Senin, 02 Feb 2026 02:57 WIB

Demo di Polrestabes Surabaya Berakhir Ricuh, Beberapa Orang Dikabarkan Ditangkap

selalu.id - Aksi demonstrasi di depan kantor Mapolrestabes Surabaya berakhir ricuh, ratusan massa berhasil dipukul mundur, Sabtu (30/8/2025).

Massa dari kelompok gabungan mahasiswa dan masyarakat tersebut sedianya berniat menggelar aksi di depan kantor Mapolrestabes Surabaya Jalan Sikatan Surabaya. Massa yang diperkirakan berjumlah ratusan orang tersebut datang dari berbagai arah. Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas kepolisian mengambil langkah untuk membubarkan massa dengan mendorong untuk menjauh dari Mapolrestabes.

Baca Juga: Persebaya Surabaya Gagal Menang atas Dewa United

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Luthfie Sulistiawan menemui para mahasiswa untuk mengimbau agar segera membubarkan aksi di depan kantor Polrestabes Surabaya, Sabtu.

"Sudah ya, teman-teman disuruh balik, semua aman kan," ucap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie saat menemui massa di luar kantor Polrestabes Surabaya.

Imbauan Kapolrestabes tersebut berdasarkan Pasal 6 ayat (2) Perkap Nomor 9 Tahun 2008 yang mengatur batasan waktu melakukan demonstrasi yakni antara pukul 6 pagi hingga pukul 6 sore untuk tempat terbuka.

Pada pukul 17.28 WIB, semua peserta aksi mulai mengambil kendaraannya dan perlahan meninggalkan kantor Polrestabes Surabaya.

Namun, masih terlihat, beberapa orang duduk-duduk di pinggir Jalan Sikatan di depan kantor Polrestabes Surabaya.

Hal itu membuat petugas yang masih berjaga di depan kantor Polrestabes Surabaya, mengimbau seluruh mahasiswa untuk segera balik.

Baca Juga: Hujan Angin Terjang Surabaya, 9 Pohon Tumbang

Sementara itu, sejumlah properti milik Polrestabes Surabaya terlihat rusak. Salah satunya tulisan neon box "Museum Hidup Polrestabes Surabaya" yang hampir seluruh mika depannya pecah.

Tak hanya itu, banyak vandalisme yang dibuat oleh peserta aksi di tembok kantor Polrestabes Surabaya dan gedung kafe Nude Coffe depannya.

Hingga pukul 17.40 WIB, terlihat di depan kantor Polrestabes Surabaya sudah tidak ada lagi massa yang berkerumun.

Berdasar informasi, beberapa massa aksi tertangkap petugas lantaran diindikasikan melawan pembubaran.

Baca Juga: Tips Merawat Motor saat Musim Hujan Supaya Tetap Bandel

Sebelumnya, Ratusan mahasiswa menggelar aksi solidaritas di kantor Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Sabtu untuk menyampaikan aspirasi terkait adanya rekan mahasiswa yang ditahan saat melakukan aksi serupa pada Jumat (29/8),

Diketahui mahasiswa yang melakukan aksi tersebut berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Kemudian Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan sebagainya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Hujan dan Angin Kencang Landa Mojokerto, Rusak 39 Rumah Warga

Selain mengakibatkan puluhan rumah rusak, angin kencang juga menumbangkan puluhan pohon di beberapa jalan raya dan desa.

Persebaya Surabaya Vs Dewa United: Duel Panas Sarat Ambisi di GBT

Laga ini diprediksi berlangsung panas dan sengit, mengingat kedua tim sama-sama memburu poin penuh demi memperbaiki posisi di klasemen sementara.

Bentuk Satgas Khusus, Cara Bupati Jember Atasi Banjir dan Kemiskinan

Pembentukan ini menjadi upaya serius pemerintah daerah dalam menangani persoalan banjir, kemiskinan ekstrem, hingga masalah kesehatan ibu dan anak.

205 Ribu KK Surabaya Belum Terdata, Banyak Warga Pakai Alamat Numpang

Banyak KK tercatat di satu alamat, tetapi secara fisik rumah tersebut tidak mungkin dihuni sebanyak itu.

Tak Mau Kursi Turun Lagi, Armuji Bidik Gen Z jadi Kader Baru PDIP Surabaya

“Kita harus merebut kembali kursi-kursi yang sempat hilang," ujar Ketua PDIP Surabaya itu.

6 Wisata Banyuwangi dengan Keindahan Memukau

Selain menawarkan pesona alam yang luar biasa, kabupaten di ujung timur Pulau Jawa ini juga menyimpan budaya lokal yang kental.