Rabu, 22 Jul 2026 23:30 WIB

Demo di Polrestabes Surabaya Berakhir Ricuh, Beberapa Orang Dikabarkan Ditangkap

selalu.id - Aksi demonstrasi di depan kantor Mapolrestabes Surabaya berakhir ricuh, ratusan massa berhasil dipukul mundur, Sabtu (30/8/2025).

Massa dari kelompok gabungan mahasiswa dan masyarakat tersebut sedianya berniat menggelar aksi di depan kantor Mapolrestabes Surabaya Jalan Sikatan Surabaya. Massa yang diperkirakan berjumlah ratusan orang tersebut datang dari berbagai arah. Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas kepolisian mengambil langkah untuk membubarkan massa dengan mendorong untuk menjauh dari Mapolrestabes.

Baca Juga: 75 Anak Surabaya Resmi Kantongi Penetapan Perwalian, Hak Pendidikan hingga Kesehatan Terjamin

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Luthfie Sulistiawan menemui para mahasiswa untuk mengimbau agar segera membubarkan aksi di depan kantor Polrestabes Surabaya, Sabtu.

"Sudah ya, teman-teman disuruh balik, semua aman kan," ucap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie saat menemui massa di luar kantor Polrestabes Surabaya.

Imbauan Kapolrestabes tersebut berdasarkan Pasal 6 ayat (2) Perkap Nomor 9 Tahun 2008 yang mengatur batasan waktu melakukan demonstrasi yakni antara pukul 6 pagi hingga pukul 6 sore untuk tempat terbuka.

Pada pukul 17.28 WIB, semua peserta aksi mulai mengambil kendaraannya dan perlahan meninggalkan kantor Polrestabes Surabaya.

Namun, masih terlihat, beberapa orang duduk-duduk di pinggir Jalan Sikatan di depan kantor Polrestabes Surabaya.

Hal itu membuat petugas yang masih berjaga di depan kantor Polrestabes Surabaya, mengimbau seluruh mahasiswa untuk segera balik.

Baca Juga: DPRD Surabaya Desak Dishub Garap Iklan di 69 Halte untuk Dongkrak PAD

Sementara itu, sejumlah properti milik Polrestabes Surabaya terlihat rusak. Salah satunya tulisan neon box "Museum Hidup Polrestabes Surabaya" yang hampir seluruh mika depannya pecah.

Tak hanya itu, banyak vandalisme yang dibuat oleh peserta aksi di tembok kantor Polrestabes Surabaya dan gedung kafe Nude Coffe depannya.

Hingga pukul 17.40 WIB, terlihat di depan kantor Polrestabes Surabaya sudah tidak ada lagi massa yang berkerumun.

Berdasar informasi, beberapa massa aksi tertangkap petugas lantaran diindikasikan melawan pembubaran.

Baca Juga: Pemkot Surabaya Tetapkan Perwalian 75 Anak Perlindungan Khusus

Sebelumnya, Ratusan mahasiswa menggelar aksi solidaritas di kantor Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Sabtu untuk menyampaikan aspirasi terkait adanya rekan mahasiswa yang ditahan saat melakukan aksi serupa pada Jumat (29/8),

Diketahui mahasiswa yang melakukan aksi tersebut berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Kemudian Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan sebagainya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Kemenag Terapkan Manajemen Talenta Berbasis Sistem Merit untuk Birokrasi Bebas KKN

Menag menegaskan digitalisasi menjadi instrumen penting dalam menyederhanakan birokrasi sekaligus memastikan pengelolaan talenta berjalan secara lebih adil.

Mantan Dirut KBS jadi Tersangka, Wali Kota Eri Janji Usut Tuntas Kasus Selisih Kas Rp10 M

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memastikan Pemkot akan memperketat pengawasan dengan menerapkan audit independen secara rutin.

Tiberman Raih 2 Penghargaan MURI dalam Tiberman Expo 2026

Andy Gunawan mengatakan, inovasi tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk terus menghadirkan solusi sekaligus nilai tambah bagi pelanggan.

Mantan Dirut KBS Tersangka Korupsi, DPRD Surabaya: Tamparan Keras dan Alarm Pembenahan BUMD!

DPRD Surabaya menilai kasus tersebut tidak boleh kembali terulang karena berpotensi menggerus kepercayaan publik terhadap perusahaan daerah.

Dugaan Penganiayaan di Super House Surabaya: 3 Orang Diamankan, Polisi Dalami Kelalaian Pengelola

Insiden tersebut menyebabkan korban menderita luka fisik dan trauma berat hingga kini masih menjalani perawatan medis.

Kaji Ipuk Buka-bukaan Nilai Banpol PDIP Surabaya: Tembus Rp6 Miliar, Wajib Ditanggungjawabkan

Dana tersebut dipastikan digunakan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan, dengan fokus utama pada kegiatan pendidikan politik dan kaderisasi.