Kamis, 04 Jun 2026 07:33 WIB

Pulang Kerja Terjebak Demo Ricuh, Warga Ini Ditolong Wali Kota Eri

  • Penulis : Ade Resty
  • | Jumat, 05 Sep 2025 15:49 WIB
Wali Kota Eri membantu warga terjebak demo
Wali Kota Eri membantu warga terjebak demo

selalu.id– Jumat malam, 29 Agustus 2025, menjadi malam penuh ketegangan di jantung Kota Surabaya. Kerusuhan mewarnai aksi massa, ban terbakar di jalan, dan gas air mata mulai dilepaskan. Namun di balik suasana mencekam itu, terselip kisah seorang warga Gubeng yang mendapat perlindungan langsung dari Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi.

 

Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat

Intan, warga Gubeng Kertajaya, awalnya hanya ingin pulang usai bekerja. Ia tak menyangka perjalanan malam itu akan mengantarkannya pada pengalaman yang membekas seumur hidup.

 

“Saya pikir demonya di Polda Jatim, jadi saya santai aja. Lewat Gemblongan, Genteng Kali, semua masih normal,” kata Intan saat ditemui, Jumat (5/9/2025).

 

Namun situasi berubah ketika ia tiba di sekitar rumah dinas wali kota. Jalanan ditutup, kerumunan massa terlihat, dan suasana semakin tegang. Di tengah hiruk-pikuk itu, Intan melihat sosok Wali Kota Eri Cahyadi berdiri, mengenakan pakaian serba hitam, mengatur arus lalu lintas.

 

Bingung mencari jalan pulang, Intan sempat bertanya kepada petugas Pemkot. Tak lama, Eri sendiri menghampiri. “Beliau tanya rumah saya di mana. Saya jawab di Gubeng Kertajaya. Pak Eri bilang aksesnya sedang ditutup, karena ada kerusuhan. Suasananya memang mencekam sekali,” tutur Intan.

 

Malam itu, Intan tak kuasa menahan air mata ketika ditanya soal keluarganya. “Saya bilang, saya sudah nggak punya orang tua. Tiba-tiba langsung nangis,” kenangnya.

 

Melihat itu, Eri menawarkan Intan untuk singgah di rumah dinas. “Ya sudah, istirahat di rumah saya dulu. Rumahnya di sini, nggak apa-apa,” kata Intan menirukan wali kota.

Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel

 

Di dalam rumah dinas, Intan disambut istri wali kota, Rini Indriyani, dan keluarga. Ia diberi air minum dan ditemani hingga tenang. Dari layar CCTV, Intan bisa melihat bagaimana Wali Kota Eri tetap berada di luar, membagikan masker, air minum, dan mengatur lalu lintas di tengah kericuhan.

 

“Rasanya campur aduk. Takut, bingung, tapi juga merasa aman karena ada beliau,” ucapnya.

 

Hingga lewat tengah malam, kondisi jalanan masih belum sepenuhnya kondusif. Intan akhirnya diantar pulang dengan motor oleh petugas, sementara mobilnya dititipkan di rumah dinas. “Pas sampai rumah, ternyata jalan depan masih banyak massa. Ban sama kayu masih dibakar,” ujarnya.

Baca Juga: Dianggap Ganggu Estetika Kota, Fasad Eks Toko Nam Akan Dibongkar Pemkot Surabaya

 

Keesokan paginya, Intan kembali ke rumah dinas untuk mengambil mobil. Tak disangka, ia kembali dipanggil masuk dan bertemu langsung dengan wali kota. Saat itu, ia menyampaikan rasa terima kasih secara langsung.

 

“Saya sangat berterima kasih. Beliau terjun langsung, cepat tanggap. Itu benar-benar pemimpin yang hadir di tengah rakyatnya,” kata Intan dengan mata berkaca-kaca.

 

Bagi Intan, peristiwa malam itu akan selalu dikenang. “Itu pengalaman yang nggak akan pernah saya lupakan. Malam yang menakutkan, tapi juga membuat saya merasa terlindungi,” pungkasnya.

Editor : Ading
Berita Terbaru

Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Camat Sukolilo Surabaya, M Aries Hilmi mengatakan telah meminta klarifikasi kepada pengembang terkait status lahan yang dipersoalkan warga. Hasilnya begini.

Beranikah Pemkot Surabaya Tutup Gion Spa, Tempat yang Jadi Eksploitasi Anak?

Fathoni mengatakan predikat Kota Layak Anak yang selama ini disandang Surabaya harus dibuktikan melalui tindakan tegas ketika terjadi kasus eksploitasi anak.

Maling SPPG Itu Bernama Dadan Hindayana

Kepala Staf Kepresidenan (KSP), Dudung Abdurachman membenarkan salah satu pemicu Dadan dicopot dari Kepala BGN adalah dugaan jual beli SPPG.

Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Ditahan Kejagung, Ini Dugaan Kasusnya

Saat ditahan, Dadan mengenakan rompi merah muda dengan dikawal penyidik Jaksa Agung Muda Bidang Pidana Khusus Kejagung.

SIER Bantu Pelajar Tebus Ijazah yang Tertahan, Aksi Nyata Dukung Dunia Pendidikan

Plt Direktur Utama PT SIER, Lussi Erniawati, mengatakan bahwa pendidikan merupakan fondasi penting dalam membangun masa depan generasi muda.

Foto: Menikmati Rintik Hujan hingga Kuliner di Jalan Hefang Hangzhou

Sore ini, Rabu, 3 Juni 2026, Jalanan Hefang atau Qinghefang terpantau diguyur hujan. Suasananya syahdu.