Rabu, 22 Jul 2026 18:19 WIB

Rekonstruksi Mutilasi di Lidah Wetan, Korban Sempat Ucapkan "Tak Tahu Malu"

Rekonstruksi kasus mutilasi Tiara di Lidah Wetan
Rekonstruksi kasus mutilasi Tiara di Lidah Wetan

selalu.id - Satreskrim Polres Mojokerto menggelar rekonstruksi kasus mutilasi di rumah kontrakan Jalan Lidah Wetan, Lakarsantri, Surabaya, Rabu (17/9/2025). Rekonstruksi memperlihatkan detik-detik terakhir sebelum Tiara Angelina Saraswati dibunuh oleh Alvi Maulana (24).

 

Baca Juga: Pasangan Kekasih yang Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto Itu Masih Remaja, Ini Identitasnya

Motif pembunuhan diduga karena sakit hati yang dipendam Alvi. Puncaknya terjadi pada Minggu, 31 Agustus 2025, saat Tiara mengunci pintu kontrakan dari luar.

 

Dalam rekonstruksi, Alvi mengaku menunggu sekitar satu jam di depan pintu. "Saya chat, saya telepon juga tapi gak diangkat. Saya terus duduk di depan pintu," katanya.

 

Setelah pintu dibuka, Tiara disebut melontarkan kata-kata yang memicu emosi tersangka. "(Korban) bilang; tidak tahu malu. Terus dia naik ke atas," ungkap Alvi dalam rekonstruksi.

Baca Juga: Pasangan Kekasih Pengendara Motor Vario Terjun ke Jurang Pacet Mojokerto, Begini Kondisinya

 

Alvi kemudian masuk ke dalam kontrakan. Dalam adegan diperagakan bahwa pintu hanya dibuka separuh.

 

Baca Juga: Kejamnya Maulana Mutilasi sang Kekasih, Kini Dipenjara Seumur Hidup

Pantauan di lokasi menunjukkan Alvi berpenampilan plontos dengan kondisi fisik sehat, namun lebih sering menundukkan pandangan. Ia tiba di lokasi sekitar pukul 11.00 WIB dengan tangan diborgol. Warga yang menyaksikan sempat melontarkan umpatan kepadanya.

 

Rekonstruksi ini diharapkan memberi gambaran lebih jelas mengenai kronologi kejadian serta motif di balik tindakan tersangka.

Editor : Ading
Berita Terbaru

DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Desakan itu muncul setelah delapan halte yang telah dipasangi iklan mampu menyumbang PAD sebesar Rp583 juta.

Tabrak Truk Parkir, Pasutri di Mojokerto Tewas 

Petugas Unit Gakkum saat ini masih melakukan penyelidikan untuk mengetahui penyebab kecelakaan yang merenggut nyawa pasangan suami istri tersebut.

Ketika Wabup Sidoarjo Mimik Pakai Dana Pribadi Bangun Jembatan Kedungbanteng–Balongdowo

Setelah bertahun-tahun menunggu realisasi pembangunan, akses yang menjadi urat nadi mobilitas masyarakat tersebut kini memasuki tahap pemasangan box culvert.

Seorang Kakek di Mojokerto jadi Korban Gendam, Motor Supra Kesayangan Raib

Peristiwa itu terjadi di area Perumahan Flower Garden, Dusun Glonggongan, Desa Sumbertebu, Kecamatan Bangsal. Korban saat itu tengah mencari rumput.

Resmikan Closed Barn di Pasuruan, Wamenko Pangan Dorong Pengembangan Sapi Perah Dataran Rendah

Inovasi tersebut diyakini dapat menjadi terobosan untuk meningkatkan produksi susu nasional sekaligus mengurangi ketergantungan terhadap impor.

Dr WP Djatmiko soal OTT Bupati Lombok Barat: Biaya Politik Tinggi hingga Lemahnya Pengawas Internal

Sebaliknya, publik harus mendorong reformasi sistemik pada legal substance dan legal culture agar kasus-kasus korupsi serupa tidak terus berulang.