Kamis, 04 Jun 2026 15:51 WIB

Data Terbaru Musala Al-Khoziny Ambruk, 44 Korban Meninggal Dunia

Selalu.id - Korban meninggal dunia akibat ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny terus bertambah. Update terbaru, Basarnas telah mengevakuasi 44 jenazah dari reruntuhan.

Direktur Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo mengatakan, pada pencarian hari ketujuh korban meninggal dunia berada di sektor A1, A2, A3 dan A4.

Baca Juga: Jaring Atlet Jelang Porprov Jatim 2027, Pordasi Sidoarjo Gelar Lomba Berkuda

"Proses evakuasi masih terus berlangsung. Pembersihan puing difokuskan ke sisi utara pada bagian yang tidak terintegrasi dengan struktur utama," kata Yudhi, Minggu (5/10/2025).

Baca Juga: DPRD Sidoarjo Ingatkan Pansel Delta Tirta Jaga Netralitas dan Transparansi Seleksi Direksi

Ia menambahkan, hingga hari ketujuh pencarian Basarnas berhasil mengevakuasi sebanyak 148 korban dengan rincian 104 selamat dan 44 meninggal dunia.

"Jumlah total hingga saat ini ada 148 korban, 104 selamat 44 meninggal dunia dengan dua bodi part," pungkasnya.

Baca Juga: Siswi SMPN 6 Sidoarjo jadi Finalis Putri Pertiwi Jatim 2026, Dapat Dukungan Langsung dari Wabup Mimik

Hingga saat ini, tim basarnas masih melakukan pencarian korban ambruknya musala Pondok Pesantren Al-Khoziny dengan mengerahkan alat berat.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Sedan Baleno Terbakar di SPBU Probolinggo, di Dalam Mobil Petugas Temukan 8 Jeriken Isi Petralite

Setelah pembasahan usai petugas menemukan sekitar delapan jeriken di dalam sedan Suzuki Baleno yang terbakar.

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.