Jumat, 05 Jun 2026 05:13 WIB

Demo di Polrestabes Surabaya Berakhir Ricuh, Beberapa Orang Dikabarkan Ditangkap

selalu.id - Aksi demonstrasi di depan kantor Mapolrestabes Surabaya berakhir ricuh, ratusan massa berhasil dipukul mundur, Sabtu (30/8/2025).

Massa dari kelompok gabungan mahasiswa dan masyarakat tersebut sedianya berniat menggelar aksi di depan kantor Mapolrestabes Surabaya Jalan Sikatan Surabaya. Massa yang diperkirakan berjumlah ratusan orang tersebut datang dari berbagai arah. Sekitar pukul 17.00 WIB, petugas kepolisian mengambil langkah untuk membubarkan massa dengan mendorong untuk menjauh dari Mapolrestabes.

Baca Juga: Menanti Ending di Balik Proyek Ilegal PT Wulandaya Cahaya Lestari di Surabaya

Kepala Kepolisian Resor Kota Besar (Kapolrestabes) Surabaya Komisaris Besar Polisi (Kombes Pol) Luthfie Sulistiawan menemui para mahasiswa untuk mengimbau agar segera membubarkan aksi di depan kantor Polrestabes Surabaya, Sabtu.

"Sudah ya, teman-teman disuruh balik, semua aman kan," ucap Kapolrestabes Surabaya Kombes Pol Luthfie saat menemui massa di luar kantor Polrestabes Surabaya.

Imbauan Kapolrestabes tersebut berdasarkan Pasal 6 ayat (2) Perkap Nomor 9 Tahun 2008 yang mengatur batasan waktu melakukan demonstrasi yakni antara pukul 6 pagi hingga pukul 6 sore untuk tempat terbuka.

Pada pukul 17.28 WIB, semua peserta aksi mulai mengambil kendaraannya dan perlahan meninggalkan kantor Polrestabes Surabaya.

Namun, masih terlihat, beberapa orang duduk-duduk di pinggir Jalan Sikatan di depan kantor Polrestabes Surabaya.

Hal itu membuat petugas yang masih berjaga di depan kantor Polrestabes Surabaya, mengimbau seluruh mahasiswa untuk segera balik.

Baca Juga: Remaja di Surabaya Tewas Dikeroyok Pelajar SMA, Sempat Gegar Otak dan Patah Tulang

Sementara itu, sejumlah properti milik Polrestabes Surabaya terlihat rusak. Salah satunya tulisan neon box "Museum Hidup Polrestabes Surabaya" yang hampir seluruh mika depannya pecah.

Tak hanya itu, banyak vandalisme yang dibuat oleh peserta aksi di tembok kantor Polrestabes Surabaya dan gedung kafe Nude Coffe depannya.

Hingga pukul 17.40 WIB, terlihat di depan kantor Polrestabes Surabaya sudah tidak ada lagi massa yang berkerumun.

Berdasar informasi, beberapa massa aksi tertangkap petugas lantaran diindikasikan melawan pembubaran.

Baca Juga: Jawaban Pemkot Surabaya soal Polemik Pembangunan Lapangan Padel di Keputih

Sebelumnya, Ratusan mahasiswa menggelar aksi solidaritas di kantor Kepolisian Resor Kota Besar (Polrestabes) Surabaya, Sabtu untuk menyampaikan aspirasi terkait adanya rekan mahasiswa yang ditahan saat melakukan aksi serupa pada Jumat (29/8),

Diketahui mahasiswa yang melakukan aksi tersebut berasal dari berbagai organisasi kemahasiswaan seperti Himpunan Mahasiswa Islam (HMI), Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), dan Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM).

Kemudian Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PMKRI), Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), dan sebagainya.

Editor : Redaksi
Berita Terbaru

Gubernur Khofifah Tegaskan Jatim Pemain Utama Rantai Halal Nasional

Tantangan berikutnya adalah memastikan daerah-daerah potensial mampu mengambil peran lebih besar sebagai produsen penggerak utama industri halal global.

Lima Mahasiswa FH Untag Surabaya Ajukan Uji Materi ke MK Soal Pembuatan SIM

Namun demikian, para mahasiswa tidak meminta seluruh tes dihapus, melainkan dilakukan penyempurnaan agar lebih relevan dengan kondisi saat ini.

Pemkab Sidoarjo Komitmen Selesaikan Hak Warga Terdampak Lumpur Lapindo

Pengaktifan kembali Satgas dinilai penting mengingat masih terdapat sejumlah persoalan yang menjadi perhatian masyarakat terdampak lumpur Lapindo.

Ning Ita Ajak ASN Kota Mojokerto Berani Tolak dan Laporkan Gratifikasi

Ning Ita mengatakan upaya pencegahan korupsi tidak cukup hanya melalui penegakan hukum, tapi harus dibangun dengan kesadaran dan integritas setiap pemerintah.

Mahasiswa Statistika Bisnis ITS Pelajari Penerapan ISO 9001:2015 di Terminal Petikemas Surabaya

Mahasiswa diharapkan mampu menjembatani pemahaman teoritis yang diperoleh di kelas dengan praktik nyata di lapangan.

Polresta Sidoarjo Bongkar Jaringan Narkotika Internasional Senilai Puluhan Miliar

Saat ini penyidik masih mengembangkan kedua perkara tersebut guna mengungkap jaringan yang lebih luas.