Jumat, 05 Jun 2026 07:24 WIB

Surabaya Jadi Contoh Nasional Gerakan Wakaf dan Kerukunan Umat Beragama

selalu.id – Surabaya dinilai menjadi contoh nasional dalam penguatan kerukunan antarumat beragama dan gerakan wakaf produktif. Hal itu terlihat dalam acara “Harmoni Umat Beragama Jawa Timur dan Kick Off Wakaf Keabadian Cinta serta Wakaf Pelajar Madrasah Kota Surabaya” yang digelar di Royal Residence, Wiyung, Surabaya, Rabu (15/10/2025) malam.

 

Baca Juga: Menteri Agama soal WFH, Layanan untuk Umat Harus Tetap Optimal

Menteri Agama RI Nasaruddin Umar mengapresiasi penyelenggaraan acara tersebut. Ia menekankan pentingnya rumah ibadah sebagai pusat pembinaan moral dan penggerak kebaikan sosial. “Lebih baik lebih banyak rumah ibadah daripada rumah preman. Rumah ibadah adalah pertanda cinta kasih dari para pemeluknya,” ujarnya.

 

Nasaruddin berharap kegiatan ini menjadi contoh bagi daerah lain dalam memperkuat sinergi lintas agama melalui program kemanusiaan. Ia mengajak seluruh tokoh agama dan masyarakat untuk mensyukuri keberagaman Indonesia. “Indonesia adalah lukisan Tuhan, dengan warna-warni perbedaan yang membentuk harmoni,” katanya.

 

Dirjen Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama, Abu Rokhmad, turut mengapresiasi dukungan Pemerintah Kota Surabaya dan masyarakat yang dinilai berhasil mewujudkan kehidupan beragama yang rukun dan inklusif. Ia menegaskan, gerakan wakaf harus dimaknai sebagai bentuk solidaritas sosial dan tanggung jawab moral antarumat.

Baca Juga: Penampakan Eks Menag Yaqut Cholil Ditahan KPK: Tangan Diborgol, Lebaran Dipenjara

 

Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jawa Timur, Akhmad Sruji Bahtiar, menambahkan bahwa keberagaman agama dan budaya merupakan kekayaan bangsa yang wajib dijaga. Ia mencontohkan keberadaan enam rumah ibadah dari berbagai agama yang berdiri berdampingan di kawasan Royal Residence. “Kita bahagia dan damai karena wakaf dan karena berbagi,” ujarnya.

 

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyampaikan terima kasih atas dukungan Kementerian Agama dalam mengembangkan gerakan wakaf di Surabaya. Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat luas bagi masyarakat, termasuk bagi calon pengantin yang diajak berwakaf sejak dini. “Surabaya akan menjadi kota yang kuat dan berkah jika akidah umatnya kuat, umat agama apa pun itu,” kata Eri.

Baca Juga: Menteri Agama Minta Maaf soal Pernyataan Tinggalkan Zakat

 

Acara ditutup dengan doa lintas agama yang dipimpin oleh pemuka agama Islam, Katolik, Kristen, Hindu, Buddha, dan Khonghucu, sebagai simbol kerukunan dan keharmonisan di tengah keberagaman.

 

Editor : Ading
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Iman tidak menjelaskan lebih detail terkait proses perizinan yang menurutnya pada pekan lalu akan segera selesai, tinggal menunggu pembayaran PBG.

Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Akibat pengeroyokan itu, korban mengalami luka berat pada bagian kepala hingga tempurung kepalanya pecah. Korban juga disebut menderita patah tulang.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.