Sabtu, 05 Sep 2026 17:25 WIB

SPBU Rajawali Sebut Pertalite yang Ditunjukkan Wawali Armuji Aneh dan Seperti Dibuat-buat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Okt 2025 20:57 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Supervisor SPBU Rajawali, Budi Susetyo, buka suara soal botol berisi cairan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang sempat diperlihatkan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat melakukan sidak beberapa waktu lalu.

Budi menegaskan, cairan dalam botol itu bukan berasal dari SPBU Rajawali, dan secara visual terlihat janggal.

Baca Juga: Sango Ceramics Indonesia Luncurkan Showroom di Surabaya, Hadirkan Produk Keramik Ekspor

"Yang bawa botol itu orang luar. Saya tanya beli di mana, dia nggak jawab. Setelah itu botolnya malah diminta lagi sama yang bawa, terus pergi,” ungkap Budi saat ditemui awak media di lokasi, Jumat (31/11/2025).

Menurutnya, dari hasil pengamatan, cairan dalam botol tersebut tampak terlalu bening untuk disebut sebagai campuran BBM dari dispenser SPBU.

“Airnya bening banget, seperti dibuat-buat. Kalau benar dari tangki kami, pasti nggak sejernih itu,” katanya.

Budi menjelaskan, usai video viral soal dugaan Pertalite campur air itu menyebar di media sosial, pihak Pertamina bersama Korwas langsung datang untuk memeriksa seluruh tangki dan dispenser di SPBU Rajawali.

“Pertamina dan tim kepolisian sudah turun. Dicek air di tangki pendam dan di dispenser, hasilnya aman, nggak ada masalah,” tegasnya.

Ia memastikan, sejauh ini tidak ada bukti adanya campuran air dalam BBM di SPBU Rajawali, dan pelayanan tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga: Aturan Jam Operasional Pasar Tanjungsari 77 Surabaya Diprotes, Saleh Mukadar: Pemerintah Mau Ganti Rugi Kalau Buah Rusak

Terkait pengaduan sejumlah pengemudi ojek online yang motornya mogok setelah mengisi Pertalite, Budi mengatakan kasus itu sudah disampaikan ke Pertamina untuk diverifikasi.

“Kami sudah laporkan ke Pertamina. Dari hasil pengecekan CCTV, yang benar-benar beli di sini cuma satu orang, yang lain ternyata isi di SPBU lain,” ujarnya.

Budi menambahkan, SPBU Rajawali selalu mengikuti prosedur keluhan pelanggan sesuai arahan Pertamina, termasuk meminta bukti nota pembelian sebagai dasar penelusuran.

Di sisi lain, ia mengaku sempat stres karena wajahnya ikut muncul di video viral tersebut.

Baca Juga: Marak Pemotongan Unggas Ilegal di Permukiman Padat Surabaya, DPRD Bilang Begini

“Stres, nggak bisa tidur. Buka IG, buka Facebook, muka saya di mana-mana,” ucapnya sambil tersenyum.

Meski begitu, ia berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam menilai informasi di media sosial.

“Kami di sini kerja sesuai SOP. Kalau ada keluhan, pasti kami tindaklanjuti. Tapi jangan sampai menyebarkan yang belum tentu benar,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Kebakaran Landa Pabrik Rokok di Jabon Sidoarjo

Petugas mencatat area gudang yang hangus terbakar diperkirakan mencapai 700 meter persegi.

Hadiri Raker Gabungan DPP Apeksi, Wali Kota Mojokerto Ning Ita: TKD Harus Fleksibel

Ning Ita menegaskan Apeksi akan terus mendorong agar relasi pusat dan daerah dibangun dengan prinsip kuat, adil, dan adaptif.

DPRD Surabaya Temukan Anak Putus Sekolah, Data Desilnya di Atas 5

“Masih banyak ternyata anak-anak yang butuh sekolah karena biaya. Sementara ternyata desilnya di atas 5,” kata Imam.

Menyoal Dugaan Keracunan MBG di Sidoarjo, Kemenag RI Dorong Upaya Investigasi

Wamenag menegaskan, program MBG tetap dibutuhkan dan diharapkan dapat terus memberikan manfaat bagi pesantren dan madrasah.

Kenang Setahun Wafatnya Affan Kurniawan, Forkopimda Sidoarjo Bagi Beras ke Seribu Driver Ojol

Bantuan bertepatan dengan satu tahun wafatnya Affan Kurniawan, pengemudi ojol asal Jakarta yang meninggal dunia setahun lalu dalam aksi ujuk rasa.

Libatkan 25.613 Peserta, Tajemtra 2026 Pecah Rekor 

Para peserta menempuh perjalanan kurang lebih 30 KM hingga finish di kawasan Alun-alun Jember.