Kamis, 04 Jun 2026 21:37 WIB

SPBU Rajawali Sebut Pertalite yang Ditunjukkan Wawali Armuji Aneh dan Seperti Dibuat-buat

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 31 Okt 2025 20:57 WIB
Screenshoot video yang beredar
Screenshoot video yang beredar

selalu.id - Supervisor SPBU Rajawali, Budi Susetyo, buka suara soal botol berisi cairan bahan bakar minyak (BBM) jenis pertalite yang sempat diperlihatkan Wakil Wali Kota Surabaya Armuji saat melakukan sidak beberapa waktu lalu.

Budi menegaskan, cairan dalam botol itu bukan berasal dari SPBU Rajawali, dan secara visual terlihat janggal.

Baca Juga: Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

"Yang bawa botol itu orang luar. Saya tanya beli di mana, dia nggak jawab. Setelah itu botolnya malah diminta lagi sama yang bawa, terus pergi,” ungkap Budi saat ditemui awak media di lokasi, Jumat (31/11/2025).

Menurutnya, dari hasil pengamatan, cairan dalam botol tersebut tampak terlalu bening untuk disebut sebagai campuran BBM dari dispenser SPBU.

“Airnya bening banget, seperti dibuat-buat. Kalau benar dari tangki kami, pasti nggak sejernih itu,” katanya.

Budi menjelaskan, usai video viral soal dugaan Pertalite campur air itu menyebar di media sosial, pihak Pertamina bersama Korwas langsung datang untuk memeriksa seluruh tangki dan dispenser di SPBU Rajawali.

“Pertamina dan tim kepolisian sudah turun. Dicek air di tangki pendam dan di dispenser, hasilnya aman, nggak ada masalah,” tegasnya.

Ia memastikan, sejauh ini tidak ada bukti adanya campuran air dalam BBM di SPBU Rajawali, dan pelayanan tetap berjalan seperti biasa.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Terkait pengaduan sejumlah pengemudi ojek online yang motornya mogok setelah mengisi Pertalite, Budi mengatakan kasus itu sudah disampaikan ke Pertamina untuk diverifikasi.

“Kami sudah laporkan ke Pertamina. Dari hasil pengecekan CCTV, yang benar-benar beli di sini cuma satu orang, yang lain ternyata isi di SPBU lain,” ujarnya.

Budi menambahkan, SPBU Rajawali selalu mengikuti prosedur keluhan pelanggan sesuai arahan Pertamina, termasuk meminta bukti nota pembelian sebagai dasar penelusuran.

Di sisi lain, ia mengaku sempat stres karena wajahnya ikut muncul di video viral tersebut.

Baca Juga: SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

“Stres, nggak bisa tidur. Buka IG, buka Facebook, muka saya di mana-mana,” ucapnya sambil tersenyum.

Meski begitu, ia berharap masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam menilai informasi di media sosial.

“Kami di sini kerja sesuai SOP. Kalau ada keluhan, pasti kami tindaklanjuti. Tapi jangan sampai menyebarkan yang belum tentu benar,” pungkasnya.

Editor : Arif Ardianto
Berita Terbaru

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Gugat MK Soal Masa Berlaku SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Maling yang Sering Curi Lampu Lalulintas di Semampir Surabaya Dibekuk, Ini Identitasnya

Saat ini pelaku telah ditetapkan tersangka dan ditahan di Mapolsek Semampir untuk menjalani proses hukum lebih lanjut.