Wali Kota Eri Ceritakan Pengalamannya saat Demo Ricuh di Surabaya
- Penulis : Ade Resty
- | Kamis, 04 Sep 2025 13:18 WIB
selalu.id – Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, menceritakan pengalamannya saat berada di tengah kericuhan demonstran pada 28–30 Agustus 2025 lalu.
Baca Juga: Kejati Jatim Serahkan Aduan Dugaan Pemborosan APBD Surabaya 2025 ke Inspektorat
Ia mengaku sempat terkena gas air mata ketika berada di sekitar Balai Kota hingga kawasan Grand City.
“Sejak malam pertama kericuhan, saya sudah berada di lapangan. Bahkan saya juga kena gas air mata karena posisinya dekat dengan kerumunan,” ujar Eri, Kamis (4/9/2025).
Eri menuturkan, momen paling membekas baginya adalah ketika melihat seorang anak kecil terjebak di tengah kekacauan. Anak itu menangis di dalam mobil hingga akhirnya ditolong langsung oleh Eri.
“Saya lihat ada anak nangis di mobil, sampai nggak bisa ngomong. Saya tarik mobilnya, saya suruh menepi, lalu saya ajak masuk ke rumah dinas supaya aman. Tidak saya biarkan pulang malam itu,” katanya.
Baca Juga: Pertama Kali Digelar Malam, Surabaya Vaganza 2026 Dongkrak Wisata dan Okupansi Hotel
Meski matanya perih akibat gas air mata, Eri tetap mengarahkan warga agar tidak melewati kawasan Grand City yang saat itu masih ricuh. Anak tersebut baru dipulangkan sekitar pukul 03.00 setelah situasi dinilai aman.
Eri menilai pengalaman itu sebagai pengingat penting. “Saya sadar, ini teguran dari Gusti Allah. Kita mungkin kurang saling mengingatkan, kurang bersyukur, kurang menjaga kebersamaan. Karena itu saya ingin masyarakat Surabaya tetap guyub rukun,” ucapnya.
Baca Juga: Dianggap Ganggu Estetika Kota, Fasad Eks Toko Nam Akan Dibongkar Pemkot Surabaya
Ia menambahkan, kondisi Kota Surabaya kini berangsur kondusif setelah TNI-Polri melakukan pengamanan di berbagai titik.
“Alhamdulillah Surabaya sudah aman. Warga bisa kembali beraktivitas, nongkrong, olahraga, semuanya normal lagi. Surabaya aman karena dijaga masyarakat bersama aparat,” pungkasnya.
Editor : AdingURL : https://selalu.id/news-10718-wali-kota-eri-ceritakan-pengalamannya-saat-demo-ricuh-di-surabaya
