat Motornya Dikembalikan Polda Jatim

Dalam apel tersebut, Kapolda Jatim juga membacakan Amanat Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo yang menekankan pentingnya sinergi nasional dalam menghadapi kompleksitas bencana akibat perubahan iklim global.

 

Berdasarkan data BNPB hingga 19 Oktober 2025, tercatat 2.606 bencana alam terjadi di Indonesia. Rinciannya 1.289 banjir, 544 cuaca ekstrem, 511 kebakaran hutan dan lahan, 189 tanah longsor, 22 gempa bumi, dan 4 erupsi gunung berapi. Akibatnya, 361 orang meninggal, 37 orang hilang, dan lebih dari 5,2 juta orang mengungsi.

 

Dalam amanat tersebut juga disebutkan Indonesia menempati peringkat ketiga negara dengan potensi bencana tertinggi di dunia menurut World Risk Index 2025.

 

Baca Juga: Polda Jatim Ringkus 319 Bandit, Sita Motor-Mobil, Emas hingga Uang Tunai

Kapolda Jatim menegaskan delapan penekanan penting dalam apel siaga ini, di antaranya deteksi dini wilayah rawan bencana, imbauan kamtibmas, kesiapan logistik, simulasi tanggap darurat, kecepatan evakuasi, empati dalam tugas kemanusiaan, evaluasi prosedur penanganan, serta koordinasi lintas sektor dengan TNI, BNPB, Basarnas, PMI, BMKG, dan pemerintah daerah.

 

“Kita diberi amanah untuk melindungi rakyat dari segala bahaya, termasuk bencana. Negara harus selalu hadir memberikan perlindungan dan pertolongan kepada masyarakat,” ujarnya.

 

Apel gelar pasukan ini menjadi momentum penting bagi Jawa Timur untuk memperkuat kesiapan tanggap darurat menghadapi potensi bencana hidrometeorologi yang diperkirakan meningkat pada puncak musim hujan November 2025 hingga Januari 2026.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Pemprov Jatim Sabet Penghargaan Terbaik Ketegori Penurunan Pengangguran

Capaian ini merupakan hasil upaya pencapaian banyak poin indikator kinerja utama Pemprov Jatim yang selama ini dijalankan melalui Nawa Bhakti Satya.

Harga Emas Antam Hari Ini: Masih Kurang Bagus, Jangan Marah ya Bunda..

Sementara itu, buyback harga emas hari ini naik lebih tinggi hingga Rp40.000 per gram dan kini berada di level Rp2.589.000 per gram.

Ramalan Zodiak Hari Ini: Banyak Peristiwa Tak Terduga, Siapkan Mental dan Hati-hati

Ramalan zodiak pada umumnya meliputi tentang kehidupan secara umum, kesehatan, pekerjaan, hingga cinta. Kali ini diulas lengkap, banyak kejutan.

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.